Terus Mencintai

Terus Mencintai
makan malam


__ADS_3

Membahas tentang cinta memang gak ada habisnya. Sama seperti yang dirasakan Lala saat ini. Bisa melihat lelaki yang dicintai saat ini, bahkan hampir setiap hari sudah membuatnya sangat bahagia.


Bagi Lala, cinta seperti rembulan yang bisa di tatapnya tiap malam dari balik jendela kamar kost nya. Ketika malam tiba ingin rasanya mempercepat waktu agar berganti pagi lagi agar bisa segera bertemu dengan pujaan hati. Selalu begitu ketika orang merasakan jatuh cinta. Dan seperti inilah yang dirasakan Lala dan Erick saat ini.


Di kantor pun, para karyawan sudah mengetahui hubungan Lala dan Erick. Mereka tak menyangka bahwa pesona Lala bisa meluluhkan hati Erick yang sedingin es.


Orang orang terdekat mereka sudah menyetujui hubungan mereka. Lala sudah memberitahu Ayah dan Ibunya tentang kedekatannya dengan Erick. begitu pula mamahnya Erick dan juga Erika, mereka sangat senang karena akhirnya Erick mempunyai seseorang untuk berbagi suka dan duka bersama.


□□□□□


2 tahun kemudian


Waktu berlalu begitu cepat, tanpa terasa hubungan yang mereka jaga tetap terjalin mesra. Malam ini Lala diundang makan malam oleh tante Widya, Mamahnya Erick.


malam ini adalah ulang tahun tante Widya, tapi beliau tidak mau merayakan secara besar besaran. Dia hanya ingin berkumpul bersama kedua anaknya dan juga calon menantunya tak lupa dia juga mengundang keluarga Riana.


Lala yang sudah siap di depan kost nya, menanti jemputan Erick. Menggunakan dress berwarna hijau muda menyempurnakan penampilannya. seperti biasa Lala tidak suka jika harus berpenampilan norak. Dia lebih suka tampil feminim menggunakan make up minimalis untuk menyempurnakan penampilannya.


Lima menit menunggu akhirnya Erick datang. Erick memarkirkan mobilnya dan keluar dari mobil dia langsung menuju ke tempat Lala.


" Sorry sayang, agak telat. " Ucap Erick.


" Gak papa mas, aku aja yang terlalu cepat siapnya. "


" kita langsung pergi aja ya, Mamah sama Erika sudah menunggu. "


" Iya mas. "


Mereka pun segera menuju ke mobil. Di perjalanan mereka pun berbincang.


" Kamu cantik La " Ucap Erick sambil memegang tangan Lala.


" Makasih Mas. " Ucap Lala malu malu.


" Mas, Riana sudah datang??? " Tanya Lala.


" Tadi sich waktu mas mau jemput kamu dia belum datang. " Jawab Erick.


" Kamu bawa apa La??? " Tanya Erick yang sambil melihat paper bag di dekat Lala.


" Oh ini hadiah buat tante Widya. " Jawab Lala.


" Mas boleh tau isinya apa??? " Tanya Erick lagi.


" Gak boleh " Jawab Lala sambil menjauhkan paper bag dari jangkauan Erick.


" Kok gitu sich La. "


" Udah dech, mas gak usah kepo. Fokus aja sama kemudi. " Ucap Lala.

__ADS_1


" Iya dech... " Ucap Erick akhirnya.


Akhirnya mereka sampai di depan rumah Erick. Dia pun langsung memarkirkan mobilnya. Ketika mereka akan masuk rumah, keluarga Riana pun datang.


" Na... " Panggil Lala sambil melambaikan tangannya.


" Lala, aku kangen banget sama lu " Ucap Riana sambil memeluk temannya ini.


Beberapa bulan belakangan ini memang Lala dan Riana jarang bertemu. Lala yang seorang manager produksi sibuk di kantornya dan Riana yang juga sibuk membantu di perusahaan ayahnya.


" Udah acara peluk peluknya. Dilanjutin di dalam aja ya. " Ucap Arga.


