Terus Mencintai

Terus Mencintai
pertemuan kembali


__ADS_3

pagi pagi lala sudah ada di kantor. dia sibuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda selama dia cuti. dibantu dengan tyas dan rina.


" mba lala telpon dari sekretarisnya pak erick. " ucap vivi


" ya vi, makasih ya. " ucap lala


lala langsung mengangkat telponnya


" ya mba sita, ada apa??? " tanya lala


" la, disuruh pak erick ke ruangannya. katanya kamu ikut meeting. " ucap sita di sebrang sana


" astaga mba, lala lupa. kemarin pak erick sudah kasih tau. " ucap lala


" kalau begitu kamu cepat kesini. "


" klient nya sudah datang mba??? "


" sudah ada setengah jam. " jawab sita santai


" iya mba, lala kesana. " ucap lala lalu menutup telpon dan beranjak pergi keruangan erick.


lala menyuruh tyas dan rina melanjutkan kerjanya.


di depan pintu lift dia bertemu dengan ryan yang juga akan ke ruangan erick


" selamat pagi menjelang siang kakak ipar.... " ucap ryan menggoda lala


" pak ryan, gak usah mulai dech. " ucap lala


" selamat ya la atas pertunanganmu dengan erick, kamu beruntung mendapatka dia. " ucap ryan sambil mengulurkan tangannya


" makasih pak " ucap lala membalas uluran tangannya ryan


" bapak ada perlu sama pak erick??? " tanya lala


" iya la, kami ada temu janji dengan klient. tapi sepertinya aku telat nich. tadi ada urusan mendadak. " ucap ryan


sampai di ruangan erick lala langsung mempersilahkan pak ryan masuk ke ruangannya erick. sedangkan lala singgah dulu di meja mba sita

__ADS_1


dia pun mengetuk pintu lalu masuk keruangan nya erick.


" selamat siang pak yoga, maaf saya terlambat. tadi ada keperluan mendadak. " ucap ryan sambil menjabat tangan yoga


" tidak apa apa pak ryan, mungkin saya yang terlalu cepat datang. " ucap yoga sambil menyambut uluran tangan ryan


" mari silahkan duduk. " ucap ryan lagi


" bagaimana keadaan pak doni sekarang ??? " tanya ryan


" alhamdulillah, keadaannya mulai membauk. sepertinya beliau memang sudah harus pensiun dini. " ucap yoga setengah bercanda


mereka pun tertawa bersama.


tok tok tok


suara pintu berbunyi. dan erick mempersilahkan masuk


" maaf pak, saya terlambat " ucap lala sambil menundukka sedikit badannya


" tidak apa apa lala, kami juga baru akan mulai. mari perkenalkan klient kita yang akan kamu bantu. " ucap erick memanggil lala


yoga yang mendengar nama lala langsung terkejut.


lama berpandangan akhirnya


" maaf pak yoga, ini yolanda sari. dia manager produksi disini. jadi dia yang akan membantu pak yoga menghandle semuanya. " ucap erick membuyarkan lamunan yoga


" eh maaf, tapi saya sudah mengenal nona yolanda. tapi sepertinya tetap harus berkenalan kembali. saya yoga pratama putra. " ucap yoga sambil mengulurka tangannya dan lala pun menerima uluran tangan yoga.


" kenapa dia harus hadir kembali.... " ucap lala dalam hati


" aku merindukanmu la, sangat merindukanmu. aku gak bisa melupakanmu walau sedetikpun. " ucap yoga dalam hati


" rupanya kalian saling mengenal." ucap yoga membuyarkan lamunan mereka


" eh iya, dulu saya dan yolanda..."


" lala, biar lebih enak di dengar " ucap ryan memotonv pembicaraan yoga

__ADS_1


" ya maksud saya lala teman satu kampus sebelum saya melanjutkan kuliah di new york. " ucapnya menjelaskan


" bagaimana lala di kampus pak yoga, apakah dia mempunyai banyak pacar??? " tanya ryan sambil bercanda


" itu tidak benar, dia malah tidak berpacaran sama sekali. dia sangat sulit di dekati. " ucap yoga


lala yang dibicarakan hanya diam.


" beruntung sekali kau rick. " ucap ryan


" maksudnya ??? " tanya yoga


" eh ya, karena anda dan lala saling mengenal sebelumnya. saya memberitahukan bahwa saya dan lala sudah bertunangan dan empat bulan lagi kami akan menikah. " ucap erick


yoga yang mendengar ucapan erick kaget. dia mencoba menghilangkan rasa kecewanya di wajahnya. dan lala tidak berani mengangkat wajahnya di depan mereka.


" baiklah, mari kita fokus ke kerja sama kita. " ucap erick akhirnya


mereka melanjutkan perkerjaan mereka. lala memberi penjelasan kepada klientnya, tapi dia merasa risih dengan tatapan yoga yang mengandung berjuta makna


setelah selesai rapat. erick menyuruh lala mengantar kan yoga ke bawah karena dia masih ada urusan dengan ryan. dan lala pun menuruti perintah atasannya


di lift hanya ada lala dan yoga


" apa kabar kamu la??? " tanya yoga


" seperti yang kamu liat ga, aku baik baik saja setelah hari itu. " ucap lala


" maafkan aku la, tapi kenapa harus dia la. aku seharusnya yang menjadi calon suamimu. " ucap yoga


" maaf pak yoga, kita masih di kantor. tidak pembicaraan pribadi ketika di kantor. " ucap lala tanpa memandang wajah yoga


"tapi la..."


belum selesai ucapan yoga pintu lift sudah terbuka.


" saya antar sampai disini saja. saya harus kembali keruangan. " ucap lala yang langsung berlalu pergi meninggalkan yoga


" kenapa dia harus kembali di hadapanku, disaat aku sudah menata hatiku. disaat aku akan memulai kehidupan baru bersama erick. apa yang harus kulakan sekarang??? aku bingung....." ucap lala pada dirinya sendiri

__ADS_1


di mobil yoga masih memikirkan pertemuannya dengan lala. dia tidak menyangka bertemu lala dengan cara seperti ini. dan yang lebih mengagetkan lagi ternyata dia sudah bertunangan.


yoga bingung harus berbuat apa. sebenarnya tujuan utamanya kembali ke indonesia untuk melamar lala. dia berpikir lala mungkin sudah memaafkannya dan mungkin sudah mau membuka hatinya untuk yoga. tapi sepertinya hati lala memang bukan untuknya.


__ADS_2