The Most Beautiful Love

The Most Beautiful Love
I Love You


__ADS_3

..."Apa kah benar ini kamu,apa kamu benar ada disini?" Nino terus bertanya seakan tak percaya Kirana di rumah nya


Gue nghampiri Nino dan memeluk Nino dengan erat. Gue nangis di pelukan hangat Nino


"Kiran kenapa kamu menangis? Sudah kamu jangan menangis lagi air mata mu amat berharga bagiku..."


"Nino...maaf kan aku...hik...hik...aku sebenarnya semenjak kamu hadir dikehidupan ku aku ngerasa kamu akan sama seperti orang yang ada dimasalalu ku. kamu hanya akan mengulang kejadian dulu yamg dilakukan mantanku aku tak ingin itu terulang.aku tak mau hatiku sakit karena dibohongi dan dihianati. Nino maafkan aku...aku telah menghindar dan menjauhi mu tapi ketika aku membaca surat dari kamu aku ngerasa kalau aku gak bisa kehilangan mu aku takut kehilangan mu aku sayang kamu...hik...hik "


"Sudah sudah kamu jangan menangis" Nino menghapus air mata di pipi gue dengan kedua ibu jarinya.


Saat itu entah kenapa gue ngerasa gue telah menemukan sosok yang sama dengan masa lalu gue namun ada satu hal yang berbeda dari mereka. Nino lebih perhatian dan lembut bahkan gue yakin nino tak akan seperti orang di masalalu yang hanya singgah untuk sementara sebelum akhirnya pergi ninggalin dan menyakiti hati gue


Suasana kembali hening namun di pecahkan oleh pertanyaan Nino


"Kiran kenapa kamu kesini?"


"Ee...anu...."


"Dah gak apa apa, Kiran ayo masuk,emangnya kamu gak mau masuk apa?oh ya kamu gak kangen mama aku, mama terus nanyain kamu loh"


"Oo...ia"


***


Malam begitu cerah seakan menggambarkan perasaan gue yang begitu bahagia. Gue ngerasa seakan akan ini adalah malam yang sangat bahagia tidak seperti biasa nya malam malam gue yang diisi dengan kesepian dan kesunyian. Hidup gue seakan lebih bahagia dan berbunga ketika gue membaca pesan dari nino

__ADS_1


"Hai...kiran,apa kamu baik baik saja?,kiran aku mohon jangan pernah membayangkan masalalu mu pikirkan lah masa depen dan jangan biarkan air mata mu terjatuh karena air mata mu terlalu berharga untuk ku"


Entah kenapa setelah baca pesan itu gue ngerasa seakan akan gue makin sayang dan tak ingin Nino pergi dari gue


Pulang sekolah gue diajak Nino jalan jalan ke Taman.


"Nino kamu ngapain ngajak gue ke Taman lagi sih?"


"Emang kenapa. Kamu gak suka..?"


"Enggak enggak kok. Gue seneng kok!"


"Sukurlah kalau kamu senang Kiran..."


"Kiran aku mau bicara dengan kamu bisa kan?"


"Oo...emang lo mau ngomong apa ke gue?"


"Kiran aku sudah mengatakan hal ini sebelum nya. Kiran aku sangat menyayangi mu semenjak aku kenal kamu aku ngerasa ada hal yang aneh pada perasaan ku rasa nya aku sayang kamu Kiran...Kiran mau kah kamu jadi pacar ku? tapi aku gak maksa kok"


"Ah...apaan sih kamu bercanda kan...?"


"Kiran aku mohon jangan pernah mengalih kan pembicaraan. Kiran aku hanya butuh jawaban"


"Tapi....nino..."

__ADS_1


"Kiran aku tau ini sulit bagi kamu tapi aku butuh jawaban kamu. Kiran jika kamu tak bisa mengatakan kamu nerima aku kamu hanya perlu mengangguk aku mohon kiran"


Tak terasa kepala gue perlahan mengangguk dia langsung meluk erat tubuh gue.


"Kiran makasih telah nerima cinta aku. Aku janji aku gak akan menghianati kamu."


Gue hanya tersenyum dan merasakan pelukan hangat Nino


"Kiran I LOVE YOU..."ucap nino pada gue sebelum


"Cup" sebuah ciuman mendarat di kening gue. Gue hanya bisa memejamkan mata saat bibir Nino mulai menyentuh kening gue


"I LOVE YOU TOO Nino" gue memeluk Nino makin erat


Semenjak hari itu rasanya hari hari yang gue jalani bersama Nino sangatlah bahagia. Bahkan gue sempat berpikir inikah cinta terakhir gue?. Sebuah cinta yang sangat indah dalam hidup gue


*Dikala seseorang datang lalu pergi dan hanya menyisakan sebuah kesakitan tapi kamu datang untuk menghapus rasa sakit yang aku rasakan.


Kirana


Disaat kamu merasakan kesunyaian maka aku akan datang menghampiri dan menemani mu untuk menghapus kesunyian


Nino*


T A M A T

__ADS_1


__ADS_2