Tiga Cinta Di Hidupku

Tiga Cinta Di Hidupku
* Menolak Kenyataan


__ADS_3

Drrt... drrt... drrtt....


Leo meraih ponselnya, melihat nama yang tertera di panggilannya yang ternyata adalah Mike.


" yaaa Mike "


"....."


" gue di bar "


"......"


" Arkana?? nggak ada,!! "


"........"


" oke.. gue tunggu "


beberapa saat kemudian..


Mike masuk kedalam ruangan tempatnya biasa berkumpul dengan para sahabatnya. tanpa berbicara apapun, ia langsung menjatuhkan dirinya di atas sofa, sesekali helaan nafasnya terdengar berat.


iya memenutup matanya dengan lipatan lengannya, tampak begitu frustasi tampilannya sekarang. Leo yang hanya memperhatikan sahabatnya itu, menatap Mike dengan bingung.


" kenapa lagi?? " Leo memberanikan diri untuk bertanya karena sedari tadi menunggu, Mike sama sekali tak bicara.


alih-alih menjawab, Mike hanya meracau tak jelas " kenapa harus dia sih Leo, kenapa harus dia, Arrrgggggtttt.." teriak Mike mengusap wajahnya dengan kasar.


leo semakin bingung " dia?? dia siapa maksud loe.. " Leo kembali bertanya.


" Fira, kenapa harus Fira itu..!!!!! "


" Fira??? " Leo terlihat sedang menimbang nama yang tak asing di telinganya, dan iya mengingatnya " Fira, adik angkat Arkana maksud loe? "


Mike menganggukan kepalanya..


" gue makin nggak ngerti, emang ada apa sama Fira sih Mike, dan apa loe bilang tadi, kenapa harus Fira?? maksud loe apa'an? gimana gue ngerti kalau loe nggak cerita " mulai dengan nada kesalnya.


Mike menarik dirinya, merubah posisinya menjadi duduk dan sedikit menyandarkan punggungnya. helaan nafas itu terdengar lagi. rasanya benar-benar tak sanggup untuk ia bercerita, namun harus ia lakukan. saat ini menurutnya Leo adalah tempat terbaik untuknya berbagi.


dengan sedikit paksaan dalan dirinya Mike mulai dengan ceritanya.


Flasback On....

__ADS_1


terhitung enam hari ia kebingungan dengan gadis yang berhasil menarik perhatiaanya itu. hari ini Mike memutuskan untuk mencari Restora X, yang ia ketahui adalah tempat kerja gadis itu.


awalnya ia memang berniat untuk mencari gadis itu di hari ke 4, setelah mendapat ide dari Leo untuk mencarinya di tempat kerjanya, namun ia urungkan karena Arkana memberinya masukan agar tidak langsung menemui gadis itu, sebab ia mungkin akan terlihat sebagai penguntit ketimbang pengagum.


dan setelah hari ke 6 ia menahan diri untuk tidak mencari gadis itu lagi, hari ini ia memutuskan untuk benar-benar menemui gadis itu di Restoran tempatnya bekerja.


dan disinilah ia berdiri, di depan pintu masuk Restoran X. ia mengedarkan pandangannya, berharap hari ini keberuntungan berpihak padanya, bahwa gadis itu akan muncul di depannya.


namun sepersekian detik, Mike tak juga menemukannya. ia lalu memilih duduk di salah satu sudut kursi yang kosong dan tidak terlalu banyak orang.


tidak selang lama, salah satu pelayan wanita datang menghampiri Mike.


" Maaf tuan, anda mau pesan apa? "


" ya?? mmm..? capuchinonya satu " Mike asal menyebut pesananya karena ia memang tidak berniat untuk memesan, namun ia sepertinya lupa bahwa ia ada direstoran saat ini.


" ada lagi tuan? " tanya kembali pelayan itu.


" tidak.. itu cukup!! " jawab Mike dengan mata yang terus berkeliling.


" baik kalau begitu, saya permisi tuan "


Mike hanya mengangguk sambil terus merapalkan do'a dalam hatinya, berharap bahwa gadis itu akan muncul.


" Selamat menikmati tuan " ucap sang pelayan dan segera beranjak dari tempatnya. namun seketika langkahnya memaku.


