
maafkan aku yang jarang Up, aku kemarin fokus sama si Arabelle. aku up di sana sekitar 3 part. jadi yang disini keteteran. hehe maap!
Happy reading aja...
***
" loe ikut gue! " Mike meraih tangan Fira dan membawa gadis itu ntah kemana meninggalkan Leo yang sudah menyiapkan umpatan dan sumpah serapah untuk Arka.
ternyata Mike membawa Fira ke taman belakang gedung, persis di tempat Arka dan Natasya tadi.
" kaka ngapain ngajak aku kesini ? " fira menatap Mike
" gue tau, loe nggak akan nyaman jika terus di dalam dan nyaksiin semuanya " Mike memasukkan tangannya ke dalam saku
" Ma... maksud kak Mike? "
" loe ada perasaan kan sama Arka? " tanya Mike langsung dan berhasil membuat Fira salah tingkah
" gue tau, karena gue juga suka sama loe! "
pengakuan Mike berhasil membuat gadis itu mengerjap tak percaya, pasalnya ia hanya menganggap Mike adalah sosok kaka untuknya.
" tapi tenang aja, gue nggak nuntut loe balas perasaan gue " terdengar tawa miris di bibir Mike " karena gue paham arti kata ' cinta tidak harus memiliki '. "
" kak... "
" gue cuma minta satu sama loe, " Mike yang sedari tadi hanya menatap lurus kini mengalihkan pandangannya ke Fira " bertahan untuk Arka "
" aku.... "
" cewe itu namanya Natasya_ "
" aku tau' "
" dia mantan terindah Arkana "
duaaar...
satu kalimat Mike kali ini berhasil membuat Musfira membelalakkan matanya, seperti ada kilatan petir yang menyambar hatinya. pantas saja Arka sebegitu khawatirnya melihat gadis itu terluka,
" ja.. jadi? "
" loe nggak usah mikir jauh dulu. gue cerita ini ke loe bukan buat loe mundur tapi meminta loe untuk jaga Arka dari wanita itu." Mike menghela nafasnya berat " 5 tahun kebelakang Arka menjalani hidupnya tidak mudah, melawan perasaan cinta yang masih terpatri kuat buat orang yang udah hianatin dia "
" Natasya? "
__ADS_1
" Yaaa.. wanita itu selingkuh di belakang Arka, dan lebih parahnya lagi dengan sepupu Arka sendiri, gue sebenarnya nggak ada hak untuk cerita ini ke loe karena Arka lebih berhak, selama ini kita rahasiaan fakta ini dari semua orang karena Arka yang minta ini. " mengusap punggung gadis itu " gue mohon bertahan demi sahabat gue, karena gue yakin hari-hari yang bakal loe laluin setelah ini akan lebih berat lagi, "
" kenapa kaka yakin kalo aku bisa bertahan? "
" karena gue liat cinta di mata loe dan juga di mata Arka. apapun yang Arka lakukan sekarang itu adalah bentuk dari kisah masa lalu dia yang belum tertutup sempurna. jadi cuma loe yang bisa menutup kisah itu "
mata gadis itu sudah berair, memikirkan kemungkinan yang mungkin bisa terjadi. apa kali ini ia harus kehilangan Arka setelah cinta yang gadis ini berikan, apa dia harus kalah oleh masa lalu Arka,?
Mike mengusap puncak kepala Fira, " gue tau loe cewe yang kuat, " setelah mengatakan itu Mike meninggalkan Fira yang masih mematung di tempatnya.
setelah kepergian Mike, Fira kembali masuk ke dalam gedung itu, dengan tatapan kosong gadis itu melewati orang-orang dan sesaat mengalihkan pandangannya ke arah Arka yang masih sibuk membersihkan luka mantan terindahnya.
goresan luka tak terlihat itu kembali tercetak di hatinya, Musfira memilih mengabaikannya dan berjalan keluar gedung.
ia menyusuri jalan, langkahnya tak terarah karena saat ini yang ia inginkan adalah menjauh dari kilasan drama yang baru saja ia saksikan. Arka mengabaikannya hanya untk menolong wanita lain. dan itu kekasihnya di masa lalu.
