Terus Mencintai

Terus Mencintai
Resepsi Pernikahan


__ADS_3

Acara puncak pernikahan Lala dan Erick dilaksanakan malam ini. Lala tampil dengan menggunakan gaun ball gown untuk tampil stunning di momen istimewanya. Anggun dan mempesona dalam balutan gaun berwarna gold dan dihiasi detail laces cantik. Dan tak ketinggalan padanan tiara dan long laces veil yang berkelas untuk menambahkan kesan klasik di dalamnya.


Sedangkan Erick menggunakan tuxedo mens suit berwarna gold terlihat elegant dan modern. Penampilan formal di hari pernikahannya semakin menarik dengan jas berpotongan regular fit.


Acara resepsi pernikahan pun di mulai. Dibuka langsung oleh mc dan dilanjutkan dengan kirab pengantin.


Bak raja dan ratu Erick dan Lala memasuki ruangan resepsi, diiringi alunan lagu mereka menuju kursi pelaminan.


dilanjutkan acara sesi foto bersama, keluarga besar Erick dan Lala juga para sahabat dan kerabat melakukan foto bersama.


Mc terus membacakan susunan acara dan semuanya berjalan dengan lancar. Dan menuju acara puncak ramah tamah dan penampilan hiburan.


Para tamu undangan menikmati hidangan yang sudah disediakan. Semua tamu yang hadir begitu menikmati pesta pernikahan ini, kecuali seseorang diujung ruangan yang hanya bisa menatap sedih pujaan hatinya. Dia adalah Yoga.


" *H*arusnya aku yang ada di sana La, aku yang lebih berhak. " Gumam Yoga dalam hati.


" Weiii bro..." Suara Arga membuyarkan lamunan Yoga.


" Sialan lu Ga , ngagetin gue aja. Lu apa kabar??? " Tanya Yoga.


" Gue baik lah. " Jawab arga " Akhirnya kita bisa ketemu juga ya " Ucap Arga lagi.


" Sorry bro, belakangan ini gue sibuk. Jadi gak ada kesempatan buat ngumpul. " Ucap Yoga.


" Gue ngerti, gimana kabar Thio dan Aan ??? " Tanya Arga.


" Gue sudah ketemu sama Thio, sedangkan Aan tidak pernah. Dia belum pernah kembali ke Indonesia semenjak melanjutkan kuliahnya di Korea. " Ucap Yoga.


" Begitu rupanya. " Ucap Arga.


" Dimana Riana??? " Tanya Yoga.


" Itu dia " Jawab Arga sambil menunjuk ke arah Riana yang sedang berjalan ke arah mereka.


" Apa kabar Ga???? " Tanya Riana.


" Seperti yang kamu lihat, Aku baik baik saja walau kenyataannya tidak. " Ucap Yoga lirih.


" Relakan dia Ha, dia bukan jodohmu. Mungkin ada wanita yang lebih baik yang telah menunggumu. " Ucap Riana.

__ADS_1


" Ya mungkin itu yang harus gue lakukan sekarang." Ucap Yoga pasrah.


" Tenang bro, gue bakal bantuin lu mencari yang seperti Lala. Uang cantik dan juga menarik. Seperti type mu " Ucap Arga sambil tertawa.


" Aku juga ingin satu " Ucap Thio yang tiba - tiba muncul di belakang mereka.


" Weii bro, apa kabar???? " Tanya Arga.


" Gue baik. Kita tinggal satu kota tapi sulit sekali bertemu. " Ucap Thio.


" Lu akan kemana kan Sherly, kalau kau mencari yang baru??? " Tanya Riana.


" Gue sudah lama membuangnya. Gue gak ingin punya hubungan dengan perempuan matre seperti dia. " Ucap Thio yakin.


" Kenapa lu baru menyadarinya sekarang Thio. Dari dulu dia sudah seperti itu. " Ucap Riana.


" Dia sudah di butakan oleh cinta dan nafsu. " Ucap Arga sambil tertawa.


" Sialan lu Ga " Ucap Thio sambil meninju lengan Arga.


" Benarkah itu Thio??? Memang sherly cantik dan juga ya sangat sexy. Pantas saja matamu tak pernah berkedip ketika melihat nya berpakaian sexy. " Ucap Riana mengejek.


" Bisa kita tidak membicarakannya saat ini. Gue hanya ingin menikmati pesta pernikahan Lala. " Ucap Thio.


