
dikantor erick tidak bisa berkonsentrasi pada pekerjaannya. sudah hampir satu bulan semenjak lala menyelesaikan magangnya dan selama itu pula dia tidak pernah melihatnya.
rasa rindu di dalam hatinya sudah sangat dalam. mencoba menghubungi lala percuma, dia tidak pernah mau mengangkatnya, di chat pun hanya di balas seperlunya saja.
" apa dia tidak menyukai ku, apa dia tidak pernah merindukanku " tanya erick pada dirinya sendiri
lelah menatap layar hapenya, akhirnya erick mengambil keputusan menuju kampus adiknya. dia sudah memberitahu adiknya bahwa pulang dia akan menjemputnya, dia berharap bahwa bisa bertemu lala disana
sampai di kampus dia memarkirkan mobilnya, lalu dia berjalan menuju kantin. erika memberitahu erick kalau dia menunggunya disana. sepanjang perjalanan menuju kampus banyak orang memperhatikannya. terutama para wanita, tak bisa di pungkiri pesona erick menghipnotis mereka. lelaki tinggi, putih, tampan. apalagi dia hanya menggunakan kemeja putih tanpa jas dengan tangan kemeja yang sudah dia gulung, menambah pesonanya.
sampai dikantin dia melihat erika bersama teman temannya. dan mata pun tertuju pada lala, wanita yang sangat dirindukannya belakangan ini. dan erika yang melihat abangnya langsung memanggilnya.
" bang erick.... " panggil erika
dan lala yang mendengar nama erick langsung membalikkan badannya. ya benar, erick sedang berjalan menuju ke arah mereka dengan senyum manisnya. senyuman yang dirindukan lala dan juga dihindarinya.
" lama banget sich bang ?? " tanya erika ketika erick sudah duduk di depannya dan berada di samping lala
" maafin abang, tadi macet ka" ucapnya menjelaskan pada adiknya
" abang sudah makan ? " tanya riana
__ADS_1
" belum nich " ucap erick " disampingmu siapa na?? " tanya erick sambil menunjuk ke arah arga
" oh ya lupa, kenalin bang ini pacar riana. arga namanya. " ucap riana memperkenalkan pacarnya
" arga brawijaya " ucap arga sambil menyodorkan tangannya
" erick aditya sanjaya " ucap erick yang menyambut tanagan arga
" dan yang ini gak perlu di kasih kenal kan bang " goda riana sambil menunjuk ke arah lala yang tertunduk malu
" apa kabar la ??? " tanya erick pada lala
" saya baik pak " ucap lala
" tapi saya bingung harus panggil apa " ucap lala
" sayang juga boleh kok la " goda erika
lala yang mendengarnya hanya bisa menundukkan wajahnya yang merona malu. dan arga yang melihatnya merasa bingung menatap ke arah riana.
" ini orang yang gue ceritain yank" ucap riana pada arga dan arga pun mengerti
__ADS_1
" kita pesan makan yuk, mumpung ada yang bayar. " ucap erika sambil melihat ke arah erick
" iya, kalian pesan aja. nanti abang yang bayar. " ucap erick
lalu erika pun pergi memesan makan. arga dan riana asik dengan dunianya. tinggal lala tetap membisu dan erick yang tidak berhenti menatap lala
" aku sangat merindukanmu la... " ucap erick setengah berbisik dan membuat lala kaget
" aku juga rick... " ucap lala di dalam hati
" aku masih menunggu jawabanmu la " ucap erick lagi
tanpa sadar erika sudah ada di tempatnya kembali. dan mendengar ucapan erick pada lala.
" kesempatan memang gak bisa dilewatkan. " ucap erika yang mengagetkan erick dan lala
" apaan sich ka " ucal lala yang wajahnya masih merona
" abang kesini sebenarnya alasan aja kan mau jemput erika, pasti tujuan utamanya mau ketemu lala. " ucap erika
" sok tau banget " ucap erick " sudah duduk manis dan habiskan makananmu. " ucap erick pada adiknya agar berhenti menggoda lala
__ADS_1
" iya, erika makan. " ucap erika yang mulai menikmati makanan yang sudah dihidangkan.