The Most Beautiful Love

The Most Beautiful Love
Tips dari Vihan


__ADS_3

...10...


Sorot mata Vihan jatuh pada ponsel sang adik yang masih menyala. Keningnya berkerut saat melihat beberapa tulisan pada beranda Internet tersebut. Saking penasarannya, Vihan langsung meraih ponsel Vans yang langsung membuat Vans terbelalak kaget.


Ohh tidak, Vihan melihat apa yang aku cari di internet. Batin Vans dengan wajah yang berubah pias dan tubuh yang sedikit gemetar.


"Tips menyatakan cinta pada seorang gadis," ujar Vihan membaca hasil pencarian di ponsel Vans dengan wajah tidak percaya.


Vans segera merebut kembali ponselnya dari tangan Vihan. Lalu menyembunyikan benda pipih itu ke dalam saku celananya.


Mulut Vihan langsung terbuka dengan kedua mata melebar dengan sempurna. Ia benar-benar kaget melihat kemajuan Vans yang ternyata sedang kasmaran.


"Kau, sedang menyukai seorang gadis Vans?" tanya Vihan dengan nada meledek.


"Diam, kau. Keluar dari kamarku!" hardik Vans, dengan membalikkan tubuhnya membelakangi Vihan. Terlihat kedua pipi Vans memerah seperti kepiting rebus. Ia sangat malu karena sekarang Vihan tahu jika ia sedang menyukai seorang gadis. Pasti, saudara laknatnya ini akan terus meledek dirinya.


"Ck, ck. Ini benar-benar sebuah kejutan. Seorang Vans ternyata sedang jatuh cinta. Katakan padaku, siapa gadis yang akan menjadi calon adik iparku?" goda Vihan dengan melempar tubunya di kasur King Size milik Vans.


"Aku bilang tutup mulutmu, Vihan. Jangan meledekku, atau aku akan melemparmu." Vans mengangkat sebuah vas bunga.


"Hei, jangan marah anak manja. Aku tidak mengejekmu, aku merasa bahagia melihat kemajuanmu ini. Kau tidak tahu jika masalah perempuan, kamu bisa menanyakannya pada Kakakmu ini. Aku sudah berpengalaman, untuk apa kamu mencari tips di internet. Kau sudah mempunyai Kakak yang bisa menagajarimu cara menaklukkan seorang gadis," ujar Vihan dengan menunjuk dirinya sendiri dengan bangga.


Mendengar hal itu, amarah dan kekesalan Vans langsung mereda. Wajahnya terlihat bersemangat jika berbicara tentang bagaimana cara menyatakan cinta pada seorang gadis. Ia berencana untuk menyatakan perasaannya pada Reline malam ini. Saat party akhir tahun diadakan. Ia yakin, jika Reline pasti akan menerima dirinya karena mereka sudah sangat dekat.


Vihan mencebikkan bibirnya melihat ekspresi Vans yang senyum-senyum sendiri, seperti orang gila. Yah, cinta memang membuat orang gila dan rela mati demi kata penuh makna itu.


Vans segera melompat ke atas kasur. Sepertinya ia harus berguru pada ahlinya.

__ADS_1


"Apa kamu benar-benar sangat berpengalaman dalam urusan ini?" tanya Vans dengan serius. Vihan yang melihat hal itu hampir tertawa. Namun, ia meredam kegelian di perutnya agar tidak menertawakan Vans. Vans memang masih sangat polos.


"Tentu saja, aku bahkan sudah mengatakan pernyataan cinta pada sepuluh gadis."


"Bagaimana rasanya? Apa kau merasa gugup?"


"Tidak, menyatakan perasaan cinta pada seorang gadis itu sangatlah mudah. Tetapi, ada satu yang berbeda .... " Vihan sengaja menjeda kalimatnya untuk membuat Vans penasaran. Kapan lagi, ia bisa mengerjai adiknya yang manja ini.


"Ayo, lanjutkan," desak Vans penasaran.


"Cinta sejati."


"Memang ada yang namanya cinta sejati? yang aku tahu hanya cinta tulus." Kening Vans berkerut semakin penasaran. Topik pembicaraannya dengan Vihan semakin menarik. Ia tidak menemukan sama sekali tentang cinta sejati di internet. Ia hanya menemukan cinta tulus, yang didasari dengan keikhlasan dua hati pasangan yang saling mencintai tanpa mengenal kata pamrih.


