
erika menuju ruangan kakaknya, sebelum masuk dia bertanya pada sekretarisnya.
" mba sita, bang erick ada di dalam??? " tanya erika pada sekretaris abangnya
" ada mba, baru aja selesai meeting. " jawabnya
" saya masuk ya mba. "
" silahkan mba erika "
ketika akan masuk di ruangan erick, di pintu bertemu dengan rizal
" eh mas rizal. gak makan siang mas???? tuch mba sita sudah kelaparan . " ledek erika
" gimana mau makan siang, abangmu tuch belum tinggalin ruangannya. " ucap rizal sambil menunjuk ke arah kantornya erick
" kasian banget nasib pengantin baru ini. gara gara bos nya jomblo dia juga kena imbasnya. " ledek erika lagi
" iya nich. suruh tuch abangmu cari jodoh. " ucap rizal sambil berbisik
" mas rizal tenang aja. ini juga erika sudah mulai beraksi. " jawabnya
" benar ka??? " tanya rizal
" iya, tunggu aja tanggal mainnya. sudah sana gih bawa mba sita makan siang. kasian dia sudah lapar. " ucap erika sambil menunjuk ke arah sita
erika sudah mengenal rizal sejak lama. erick dan rizal bersahabat sejak masih SMU.
__ADS_1
jadi mereka sudah cukup akrab.
erika masuk ke ruangan erick tanpa mengetuk pintu dahulu. erick sedang fokus pada kerjaannya. hingga tak sadar adiknya sudah berdiri di sampingnya.
" bang makan siang yuk...!!! " ajak erika yang membiat erick terkejut
" kamu tuch kebiasaan ya, kalau masuk gak pernah ketuk pintu. " ucap erick yang terkejut
" udah kok bang... " bela erika
" kamu ngapain kesini??? " tanya erick
" mau ngajak bang erick makan siang. " jawab erika santai
" kamu gak liat kerjaan abang ni banyak " jawabnya sambil menunjuk berkas yang berserakan di meja.
" bukan gak mau, tapi kan.... " jawab erick yang belum menyelesaikan omongannya
" ya udah, kalau begitu erika pergi makan siang sama lala dan riana ja " ucapnya sambil pura pura melangkah pergi
" eh tunggu dulu dong " ucapnya sambil menahan langkah adiknya " abang kan belum selesai ngomong sama kamu " ucapnya lagi
" kan tadi abang bilang gak mau, jadi erika mau pergi makan. kasian erika dan lala udah nunggu di loby. " ucap erika
" kok kamu gak ngomong kalau lala sudah nunggu. " ucap erick
" abang gak tanya..." jawab erika santai
__ADS_1
" kalau begitu ayo kita pergi " ucap erick sambil merapikan pakaiannya dan menagmbil jasnya " kasian mereka sudah nunggu. " ucapnya lagi
" tadi gak mau pergi, giliran nama lala disebut langsung semangat 45. " goda adiknya
" bukannya kamu yang maksa abang.... " ucap erick
" siapa yang maksa, yeiy..."
" ya dech, ayolah pergi. abang juga sudah lapar. " ucap erick sambil memegang perutnya
" dari tadi kek... " ucap erika
" tunggu sebentar, telepon rizal dulu. " ucap erick sambil mengeluarkan hape nya
" gak usah di telpon bang, mas rizal sudah erika suruh makan siang sama istrinya. " ucap erika
" kok gitu sich ka... "
" abang nich ya keterlaluan banget sich sama teman sendiri. mas rizal kan sama mba sita masih pengantin baru, disuruh lembur terus. gimana sich..." ucap erika " kasih juga lah waktu buat mereka berduaan " ucap erika lagi
" iya dech. yuk ah gak usah bawel betul. makin lama kayak mamah yang suka ngomel " ledek erick pada adiknya
" enak aja erika di bilang emak emak... "
" ya dech, abang minta maaf. jadi pergi gak nich?? " tanya erick " kalau jadi, kita pergi sekarang. " ucapnya lagi
mereka pun meninggalkan ruangan setelah erick menguncinya dan langsung menuju loby.
__ADS_1