" Tunggu!!! " cegah Mike


pelayan wanita itu berbalik " iya tuan, mau pesan yang lain ? "


" tidak... aku..aku hanya ingin bertanya sesuatu!! "


" apa itu tuan? "


" Nama kamu?? "


pelayan itu mengernyitkan alisnya tak mengerti, kenapa laki-laki ini menanyakan namanya " maksudnya tuan? "


" mmm... jangan salah faham, aku hanya ingin bicara lebih santai jadi aku ingin tau nama kamu " sedikit gugup, bagaimana tidak ini untuk pertama kalinya untuk Mike, berbicara panjang dengan orang yang sama sekali tak di kenalnya. gadis itu benar-benar membawa sesuatu yang baru dalam diri Mike.


" Nama saya Nana tuan " Nana sedikit ragu, namun iya menelitik wajah lelaki yang ada di depannya. sepertinya dia orang baik-baik. batin Nana.


" Oke Nana, aku ingin bertanya tentang seseorang yang mungkin juga kerja disini, dia seorang wanita, kira-kira berusia 20tahunan, rambutnya panjang berwarna coklat, tingginya mungkin segini " Mike mengangkat tangannya " dia putih, yah dia sangat lembut ketika berbicara, dan dia selalu menunggu bis di halte dekat sini saat jam kerja kalian selesai, apakah kamu mengenalnya.? "

__ADS_1


Mike sebenarnya tidak harus mendiskripsikan ciri-ciri gadis itu secara mendetail jika saja iya tau namanya, namun sayangnya tidak!!!


Nana mulai mencerna setiap ciri-ciri yang di sebutkan Mike, dan Fikirannya langsung tertuju dengan satu nama yaitu sahabatnya, Fira.


tatapan Nana seketika berubah, Nana menyipitkan matanya. menatap Mike dengan tidak suka " kenapa tua mencarinya??? apa yang tua inginka? ingin mencari masalah dengannya "


Mike yang langsung memahami tentang pemikiran Nana, tapi Mike segera meluruskan " tidak.. kamu sepertinya salah Faham, beberapa hari yang lalu saya hampir menabraknya untungnya itu tidak sampai terjadi, semenjak kejadian itu aku sudah menganggapnya sebagai teman, tapi beberapa hari ini aku tidak melihatnya lagi menunggu bis, jadi aku memutuskan untuk datang kemari mencarinya. jadi bisakah kamu mengatakan dimana dia? "


Nana mulai memahami situasinya " maksudmu Fira?? "


" Fira??? " Mike mengulang


Nana merogoh sesuatu di dalam kantung celananya, mengeluarkan ponsel dan terlihat sedang mengotak-atiknya. " apa gadis ini yang kamu maksud? " Nana meperlihatkan seorang fhoto wanita di dalam ponselnya dan itu adalah Fira,


wajah Mike terlihat sedikit berbinar, setelah melihat wajah gadis itu, meskipun hanya lewat fhoto di ponsel.


" iya.. benar sekali, dan siapa namanya, Fira?? "


kenapa namanya tidak asing.. Mike membatin.


Nana mengangguk " iyah Fira, dia mulai tidak bekerja disini lagi, terhitung seminggu yang lalu, sekarang dia bekerja di kantoran sebagai seorang sekretaris "


Tunggu!! Mike mulai mencerna semua informasi ini, Fira? kerja di restoran? sekertaris? dan iya juga langsung mengingat waktu iya mengantarkan gadis itu pulang, rumah Arkana?


sebelumnya Arkana pernah bercerita tentang Fira yang bekerja di restoran, dan akan segera bekerja sebagai sekertarisnya yang di tunjuk langsung oleh Hamis,


" apa dia gadis yang di adopsi keluarga Abraham? " tanya Mike dengan sedikit ragu


" tuan juga tahu itu?? " Refleks, Nana langsung membungkam mulutnya sambil merutuki dirinya.


bodoh!! ini bisa jadi masalah besar buat gue!!. Nana membatin


Terkejut!! Mike seolah menolak kenyataan ini.


jadi... jadi gadis itu Fira, adik angkat Arkana?!! . Mike memijat pelipisnya, merasa pusing dengan semuanya. ia juga sudah tidak memperdulikan Nana yang sudah tidak di tempatnya lagi.


yaa Nana langsung memutuskan untuk pergi. ia khawatir ia akan bicara lebih banyak lagi. dan ia tidak mau mendapat masalah dari mulut sialannya itu. ..


****


Pukul 00:05. Al bela-belain untuk kalian..


Al cuman minta satu... tinggalkan jejak kalian 😢😢

__ADS_1


__ADS_2