
Happy reading 😘😘
******
" yaudah, gini deh dari pada loe marah nggak jelas kaya gitu. gue punya sesuatu yang mungkin sedikit bisa buat loe senneng semalaman " Mike menyeringai miring
Arka memicingkan matanya " jangan aneh-aneh loe!! "
Mike merogoh kantong celananya, mengeluarkan benda pipihnya dan langsung menghubungi seseorang. Arkana hanya bisa saling melempar pandangan dengan leo seolah sedang bertanya maksud Mike. namun Leo hanya mengherdikkan kedua bahunya.
tidak lama setelah itu. pintu ruangan VVIP terbuka dan terlihat seorang wanita cantik dan seksi bahkan pakaiannya bisa di bilang terlalu sempit untuk tubuhnya yang semampai berambut panjang hitam lurus.. aaaahhh sempurna.. gumam Leo
namun tidak untuk Arka. ia hanya menoleh sebentar lalu kembali beralih ke gelas yang ia pegang, baginya ia sudah biasa dengan pemandangan yang seperti ini. bahkan tidak ada satupun yang ada pada wanita itu membuat seorang Arkana terpesona. Ntah terbuat dari apa hati pria yang satu ini.
di samping itu Mike terus memperhatikan raut wajah dari Arkana. sepertinya malam ini Mike akan sedikit kecewa karena tidak ada ekspresi terpesona yang di tunjukan oleh pria yang pelit ekspresi itu.
Mike berfikir Arkana akan sedikit luluh dengan kedatangan Selly...
yah.. Wanita yang baru saja menghampiri mereka adalah, Selly. seorang model papan atas yang bernaung di bawa perusahan Mike di bagian entertimend.
Selly menyandarkan bokonhnya, duduk di samping Mike " kamu tau saja kalau aku ada disini " ujar selly dengan nada menggoda.
pandangannya kini beralih pada pria yang duduk tidak jauh dari Mike, siapa lagi kalau bukan Arkana, ia memandang lelaki itu dengan tatapan yang tak biasa dan sepertinya Selly juga adalah satu wanita yang terpesona akan kehadiran laki-laki itu.
" iya lah sel, apa sih nggak gue tau tentang loe " ujar Mike dengan mengedipkan satu matanya
Sedangkan Leo yang sedari tadi tak mengalihkan pandangannya dari Selly,,.oh ya ampun Leo benar-benar terpesona.
" Sel.. kenalin ini sahabat-sahabat gue. dia Leo dan yang itu arkana " sembari menunjuk Leo dan Arkana. Tidak perduli..!!!! itu yang di lakukan Arkana. Namun selly tidak akan berhenti sebelum Memulainya.
selly beranjak dari duduknya, beralih duduk di samping Arkana yang tetap masih sibuk dengan minumnya. ketika Arkana akan meneguk minumnya, dengan lancang selly merebut gelas itu " udah dong minumnya, kan udah ada aku " selly dengan tatapan menggoda.
diluar harapan Selly, bukannya tergoda Arkana malah memberikan tatapan tajam ke arah selly, seolah dia sedang berkata jangan ganggu gue!!! tapi sepertinya Selly tidak paham itu, dia malah semakin gencar mendekati Arkana dengan menggelayut di lengan pria itu.
" jangan sentuh gue!!!! " pekik Arka dengan kasar sambil menepiskan lengannya dari Selly " Cihh.. cewe kaya loe mau deket sama gue? " menyeringai jijik " sekarang loe pergi dari sini, berhubung gue masih ngomong pake mulut "
Kaget??? tentu saja. karena selama ini belum ada satu laki-lakipun yang bisa menolak pesonanya bahkan berbicara kasar. dan Mike mengerti dengan tindakan Arkana kalau dia tidak menyukai selly.
__ADS_1
" Sel, loe keluar dulu deh, ntar gue hubungi lagi " usir Mike halus pada selly
Selly langsung menarik dirinya beranjak pergi, sebelum benar-benar pergi, sekali lagi Selly berbalik dan menatap ketiga pria yang ada di depannya dengan tatapan jengkel, menghentakkan kakinya memberi tanda bahwa iya tidak suka pengusiran Mike, lebih-lebih Arkana. umpatan demi umpatan ia lontarkan sambil terus berjalan keluar dari ruangan itu dan sayangnya lelaki itu tidak perduli kecuali Leo.
Leo dari tadi hanya diam memperhatikan semua yang terjadi. ada sedikit rasa kecewa dalam dirinya karena Selly lebih memilih untuk bersama dengan Arkana di banding dengannya meskipun Leo juga tidak kalah tampan dari Arkana.
" Loe kenapa sih kasar banget sama cewe. kebiasaan ntar loe.. " Leo yang menunjukkan ketidak sukaannya terhadap sikap Arkana pada selly.
