
acara lamaran erick di pantai sukses dan membuat lala sangat bahagia. dia selalu memandangi cincin yang terpasang di jari manisnya. lala tak menyangka akan di berikan hadiah seperti ini. seorang lelaki mapan dan bertanggung jawab akan siap mengisi hidupnya kelak.
hari ini lala tidak masuk kerja, dia meminta cuti selama 5 hari. dia akan pulang ke semarang untuk memberitahukan kepada kedua orang tuanya bahwa keluarga erick akan datang secara resmi untuk melamarnya.
erick dan keluarganya akan menyusul lusa, dia sengaja mengirim lala pulang duluan agar dia dan keluarga nya bisa mempersiapkan acara lamaran nanti.
sudah 2 hari erick di tinggal lala ke semarang, membuat semangat kerjanya hilang. ingin rasaya dia segera menyusul ke semarang. tapi lala melarangnya. dia tidak ingin pekerjaan erick terbengkalai nantinya. dan sekarang mereka hanya melepas rindu dengan video call saja
dan hari yang di tunggu pun tiba. keluarga erick, mamah dan adiknya erika juga dia membawa mamah dan papahnya riana juga riana menuju ke semarang untuk meminta lala secara resmi kepada orang tuanya.
pagi pagi sekali lala sudah siap siap ke bandara untuk menjemput erick dan keluarganya.
" ibu, lala pamit dulu ya. sebentar lagi pesawat yang di tumpangi keluarga mas erick landing. " ucap lala yang pamit pada ibunya
" iya sayang, hati hati ya. "
" iya bu. dari bandara nanti lala langsung ke hotel mengantar mereka baru lala pulang. " ucap lala
" iya, pergi sana. nanti kamu telat. " perintah ibunya
lala mengendarai mobil orang tuanya menuju bandara ahcmad yani. sampai di bandara dia memarkirkan mobilnya lalu menuju ke ruang tunggu kedatangan.
sepuluh menit menunggu akhirnya ada pengumuman bahwa pesawat yang di tumpangi erick dan keluarganya sudah landing. lala sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan erick. rasa rindunya sudah terpendam selama 3 hari.
dari pintu keluar akhirnya dia melihat erick dan rombongan. lala pun melambaikan tangan pada erick .
" apa kabar sayang??? apa kamu merindukanku??? " tanya erick pada lala sambil memeluk mencium kening pacarnya
lala yang mendapat perlakuan seperti itu dari erick hanya mengangguk dan tersipu malu. lalu dia pu menuju ke arah mamahnya erick
" tante apa kabar??? " gimana perjalanannya??? " tanya lala sambil mencium tangan calon mertuanya
" tante baik sayang. kamu sama siapa kesini ???
" lala sendiri aja tante. " ucap lala santai
" tante indah dan om haris apa kabar??? " tanya lala sambil mencium tangan mereka
" kami baik aja sayang. mana ibu kamu??? " tanya tante indah
" ibu di rumah aja tante, ngurus persiapan acara nanti malam. " ucap lala
" kami gak di tanya lala??? " tanya erika dan riana bersamaan
" gak penting dech " ucap lala dan yang lain malah tertawa
" udah jangan bertengkar, kita langsung ke hotel aja buat istirahat. " ucap mamahnya erick.
mereka pun langsung menuju tempat parkir untuk menuju ke hotel. lala, erick, erika dan riana bersama dalam satu mobil. sedangkan tante widya, tante indah dan om haris di jemput oleh supir yang sudah disiapkan oleh erick.
sampai di hotel, mereka langsung menuju kamar masing masing untuk istirahat. erick sudah mempersiapkan semua dengan matang. jadi keluarganya tinggal menikmatinya.
__ADS_1
erika dan riana menempati kamar bersama, om haris dan tante indah juga. tante widya di kamar sendiri begitu juga erick.
setelah mengantar para orang tua ke kamarnya, lala berpamitan karena ingin membiarkan mereka beristirahat. tapi dia tidak pulang justru menuju kamar riana dan erika. dia hanya ingin mengganggu kedua sahabatnya ini
" lu belum pulang la??? " tanya riana yang sibuk membereskan bawaannya
" entar dulu ah, aku masih kangen sama kalian. " ucap lala sambil merebahkan badannya ke ranjang hotel
" la gimana perasaannya mau di lamar sama bang erick??? " tanya erika
" deg degan lah, dia kan mau minta aku sama orang tuaku secara resmi. tapi aku lebih nervous waktu dia lamar aku di pantai. aku gak nyangka seorang erick bisa seromantis itu. " ucap lala yang menutup wajahnya yang merona
" gue juga gak nyagka abang gue bisa melakukan hal seperti itu. " ucap erika
asik bercerita tiba tiba pintu kamar di ketok. dan erika pun membuka pintunya
tok tok
" siapa sich yang mengganggu. " ucap riana kesal
" eh bang erick, kenapa bang??? " ucap erika yang membuka pintu.
