
Happy reading...
***
keduanya sudah ada di depan karpet merah yang terlentang dengan panjang hingga masuk ke dalam ruangan tempat di adakannya pesta.
di gedung mewah ini, pesta reuni seangkatan Arkana di gelar, baru saja keduanya melangkah masuk ke dalam ruangan yang cukup ramai itu, Arka dan Fira di sambut oleh suara yang Arkana tahu betul.
Leo dan Mike mendekat ke arah keduanya, " Wah datang juga loe brow, gue Fikir loe nggak bakalan datang, secara loe kan paling anti sama acara yang beginian "
Arka hanya memutar bola matanya malas menanggapi kalimat Leo,
" Hai Fir " sapa Mike yang juga berdiri di samping Leo
Fira tersenyum sambil membalas sapaan lelaki di depannya ini.
" Wait! jadi loe yang namanya Fira, " Leo menelisik ke arah Fira dari atas sampai bawah " pantas aja dua sahabat gue blingsatan, cantiknya overdosis "
" Ya? " Fira tidak mengerti
" Leo!! " peringat Arka dan Mike bersamaan
lelaki itu terkekeh, mendapat tatapan tajam dari kedua sahabatnya, seolah berkata ' loe ngomong lagi, loe tinggal nama ' see! sungguh menyebalkan tapi menyenangkan menggoda keduanya. kesempatan nggak datang dua kali.
" Sans aja kali, gue tau batasan gue. gue nggak bakal ngomong macam-macam, kecuali " Leo melihat Mike dan Arka bergantian " dipancing " Leo tergelak
Leo sialan!
berbagai macam umpatan dan sumpah serapah sangat ingin Arka dan mike lontarkan untuk Leo, cih... masa Fira harus tau kalau mereka berdua jadi rival dalam merebut hati gadis itu. yang benar saja! wajah dingin dan karismatik mereka mau di taro dimana. comberan??!
" Fir, umur loe berapa sih? "
" Ngapain loe nanya umur segala,? " Arka menatap Leo dengan curiga
" biar nanti pas ngisi formulir KUA nggak salah catet gue " Leo mengerlipkan satu matanya ke arah Fira.
Mike menoyol kepala Leo " mulut loe di kondisikan, "
" Receh banget gombalan loe " Arka menatap Leo malas.
" Namanya juga usaha " Leo mencebik
" Usahan apaan loe? jangan macam-macam sama ce__ adik gue yah! awas aja loe!!! " Arka mengepalkan tangannya pas di depan wajah Leo.
__ADS_1
" Over bet loe " Leo mencibir
" Bacot! "
beberapa saat obrolan unfaedah itu berlansung hingga Leo terfokus pada satu orang yang tidak jauh dari mereka " Arka, Mike bukannya itu Tirta yah, sepupu si cewe ular "
kalimat Leo membuat keduanya mengikuti arah pandang sahabatnya itu, " iya itu emang Tirta, tapi bukannya dia ada di luar negeri yah? " Mike bersuara
" yang gue tau sih gitu, semenjak perusahaan keluarga si cewe ular itu dipindahkan ke luar negeri si Tirta kan juga ikut, terus ngapain tuh anak ada disini " Leo masih menatap lelaki yang bernama Tirta itu lekat
sedangkan Arka terlihat tidak perduli, Toh itu bukan urusannya " dari pada penasarn mending gue panggil aja. Tirta!!!! " seru Leo membuat si empunya nama menoleh
terlihat senyum ramah dari Tirta, dan segera menghampiri Leo " Eh.. hai, nggak nyangka gue ketemu kalian disini "
" yaiyalah bakak ketemu, orang kita alumni yang sama dodol " Leo
" bukan gitu bray, loe bertiga kan alumninya Rootrop, gue masih ingat kalian itu banyak disana dari pada kelas, " ucap Tirta dengan sedikit tertawa
" Masih ingat aja loe! " Mike tersenyum ramah
tanpa mejawab, Tirta menoleh ke arah lelaki yang sedari tadi hanya diam, tanpa ikut menimbrung perbincangannya. " pa kabar Arka? "
" Baik "
Tirta menoleh ke arah gadis yang ada di samping Arka " Dia?? "
Fira tersenyum ramah " Fira "
" gue Tirta, " membalas uluran tangan Fira
" gue fikir loe ada di luar negeri tir, kok loe bisa disini,? " Leo penasaran
" gue udah seminggu disini, ada yang gue urus, besok pagi juga gue udah balik kesana lagi " tersenyum ramah
Leo mengangguk paham " jadi kesini sama siapa? sendiri "
" nggak, gue..... " Tirta menjeda ucapannya melirik sekilas ke Arka yang masih setia dengan wajah datarnya " gue sama Natasya "
Hening...