" lo suka..? Ambil aja!!!! " ucap arkana dengan cuek
" Sialan los. dia tuh bukan barang " pekik Leo
" whatever!! i don't care... "
" Udah.. apaan sih loe berdua kaya anak kecil aja " Mike yang mencoba menghentikan perdebatan antara ke dua sahabatnya ini. Mike mengalihkan tatapannya ke Arkana, " Loe masih belum berubah ternyata.. masih belum Move on dari Natasya " Mike dengan seringai mengejek
" Shut up Mike, jangan sebut-sebut nama dia lagi dihadapan gue " Arkana dengan nada tinggi.
Arkana menghela nafasnya berat, lalu beranjak dari tempat duduknya " Gue mau balik.. makin puyeng pala gue disini gara-gara loe berdua!! " beranjak keluar dari ruangan itu.
****
Hari ini, hari pertama Fira kembali bekerja di Restoran. tempatnya bekerja sebelum hidup di tengah-tengah Abraham.
awalnya Pak dhani menolak untuk menerimanya kembali karena dia terbilang pegawai baru tapi langsung ambil cuti 2 minggu. Namun keberuntungan seolah berpihak padanya. kebetulan salah satu pegawai di restoran itu baru saja mengundurkan diri dan mau tidak mau pak dhani harus memperkerjakan Fira kembali.
semua telah berkumpul di meja makan. kecuali fhatan yang harus berangkat awal pagi, karena lokasi syutingnya yang lumayan jauh.
" Fira. hari ini hari pertama kamu kerja lagikan? " tanya Rania
" iya Mi " jawab Fira seraya mengangguk
" kamu perginya di antar Mang asep yah " lanjut Raniah ( Mang asep : supir keluarga abraham)
Fira menggelengkan kepalanya. " Nggak usah yah Mi.. ntar akau naik bis saja, kan Nggak lucu pegawai Restoran datang dengan diantar mobi mewah, ntar jadi Viral akunya. hehe " Fira tertawa kecil.
tentu saja Hamis dan Raniah sedikit tertawa dengan apa yang di katakan Fira.
__ADS_1
" ada-ada aja kamu nak!! " Hamis menggelengkan Kepalanya.
Arkana dan Abimanyu, seperti biasa tidak bicara sepatah katapun. meskipun Abimanyu sedikit mengangkat sudut bibirnya tertawa pelan, dengan apa yang di katakan Fira, tapi itu tidak berlansung lama, karena beberapa detik kemudian dia langsung memasang raut cueknya lagi.
***
" Selamat pagi..!!!! " Sapa Fira pada Nana yang tengah berada di dispencer counter restoran.
Nana menolehkan pandangannya ke arah suara. dan langsung terkejut dengan kehadiran Fira, mengerjap beberapa kali seolah tak percaya atas kehadiran gadis yang ada di depannya saat ini. bagaimana tidak sudah 2 minggu lebih dia tidak bertemu dengan Fira dan itu tanpa kabar sama sekali.
" Firaaaaaaa " teriak nana yang langsung berlari memeluk gadis itu " Ya ampun!!! Loe kemana aja, gue kira lo nggak bakalan kerja lagi " Nana terus memeluk erat Fira dengan semangat hingga tidak sadar pelukannya membuat Fira sedikit sesak.
" uhuuk. uhuuuk... " Fira terbatuk dan Nana langsung melepas pelukannya " kamu mau bunuh aku!!! " Fira mengusap-usah dadanya.
Nana langsung menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal " Hehe.. sory deh gue terlalu bahagia liat loe. btw kemarin-kemarin loe kemana aja sih, hilang gitu aja nggak ada kabar?"
" iya.. Maafin aku, aku sedikit ada masalah. tapi untung aja Pak dhani mau nerima aku kembali " Fira
Nana mengernyit " Masalah??? masalah apa'an "
" Bukan masalah besar kok.. cuman masalah panti " Fira berbohong.
iya terpaksa melakukannya karena dia tidak ingin ada yang tau kalau dia sekerang tinggal di keluarga Abraham.
" Hemmm... yaudah, besok-besok kalau loe ada masalah cerita sama gue. "
" Siap " fira yang menekuk tanganya hormat seperti seorang prajurit.
Nana terkekeh melihat tingkah Fira. hingga suara deheman membuat mereka menoleh dengan cepat... dimana ada pak dhani yang memperhatikan mereka
" kalian mau kerja atau mau ngobrol!!! " pekim pak dhani.
Fira dan Nana langsung berlari meninggalkan pak dhani yang masih terlihat menatap mereka dengan tajam.
****
Belum greget yah!! hehe maafin Al yah!!! ini masih permulaan belum saatnya mereka cinta-cintaan.. 😆 sabar sayang-sayangnya Al.. jangan lupa like dan komen ya biar Al tambah semangat.wokeeeeee 😘
__ADS_1