" lala mana??? " tanya erick
erika tidak menjawab hanya menunjuk ke arah lala yang sedang berbaring di tempat tidur.
" la, ikut mas sebentar ya. " ucap erick sambil menarik tangan lala
" mas ngapain bawa aku ke kamar kamu??? " tanya lala takut
" gak usah takut la, aku gak bakal ganggu kamu kok. " ucap erick membuat lala lega
di dalam kamar erick langsung membawa lala ke balkon. lala melihat pemandangan kota semarang dari kamar hotel erick.
" sungguh cantik pemandangannya mas " ucap lala yang sudah membelakangi erick
" kamu lebih canti la " ucap erick yang membuat lala tersipu
" kita ngobrol disini sebentar ya, aku kangen banget sama kamu. " ucap erick lagi sambil memeluk lala dari belakang
" gak boleh macam macam ya mas, aku gak mau. " ucap lala mengingatkan erick.
" ya la, aku tau kok " ucap erick " aku hanya ingin melepas kangen sama kamu " ucapnya lagi
erick bukan hanya memeluk lala erat, tapi dia juga mulai mencium leher lala. entah apa yang membuatnya menjadi seberani ini, padahal sebelumnya dia tidak pernah melakukan ini. mungkin dia hanya terbawa suasana dan juga dia memendam rindunya selama beberapa hari.
" mas, jangan seperti ini. aku takut mas. " ucap lala yang sudah membalikkan tubuhnya
" maaf la " ucal erick yang menghentikan kegiatannya
" lebih baik aku pulang ya mas, sudah sore. aku mau siap siap buat acara nanti malam. " ucap lala
__ADS_1
erick hanya mengangguk. dia akan mengantar lala ke loby. tapi baru di dekat ranjang erick menarik lala lagi.
" kenapa lag.... " belum sempat lala menyelesaikan ucapannya erick sudah mencium bibir lala. lala juga merespon ciuman mesra erick yang cukup panas.
" mas.... " ucap lala ketika erick melepaskan bibir lala
" maaf la, aku gak bisa menahannya. aku.... " ucapan erick dipotong oleh lala yang kini mencium bibir erick.
kali ini lala yang memulainya, lala juga memeluk leher erick. erick pun membalasnya lebih dalam lagi.
bibir mereka pun berpagutan mesra dan tiba tiba ada yang mengetuk pintu
tok tok
" siapa sich, kenapa juga mengganggu. " ucap erick yang kesal
" udah mas, sampai disini aja. aku juga udah mau pulang. takut kebablasan. " ucap lala
akhirnya erick pun membuka pintu. erika dan riana yang muncul di depan pintu.
" kalian ngapain sich kesini??? " ucap erick yang masih kesal
erika dan riana hanya tertawa melihat wajah erick yang jengkel.
" itu rambut kenapa berantakan mas??? " goda riana
erick dan lala pun langsung merapikan rambut mereka. dan lala merasa sangat malu.
" kemarin di kantor kedapatan sama mas rizal sekarang kedapatan sama dua bocah ni. " ucap lala dalam hati
" kalian nich ya, gak bisa ngeliat abang nya senang dikit. " ucap erick " ngapain sich kesini??? " tanya erick lagi
" ni hape lala bunyi, ibu lu nelpon. " ucap riana
" kamu bilang apa??? " tanya lala
" ya gue bilang aja lu di wc, gak mungkin kan gue bilang lu di kamar mas erick. " ucap riana lagi
" makasih ya na " ucap lala
" lagian bang erick, ngapain sich bawa lala ke kamar. entar ada setan lho. " goda riana
" emang sudah kesambet tadi ka. gak liat tampang mereka yang terciduk. entah sampai dimana kenikmatan tadi. " ucap riana sambil tertawa.
" huss kalian berdua nich ya " ucap erick menghentikan perkataan mereka
" udah ah, aku mau pulang. " ucap lala
" mas antar ke loby la. " ucap erick yang siap mengantar lala
" rapiin dulu rambutnya la " goda erika lagi
__ADS_1
lala pun merapikan lagi rambutnya yang masih agak berantakan. lalu mereka berdua turun ke loby bersama. setelah mengantar lala, erick kembali ke kamar untuk beristirahat sambil memikirkan kejadian tadi.