"Tentu saja ada? Gadis yang akan membuatmu merasa jika cinta itu adalah hal terindah dalam hidupmu. Cinta tulus, dan cinta abadi yang adalah bagian dari cinta sejati. Cinta yang hanya membicarakan tentang cinta dan pengorbanan. Tingkatan cinta yang paling tinggi dan melekat di hati. Saat kamu menyatakan cinta sejati pada seorang gadis, maka kau akan merasakan degupan jantung yang berdetak lebih kencang dengan darah yang berdesir. Tanda-tanda cinta sejati adalah saat kau berada di sampingnya, kamu merasa menjadi orang yang paling bahagia di bumi ini." Vihan menutup penjelasannya. Ternyata ia cukup puitis untuk sekedar menjelaskan tentang cinta sejati. Meskipun sebenarnya, ia sendiri belum menemukan seorang gadis yang menjadi cinta sejatinya.


Vans mengangguk mengerti. Ia mencerna penjelasan Vihan dengan seksama. Lalu, mencocokkannya dengan apa yang ia rasakan pada Reline. Tidak salah lagi jika Reline adalah cinta sejatinya.


Vans merebahkan tubuhnya, lalu menatap langit-langit kamarnya. Di mana pikirannya kini melayang memikirkan Reline.


"Namanya adalah Reline. Dia adalah gadis yang sangat cantik dan manis. Dia seperti bidadari saat tersenyum. Rambutnya yang lurus dan berwarna sedikit pirang sangat indah dan harum. Tawanya, membuatku terpesona. Warna bola mata coklatnya sangat menarik. Dia sangat cantik dan aku jatuh cinta dalam pandangan pertama."


"Wow, kamu menjelaskannya dengan sangat detail. Tapi, katakan padaku, jika dia juga mencintaimu atau perasaanmu sebenarnya hanyalah perasaan sepihak."


"Tentu saja dia juga menyukaiku. Kami sangat dekat, aku selalu berada di sisinya. Dia juga sangat ketergantungan padaku. Jika, tidak ada aku pasti dia akan kelimpungan," balas Vans dengan yakin.


"Untuk itu kamu mencari tips menyatakan perasaan pada seorang gadis di internet?"

__ADS_1


"Iya, aku ingin menyatakan perasaanku padanya malam ini. Saat party akhir tahun tapi aku bingung bagaimana caranya."


"Karena aku kakak yang baik. Maka aku akan mengajarimu. Dengarkan intruksiku baik-baik. Jika kau ingin menyatakan perasaan pada gadis itu, oh namanya Reline. Kamu harus menciptakan suasana yang romantis. Kamu harus membawa sebatang bunga mawar. Lalu, saat berada di depan Reline, kau harus menatapnya dengan intens dan penuh cinta. Setelah itu kamu berlutut di hadapannya dan katakan 'Aku mencintaimu Raline, maukah kamu menjadi kekasihku?'. Jangan lupa berikan bungan mawar itu padanya. Aku yakin, dia akan tersentuh dan menerima dirimu."


Vans mmenganggukkan kepalanya pelan. Tips yang diberikan oleh Vihan terdengar sangat bagus dan tepat. Hal itu pasti akan memberikan nuansa romantis. Ia benar-benar tidak sabar menunggu malam tiba. Di mana ia akan menyatakan perasaanya pada Reline.


"Tipsmu memang sangat keren Vihan. Kamu Kakak terbaik untukku!" jerit Vans yang langsung memeluk erat Vihan. Bahkan, sakit eratnya Vihan sampai kesulitan bernafas karena tercekik.


"Lepaskan, aku bisa mati Vans," sebal Vihan mendorong tubuh Vans.


"Maafkan aku, aku terlalu senang." Vans membela diri.


"Bukannya mendapat imbalan yang menguntungkan. Kau malah memberiku pelukan maut, dasar anak manja," umpat Vihan yang memilih keluar dari kamar Vans dengan wajah sebal. Ia mengusap lehernya, untung lehernya tidak copot.


Vans hanya menyegir seperti kuda, memandangi punggung Vihan yang keluar dari kamarnya. Vans berguling-guling di atas tempat tidur. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana malam nanti, di mana nanti ia akan menyatakan perasaannya.


Ia berjanji, ia akan membuat Reline menjadi gadis yang paling bahagia jika gadis itu menjadi kekasihnya.


...----------------...


...****************...


Jangan lupa


like


koment

__ADS_1


gift


vote


__ADS_2