Tiga Cinta Di Hidupku

Tiga Cinta Di Hidupku
* Pertanyaan Menjebak


__ADS_3

happy reading....


****


" loe kok bisa kejebak disana sih?, untung aja gue belum tidur,,, loe kan tau kalau gue tidur nggak denger apa-apa!! trus kenapa Fira jadi sakit gini?, loe tuh nggak beccus banget sih jagain Fira, belum apa-apa dia udah sakit gini, nyessel gue biarin Fira kerja sama loe," cerocos Abimanyu.


" udah ngomongnya? " Arka menatap adiknya itu malas " mana gue tau kalau bakalan mogok tuh mobil, gue cuman menghindari kemacetan bim, gue nggak ada maksud tuh buat dia sakit kaya gini. " jelas Arkana.


" dan sekarang dia udah sakit bang! " pekiknya


" yaudah bawa dia kerumah sakit, jangan di bikin susah sih Bim " jawab Arka santai meskipun sebenarnya ia juga khawatir.


" gila loe yah, udah kaya gini loe masih bisa sesantai itu " gerutu Abimanyu.


" Mami sama Papi udah tau,? " tanya Arka mengalihkan


" dia baru tidur jam sebelas tadi, jadi gue nggak bangunin Mami, asal loe tau sejak tadi Mami udah nggak bisa di tanganin tau nggak, karna khawatir " menghela nafas " untung aja Papi bisa menenangkan Mami, kalau nggak, nggak tau deh! "


arka mengangguk, lalu menoleh ke fira yang berada di kursi belakang " kita langsung ke rumah sakit aja "


setelah lelaki paru baya itu meminjamkan ponselnya. ia memilih menelfon adik-adiknya. awalnya ia menelfon Fhatan namun tidak aktif dan kembali beralih menelfon Abimanyu. untung saja ia menghafal nomor dari adik-adiknya.


dan disinilah mereka berdua, berdebat diatas mobil..


*****


di rumah sakit...


" gimana keadaanya dok? " tanya Arka


" saya melihat tubuhnya tidak tahan dengan kedinginan, ini bisa di sebabkan karena dia mengalami hypotermia, namun jika melihat reaksi tubuhnya sepertinya ini Faktor genetik, hormon tiroidnya teralu rendah dan sistem metabolisme terganggu, hal itu menyebabkan tubuhnya tidak tahan dengan dingin. tapi kami akan memastikan ini lebih lanjut,..." jelas dokter


" tapi dia tidak apa-apakan dok? " kali ini abimanyu yang bertanya.


dokter menggeleng " dia tidak apa-apa, kami sudah mengatur suhu ruangan menjadi lebih hangat. semoga tubuhnya cepat merespon dan dia segera sadar. kalau begitu saya permisi " dokter membungkuk lalu beranjak pergi.


sepeninggal dokter, Arkana berjalan ke samping Fira dengan pelan, menatap gadis itu dengan memelas, " maaf " gumamnya.

__ADS_1


" besok aja kita kasi tau Mami, " melihat jam di lengannya " ini jam 2 malam, sekarang mending loe pulang dan istirahat. biar gue yang jagain Fira. " saran Abimanyu


Arka menggeleng " nggak.. gue bakal tetap disini jagan dia " tolaknya dengan masih setia menatap Fira.


" Cih.. apa loe bilang, jagain dia " tersenyum kecut " loe lupa kalau dia kaya gini gara-gara loe,!! "


" maka dari itu, gue yang harus bertanggung jawab bim, loe aja yang balik sono.. " melangkah mendekati sofa dan menyandarkan bokongnya.


Abimanyu menatap Arka mengangkat sebelah alisnya " loe ngusir gue?! "


" kalau loe nganggapnya gitu " Arkana cuek.


mengehla nafas " kalau gitu gue juga bakal jagain Fira disini " duduk di samping arka " gue bakal disini, mastiin kalau Fira baik-baik aja "


" kan ada gue Bim, "


" gue mau mastiin itu sendiri bang.. " tolak Abimanyu.


" serah loe deh. " Arka menyendenderkan punggungnya sambil melipat kedua tangannya. memejamkan matanya. " Bim!! "


" ya? "


" apaan?? "


" loe pernah ngerasa nggak sih, kalau loe takut kehilangan seseorang, dan jantung loe berdetak nggak karuan kalau koe deket dia " Arka masih memejamkan matanya


dan tak Abimanyu sadari, ia menyunggingkan senyum, dan beralih menatap Fira " pernah bang!! bahkan sampai saat ini, setiap gue deket dia, gue berharap waktu berhenti sejenak, gue berharap dia jadi milik gue, Egois memang tapi yah itu yang nama cinta "


Tunggu! cinta? cih..