Tirta mengedarkan pandangannya mencari sosok yang baru saja iya sebut namanya " Nah... itu dia. Natasya!!! " panggilnya
mendengar panggilan itu, si empunya nama berbalik dan berjalan mendekati Tirta, bukan Natasya tidak menyadari kehadiran Arka disana, bisa di bilang wanita ini memang berharap bertemu Arkana kembali.
__ADS_1
gadis cantik dengan tinggi semampai, rambut panjang hitam yang tergerai dan lesung pipi yang menghiasi wajah cantiknya, Natasya mendekati Tirta dan yang lainnya
" Hai " ntah untuk siapa sapaan itu " kalian semua apa kabar ? "
" baik " Mike tersenyum ramah, kecuali Leo yang sibuk melirik ke arah Arkana yang tidak melihat ke arah gadis itu sama sekali. sesungguhnya Leo penasaran dengan apa yang sedang di fikirkan Arkana saat ini.
" Hai ka, kamu apa kabar ? " Natasya masih dengan senyum ramahnya
" seperti yang loe lihat! " Arka terseyum simpul
mungkin hanya Fira yang tidak mengerti situasi saat ini. Mike, Leo, apa lagi Arkana mencoba untuk terlihat biasa saja.
" kalo gitu gue kesana dulu yah, mau nemuin anak-anak yang lain " Tirta segera beranjak setelah mendapat anggukan.
" Uhhh... Mike, pindah yok. kok auranya jadi enneg gini yah, panas banget lagi... " Leo melihat Natasya dengan tidak suka.
Mike mengerutkan keningnya " panas? tuh AC udah tiga disini, masih panas juga? " Mike memang tidak mengerti maksud Leo.
" mau sepulu AC-pun kalo sumber panasnya masih disini, nggak guna " Mike semakin mengerutkan keningnya " Ck, loe mah nggak peka'an orangnya! " Leo melihat ke arah Fira " Fira gue sama Mike cari makan dulu yah, jaga teman gue, awas kalo loe ninggalin " Leo dengan nada menyindirnya.
bukan Natasya tidak mengerti, wanita itu paham kalimat Leo, baginya sudah biasa sebab di awal hubungannya dulu dengan Arka, Leo memang tidak menyukainya.
setelah Mike dan juga Leo pergi, kini hanya tersisa Arka, Fira dan juga Natasya.
Natasya baru menyadari kehadiran sosok perempuan yang sedari tadi berdiri di samping Arka, " ka, dia siapa? "
Arka menoleh ke Arah Fira, lalu tersenyum tulus, apa dia harus jujur ke mantannya itu kalo Fira adalah kekasihnya, tapi mengingat kesepakatan mereka sewaktu di mobil, Arka menghela nafasnya, " sekertaris gue "
" aku Natasya " gadis itu mengulurkan tangannya
" Fira " dengan senyum ramahnya, Musfira melihat ke arah Arka " kak, aku cari minum dulu ya "
" jangan lama dan jangan jauh-jauh " peringat Arkana dan mendapat anggukan dari kekasihnya itu.
setelah kepergian Fira, situasi Akward tercipta antara Arka dengan mantan kekasihnya itu,
Natasya berdehem " ka, aku boleh ngomong sesuatu nggak? "
" dari tadi loe udah ngomongkan! " jawab Arka cuek
" berdua ka, aku mau jelasin sesuatu sama kamu! "
***
__ADS_1
Nah loe.. mau ngomongin apaan tuh sih mantan terindah. Ops! si Arka bisa-bisa gagal ini, usaha move on 5 tahun sia-sia hanya karena " Hai, apa kabar? " ck. ck. ck
Tinggalkan jejak kalian... ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