" Kamu juga disini Ga? " Tanya Lala.


" Emangnya gak boleh gue temanin pacar??? " Tanya arga balik.


" Bukan begitu, lagian juga tumben kamu ada waktu. " Ucap Lala


Belum sempat Arga menjawab, Erick sudah memotong pembicaraan mereka.


" Udah ya nona nona cantik. Acara ngobrolnya dilanjutkan di dalam. Kasian tante Indah dan om Haris, mereka sudah cape berdiri. " Ucap Erick menjelaskan.


Tante aindah dan Om Haris hanya geleng geleng kepala sambil senyum melihat kelakuan mereka.


Sampai di dalam rumah mereka disambut oleh mamahnya Erick dan Erika.


" Duh sudah pada datang ya, silahkan masuk semua. " ucap mamanya Erick.


" Makasih ya " Ucap Widya.


" Selamat ulang tahun Tante " Ucap Riana.


" Makasih sayang " Ucap Widya.


" Selamat ulang tahu Tante, ini hadiah dari Lala " Ucap Lala


" Makasih la, seharusnya kamu gak perlu repot repot bawa ini. Dengan kamu hadir aja tante udah senang kok " Ucap Widya pada calon menantunya itu.


" Selamat ulang tahun tante." Ucap Arga.


" Makasih, tapi ini siapa ya??? " Tanya Widya bingung.


" Ini tunangan Riana tante, namanya Arga " Ucap Riana sambil memperkenalkan Arga.


" Arga Brawijaya tante. " ucap Arga memperkenalkan diri.


" Saya mamahnya Erick, tante Widya " Ucapnya


" Kayak nya kita langsung aja ke meja makan mah, hidangan sudah siap. " Ucap Erika.

__ADS_1


Mereka langsung menuju meja makan untuk menikmati makan malam.


Suasana di meja makan keluarga Erick malam ini sungguh berbeda dari biasanya. Bukan hanya denting sendok dan garpu, tapi ada juga canda tawa menemani.


" Bang erick sudah kasih mamah hadiah ??? " Tanya Erika.


" Mamah belum ada ngajuin permintaan, jadi abang belum beli apa apa. " Ucap Erick sambil menikmati makan malamnya.


" Gak nyambung banget sich, masa tunggu yang ulang tahun minta. Seharusnya kan kasih surprise. " Ucap Riana menimpali.


" Sudah mamah gak butuh apa apa kok. cukup liat kalian sehat mamah sudah senang. " ucap mamahnya.


" Betul nich mah, gak pingin yang lain ???" tanya Erick.


" Emang kamu bisa memenuhi permintaan mamah??? " Tanya mamahnya balik.


" Pasti lah mah, insya Allah " Ucap Erick yakin.


" Kalau begitu mamah ingin segera menimang cucu." ucap mamahnya


lala yang mendengarnya langsung tersedak


" uhuk uhuk "


" kamu gak papa la ??? " tanya erick sambil menyodorkan segelas air


" aku gak papa mas. " ucap lala setelah meminum air yang di berikan erick


" mah, erick sebenarnya mau. tapi si tuan putri ini belum mau. " ucap erick sambil menunjuk ke arah lala


" bukan begitu tante, lala hanya belum siap. " ucap lala menjelaskan


" la, umur erick sudah 28. sudah cukup matang untuk menikah. " ucap mamahnya erick


" iya la, lagian apa sich yang kalian tunggu. " ucap tante indah menimpali


" tapi tante.... " ucap lala yang langsung di potong riana


" gimana kalau tunangan aja dulu la, kayak gue sama arga. " ucap riana


" erika setuju banget tuch. " ucap erika


" gimana la??? " tanya mamahnya erick


" lala pikirkan dulu tante " ucap lala akhirnya


" sudah masalah erick dan lala gak usah di bahas dulu, nanti biar kami yang urus. " ucap erick


" sekarang kita menikmati aja makan malamnya " ucap erick lagi

__ADS_1


merekapun melanjutkan acara makan malamnya lagi.


__ADS_2