Terus Mencintai

Terus Mencintai
permohonan maaf 2


__ADS_3

" ga ...., boleh bicara sebentar???? " tanya lala sambil memegang tangan yoga


semua menatap lala, tapi lala gak perduli. dia hanya ingin menyelesaikan masalahnya dengan yoga. gak enak rasanya dicuekin seperti ini.


" ada yang mau aku omongin sama kamu, ada waktu??? " tanyanya lagi walaupun ada keraguan yoga akan memenuhi permintaannya.


" 5 menit " kata yoga sambil melihat jam di tangannya


" tapi ga disini...." ucap lala ragu


" jadi maunya dimana?? " ucap yoga yang masih marah


" di taman belakang kampus, boleh??? "


" lu mau ngapain bawa yoga ke taman belakang??? lu ga nembak yoga kan la??? " tanya riana menjahili temannya


" lu apaan sih na..." jawab lala sambil mukanya merona malu


disaat seperti ini, riana masih bisa mengajak lala bercanda. sedangkan lala masih takut dengan ucapan dan tatapan yoga.


" ayo kita ke belakang kampus...." ajak yoga sambil berjalan meninggalkan lala


" aku ke taman dulu ya na " ucapnya pamitan pada riana


lala pun mengikuti langkah yoga sambil melambaikan tangan ke teman temannya. walaupun perasaan takut terus membayangi langkahnya. sampai di belakang kampus, lala gak tahu akan mulai darimana. suaranya tertahan di tenggorokannya.

__ADS_1


" kok diam....??? bilangnya ada yang mau kamu omongin" tanya yoga dengan tetap memasang wajah serius


" eh aku....."


" bisa cepat gak sich, aku ada kelas" ucap yoga jutek


lala yang dibentak begitu serasa ingin nangis, tapi dia menahan air matanya agar tak mengalir. ingin rasanya dia lari meninggalkan yoga yang sudah bersikap dingin terhadapnya. tapi dia menahan langkahnya.


" pokoknya harus selesai hari ini, gak enak banget berada di posisi saat ini. " ucap lala dalam hati


" aku mau minta maaf atas perkataan ku tempo hari..." ucap lala ragu


" perkataan yang mana????" tanya yoga


" emangnya bagian mana yang jelek??? tanyanya lagi


" semuanya..... maafin aku ga. udah nyakitin perasaanmu. aku benar benar nyesal. aku sendiri gak nyangka kata kata menyakitkan itu bakal keluar dari mulutku. sherly terlalu mojokin aku ga. " ucap lala menjelaskan


" setidaknya kontrol sedikit ucapanmu la " ucap yoga yang masih kesal


" aku tahu ga, itu sebabnya aku minta maaf karena telah nyakitin perasaan kamu ga. "


" emang aku seburuk itu ya la??? " tanya yoga


" maksudmu kamu ga???? " tanya lala

__ADS_1


" apa aku gak pantas berada di sampingmu la, sehingga kamu harus mengeluarkan kata kata seperti itu?? " tanya yoga lagi


" bukan begitu ga. kamu malah terlalu sempurna untuk orang seperti aku. bukan kamu yang seharusnya bertanya seperti itu. " ucap lala sedih mendengar ucapan yoga


" kenapa sich la??? dari dulu aku sudah suka kamu. tapi kamu gak pernah kasih respon ke aku. "


" aku belum memikirkan semua itu ga, aku masih ingin fokus kuliah. jadi untuk sekarang kita berteman aja ya. biar waktu yang menjawab nanti, bagaimana kita akan menjalaninya nanti. " ucap lala


" kalau begitu aku masih ada secercah harapan untuk memiliki hatimu kan la??? " tanya yoga lagi


lala yang ditanya denga pertanyaan seperti itu hanya senyum. senyuman penuh makna dan harapan. dan itu membuat yoga sedikit lega.


" permintaan maaf ku di terima kan??? " tanya lala lagi


" maaf diterima, udah aku mau kekelas dulu. " ucap yoga dengan senyuman manisnya


" makasih ga " ucap lala lega " kamu tau gak, rasanya gak enak tahu kalau dicuekin sama orang yang dekat sama kita. " ucapnya lagi


yoga yang mendengarnya hanya senyum senyum saja. senyum penuh arti dan penuh harapan.


" apa lala mulai membuka hatinya untukku??? aku hanya bisa berdoa dan berharap yang terbaik. " ucap yoga dalam hatinya


" yuk la, aku masih ada kelas. " ajak yoga


dan mereka pun meninggalkan taman menuju kelasnya masing - masing. dan perasaan lala sangat lega setelah mengungkapkan semuanya.

__ADS_1


__ADS_2