Arka berdecih " gue nggak ngomongin masalah cinta bim, gue bicara tentang perasaan asing ini , perasaan yang nggk pernah kita rasaain sebelumnya...Wait!! pernah tapi lupa rasanya " Arka mengingat satu nama yang pernah hadir di masa lalunya Natasya. ia juga merasakan hal yang sama seperti sekarang pada saat ia dekat dengan gadis itu. gadis yang Arka sangat cintai, Tapi itu Dulu.....


Abimanyu mengernyit dan beralih menatap Arkana " lucu loe bang!! loe bilang nggak ngomongin cinta, tapi loe bertanya tentang perasaan yang mengarah ke yang namanya cinta " menatap Arka selidik " loe lagi jatuh cinta bang? sama siapa? Waow keajaiban dunia ke 8.. "


Arka membuka matanya dan segera meraih bantal soFa dan melemparnya ke Abimanyu " jaga tuh mulut? jatuh cinta? hah... makanan jenis apaan tuh " ia berkilah


" Loe suka senyum sendiri nggak kalo ngingat dia? "

__ADS_1


Arka mengangguk


" loe seneng nggak sih kalau dia ada di deket loe dan jantung loe berdebar nggak karuan,?


Arka menangguk


" Loe suka nggak kalau dia deket sama cowo lain ? yah semacam jealous gitu? "


Arka menggeleng " nggak suka banget "


" kalau dia dipaksa pergi dari hidup loe? "


" nggak akan gue biarin!!! " jawab Arka cepat


Abimanyu terkekeh " kalau dia sendiri yang milih buat ninggalin loe, dan memilih cowo lain?? "


" gue bunuh tuh cowo!!! "


Abimanyu semakin tergelak dengan tawanya. dan Arkana mengernyit bingung " kok loe malah ketawa "


" Fix..loe jatuh cinta bang!!! hahahah " Abimanyu memegangi perutnya karna tawanya yang terlalu kencang. ia merasa miris dengan kakanya yang sangat bodoh mengartikan cinta. meskipun ia juga sangat jarang dekat dengan seorang wanita tapi ia tidak cukup faham mengartikan perasaanya sendiri, apa lagi perasaanya terhadap gadis yang sedang terbaring itu.


raut wajah Abimanyu seketika berubah kosong, menatap Fira dalam-dalam " gue bisa pastiin itu bang, karena gue juga ngerasaainnya. gue jatuh cinta sama dia, "


kini Arka menatap adiknya itu selidik, dia mengerutkan ujung matanya. beralih melihat ke arah pandang Abimanyu yang sedang menatap Fira, ia cukup mengerti arti dari semua itu. ia melihat tatapan yang tidak biasa Abimanyu berikan pada wanita yang dekat dengan adiknya itu sebelumnya.


Arka tau apa ini.....!!!


" jangan bilang loe jatuh cinta sama........ " Arka menggantung ucapannya melihat adiknya itu berubah pias.


Abimanyu menelan salivanya, mungkinkah Arka menyadarinya.? menyadari bahwa gadis itu adalah fira? oh.. ini tidak baik.... apa jadinya jika Arka benar-benar tau bahwa ia mencintai Fira. apakah Arka akan kembali membenci Fira lebih dari kemarin? mengingat jika Arka sangat tidak menyukai kedekatannya selama ini dengan Fira. " loe... loe apa-apan sih " Abimanyu memaksa tawanya " sama siapa maksud loe!! gu.. gue.. emang bilang jatuh cinta tapi gue nggak bilang yah siapa cewenya. jangan mikir macam-macam deh bang " kembali memaksa tawanya.


Arkana percaya?? oh tidak...!!! ia kenal betul adiknya. " emangnya loe fikir gue bakal nyebutin siapa?? huh? "


pertanyaan menjebak...


****

__ADS_1


Maafkan Aku... aku benar-benar sibuk 😞 ini aku bener-bener nyempatin untuk pembaca setiaku... tolong aku butuh semangat!!!!


Tinggalkan jejak kalian 😭


__ADS_2