bahkan sekian lama bersama dengan Natasya, Arka yang mungkin lupa jika ia sedang bersama dengan Musfira yang tentu melihat semua perlakuan lelaki itu untuk gadis masa lalunya.
ia bahkan tidak menyadari bahwa gadisnya sekarang sudah tidak ada di ruangan itu.
rintik hujan yang semakin deras membuat tubuh Musfira basah, itu adalah kebetulan yang sangat di syukuri Fira. setidaknya tidak akan ada yang menyadari bahwa ia sedang menangis sekarang.
lima belas menit berjalan dengan bertelanjang kaki, menenteng high heelsya, membuat Fira kelelahan, ia tak sengaja menginjak beling dan membuatnya mengaduh. darah segar sudah keluar dari kaki gadis cantik itu.
mobil sport merah, membelah jalanin yang masih gerimis, hingga matanya menangkap satu sosok yang tidak asing untuknya. tanpa kata lelaki itu menghentikan laju mobilnya dan berhenti tepat di depan Fira.
setelah memastikan siapa yang ia lihat, tanpa kata lelaki itu segera turun dari mobil menghampiri Fira yang terlihat sedang meringis kesakitan.
" Fira? "
" kak Fhatan?? "
" loe ngapain disini dan ini... " Fhatan menunjuk luka di kaki Fira terluka
" sakit kak, ini sakit... " Fira merintih kesakitan, tapi bukan karena luka di kakinya melainkan luka di hatinya.
" iya.. iya.. kita sekarang kerumah sakit " Fhatan melepas T-shirt yang sedang ia gunakan dan membantu Fira memakainya. ia tahu bahwa gadis itu sedang kedingingan dengan baju yang sudah basah kuyup
Fhatan membawa Fira dalan gendongannya, dan memasukkan gadis itu kedalam mobil secara perlahan.
" loe kok bisa ada disini sih? " Fira mengabaikan pertanyaan Fhatan dan memilih menangis meringis kesakitan.
beberapa saat kemudian..
Fira sudah terbaring di brangkar rumah sakit. Fhatan dan juga dokter berdiri di sisi kanannya.
__ADS_1
" jadi gimana keadaan adik saya dok? "
" dia tidak apa-apa, hanya demam. mungkin dia terlalu lama terkena hujan, dan luka di kakinya juga sudah di bersihkan. " jelas dokter.
sedang di lain tempat....
" Wah Asik banget yah dari tadi berduaan! sampe nggak sadar kalo cewenya nggak disini " sindir Leo yang sudah bersiap naik ke atas mobil.
mendengar itu Arka memaku tangannya yang hendak membantu Natasya untuk masuk kedalam mobil. Arkana memang berniat mengantar gadis itu untuk pulang.
" Fira! " kenapa ia sampai lupa dengan kekasihnya itu. Arkana melepaskan tangannya dari tubuh Natasya dan berlari ke dalam gedung,
Natasya terus memanggil Arka tapi tak di hiraukan lelaki itu. Arka dengan tergesa masuk kedalam ruangan yang hanya menyisakan beberapa orang termasuk Mike yang masih terlihat menenggak minumnya.
" Mike, loe lihat Fira nggak? "
" loe tanya sama gue,? kan dia datang bareng loe! "
" ia gue tau, tapi tadi gue__ "
" sibuk sama Natasya sampe buat loe lupa kalo Fira juga ada disini. " Mike berdecih " selamat! loe udah nyakitin Fira "
Arka mengepalkan tangannya, sungguh jawaban yang sama sekali tidak ingin Arka dengar. " loe nggak usah ikut campur, itu urusan gue. yang paling penting sekarang loe bantuin gue cari Fira " bentak Arka frustasi
" Brens*k loe! " Mike mengumpat dan segera berlari mengelilingi ruangan dan gedung itu di ikuti Arka namun hasilnya Nihil Musfira tidak terlihat.
***
Tinggalkan jejak kalian... ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1