" Oke, gue minta maaf kalau membuat lu gak nyaman " Ucap Riana


" It's oke. Biarkan kisah lama berlalu. Sekarang aku menatap ke masa depan. Aku ingin mencari wanita yang baik untuk ku jadikan istri dan ibu untuk anakku kelak " Ucap Thio.


" Rupanya sang casanova telah bertobat, gue salut sama lu Yo. " Ucap Riana.


" Sebrengsek brengseknya gue Na, gue juga punya keinginan berumah tangga dengan wanita yang benar benar setia dan baik hati. " Ucap Thio.


" Apalagi kalau ditambah cantik dan sexy. " Ucap Yoga.


" Itu point plusx, tapi cukup sexy di atas ranjang ketika bersamaku. " ucap Thio sambil tertawa.


" Dasar lelaki mesum. Hanya memikirkan kesenangan di ranjang. " Ucap Riana kesal.


" Aku lelaki normal Na, jadi wajar kalau aku memikirkan itu semua. " Ucap Thio.

__ADS_1


" Tapi ini bukan tempat untuk membahas hal semacam itu. " Ucap Riana.


" What's wrong with you Na??? Kenapa kau sangat sensitif malam ini??? Apa yang kau perbuat padanya Ga??? " Tanya Thio pada Arga.


" Mungkin dia lagi dapat. Dan lu jangan sembarang kalau ngomong. Gue dan Riana masih mempunyai iman. " Ucap Arga menerangkan.


" Okey, sekarang kita gak usah bahas masalah ini. Mari kita menikmati pesta ini. " Ucap Thio akhirnya mengalah.


Mereka pun bersama menikmati hidangan yang sudah disiapkan ditemani alunan lagu yang mengiringi pesta malam ini. Pesta pernikahan yang meriah di tambah hidangan yang menggugah selera serta suara penyanyi yang begitu merdu menambah kemeriahan pesta pernikahan ini.


" Haruskah Yoga menyumbangkan suara di pernikahan Lala??? " Tanya Arga sambil menikmati sepiring makanan di depannya.


" Sepertinya itu yang terbaik sayang. " Ucap Riana menimpali.


" Mungkin dengan bernyanyi dia bisa melupakan kegalauan nya saat ini. " Ucap Riana lagi.


" Kegalauan Yoga mungkin hilang sayang, dan yang aku takutkan kegalauan itu akan berpindah ke pengantin baru kita. " Ucap Arga sambil tertawa.


" Sepertinya tidak saat ini. Hue lagi gak mood. " Ucap Yoga yang masih menikmati makanannya.


" Bagaimana kalau gue aja yang nyanyi. Ya itung itung buat nyenangin para fans gue. " Ucap Thio menawarkan diri.


" Gak usah Yo, lu gak pantas bernyanyi bro. Lebih baik lu berjalan diatas catwalk dan bergaya di depan kamera karena itu keahlian lu. Dan keahlian lu yang lain adalah tebar pesona " Ucap Riana disambut tawa oleh Arga dan Yoga.


" Sialan lu. Gue gak lagi tebar pesona Na " Celetuk Thio.


" Buktinya sudah ada Yo, tuh liat aha mata para wanita wanita muda disini. Pada sibuk mencari perhatian lu. " Ucap Riana sambil sibuk menunjuk para wanita yang melihat Thio dengan matanya.


Dan mereka pun melirik ke arah mata Riana dan tertawa bersama.


Acara pun sudah akan selesai. Mereka semua akan pamit pada Lala dan Erick.


" Selamat Pak Erick atas pernikahanmu. " Ucap Yoga.


" Terima kasih Pak Yoga atas kehadirannya. " Ucap Erick.


" Selamat La, semoga kau bahagia dengan pilihanmu." Ucap Yoga pada Lala.


" Makasih banyak Ga, semoga kamu segera mendapatkan jodoh yang baik. " Ucap Lala.

__ADS_1


" *A*ku tetap menunggumu La, sampai kapan pun " Ucap Yoga dalam hati.


Resepsi pernikahan berjalan lancar. Para tamu undangan satu per satu pergi meninggalkan tempat acara. Keluarga besar Erick sudah kembali ke rumah utama begitu pula keluarga besar lala sudah kembli ke apartemen lala. Tinggal Lala dan Erick yang tetap bertahan di hotel.


__ADS_2