
" kak... "
" Hm?? "
" kaka belum jawab pertanyaan aku yang tadi? "
" pertanyaan yang mana??? " Abimanyu berpura-pura berfikir
" yang tadi di mobil...!!! "
" nggak inget.."
" ihh.. nyebelin " umpat Fira dengan memanyunkan bibirnya
Abimanyu terkekeh " jangan di gitu'in ih bibirnya, makin jelek tau.. "
" habis kaka.. nyebelin banget "
" iya.iya.. gue jawab " Abimanyu berdehem " sebenarnya gue jawabpun loe nya nggak bakalan ngerti juga sih.. tapi intinya gue punya team hacker yang bisa dapatin info apapun yang gue mau. apa lagi cuma informasi tentang loe "
sedang Fira hanya mangut-mangut, membenarkan perkataan Abimanyu. mau di jelaskanpun dia juga tidak akan mengerti
" udahlah.. nggk usah di bahas, buruan habisin makanannya. gue mau ngajak loe ke suatu tempat " ucap Abimanyu sambil mengerlipkan satu matanya
Fira menautkan kedua alisnya, " kita mau kemana lagi kak? "
" ada deh.. " Abimanyu dengan senyum jailnya
Fira membungkam mulutnya dengan makanan di depannya. tidak mau lagi untuknya bertanya, karena akan sia-sia saja menurutnya.
************
" gimana loe suka tempat ini..?? "
Fira menganggukkan kepalanya semangat. " suka banget kak. aku udah lama nggak ketempat kaya gini..makasih yah kak " ia tersenyum manis
Deg..
perasaan apa ini.. senyumnya.??!!!! Abimanyu membatin
" kak.. kak... kak Abimanyu " Fira menggoyangkan lengan Abimanyu
" Eng? eh iya... kenapa Fir " Abimanyu kikuk
" kaka yang kenapa, liatin aku sampai kaya gitu.. "
" siapa juga yang liatin loe.. ge'er banget " Abimanyu berkilah
" iya. iya.. aku yang salah liat " ujar Fira jengngah
apa'an.. jelas-jelas kaka ngeliatin aku. Fira membatin
" loe mau naik apa'an??? "
" kaka nyuruh aku naik salah satu permainan disini?? "
yaa.. mereka saat ini sedang berada di pasar malam, pesta rakyat yang katanya hanya di peruntukan untuk Rakyat jelata.. haha lucu sekali, padahal tempat ini tempat yang sangat menyenangkan apa lagi untuk anak kecil yang sedang aktif-aktifnya. ntah dari mana istilah aneh itu
tak di sangka Abimanyu sangat menyukai tempat ini, tempat dimana menurutnya tidak ada kemunafikan disini, yang ada hanya tawa bahagia yang tidak di buat-buat. menurutnya disini adalah tempat yang paling menyenangkan selain rumahnya.
awalnya Abimanyu cukup ragu membawa Fira ketempat ini, karena yang sudah-sudah ia selalu sengaja membawa wanita-wanita yang sedang mendekatinya ke tempat ini, namun hampir dari mereka semua malah memandang rendah tempat ini. menilai tempat ini kotor, dan Abimanyu tidak menyukai pernyataan itu.
namun hal lain yang dia dapat dari seorang Musfira Yuniar, gadis sederhana nan polos ternyata sangat menyukai tempat ini. satu nilai plus lagi yang di dapat Abimanyu dari Fira
__ADS_1
" iya.. kenapa, loe takut?? " Abimanyu dengan seringai jailnya
" takut sih nggak.. tapi kan aku udah gedde', nggak pantes main-main kaya gitu kak "
" Gede' apa'an.. kempes iyya " mata Abimanyu melirik ke arah dada Fira
Fira yang menyadari arah tatapan Abimanyu sontak membulatkan matanya, menyilangkan kedua tangannya ke dada sebagai tameng untuknya " kakaaaaaaaaa'..." pekik Fira
Abimanyu tertawa kencang, suatu hal yang sangat menyenangkan untuknya menggoda Fira dengan wajah meronanya
" ayo'..... " menarik lengan Fira
" eh.. "
mereka menikmati setiap momen kebersamaan itu, Fira menikmati setiap permainan yang tersedia sedangkan Abimanyu menikmati senyum dan tawa yang keluar dari wajah cantik gadis itu.. heh sungguh gila!!!
hingga deringan ponsel di kantong celana jeans Fira mengalihkan perhatian mereka berdua.
Drrt... drrtt.. drrt...
" Halo "
"........"
" aku lagi sama kak Abimanyu di pasar malam "
".........."
" eng?? i.. iya.. aku pulang "
Tuut.. tuut.. tuut...
Fira menatap benda pipihnya dengan seringai bingung.
" Siapa Fir..? "
" ya?? Oh ini kak Fhatan "
Abimanyu mengangkat sebelah alisnya " kenapa dia?? "
" nyuruh aku pulang. "
" kok gitu.? "
Fira mengernyitkan kedua pundaknya. " aku nggak tau kak, tapi kak Fhatan kaya marah gitu waktu dengar aku lagi sama kaka "
" kenapa emangnya? " dahi Abimanyu berkerut
" aku nggak tau kak.. kita pulang aja yah!! "
" yaudah " setengah kecewa, karena pada dasarnya ia masih ingin bersama dengan Fira saat ini
**********
" Dari mana loe berdua??? " dengan tatapan tajam Fhatan pada Abimanyu dan Fira yang baru saja melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah. Fhatan yg sedang duduk di salah satu sofa yang ada di ruang tamu dengan memangku sebelah kakinya dan menyilangkan ke dua tangannya di dada
" jalan-jalan " jawab Abimanyu santai
ntah mengapa Fhatan saat ini sangat tidak menyukai kedekatan antara saudara angkat dan Saudara kandungnya itu, seakan ada sesuatu yang meremas hatinya. cemburu!!!
Fhatan mengalihkan pandangannya ke Fira
" Fir.. sekarang loe masuk kamar "
__ADS_1
Fira tak bergeming, sedikit takut dengan perlakuan Fhatan saat ini padanya, meskipun di ucapkan dengan cara lembut namun menurutnya itu adalah sebuah perintah. tapi kenapa???
" Fira.. gue paling nggak suka ngulang kata-kata gue,!!! "
" apaan sih loe than, nggak perlu pake urat juga kali.. " ujat Abimanyu.
" Diam loe bang!!! " pekik Fhatan
" kak Fhatan!!! kok gitu ngomongnya? dia itu kakak kamu, oke.!!! Maaf kalau aku bikin kesalahan karena nggak ngabarin kaka kalau aku mau keluar dan itu buat kak Fhatan khawatir, ini salah aku.. jangan marah sama kak Abimanyu " Fira dengan tampang memelasnya memberanikan diri untuk angkat bicara
" Fir.. loe apaan sih, loe nggak perlu minta maaf. loe juga nggak punya kewajiban buat lapor sama dia kemana loe bakalan pergi," Abimanyu mengalihkan pandangannya ke Fhatan " lagian ini salah gue, karena jemput dia di tempat kerjanya, kenapa loe jadi ngebentak Fira "
" udah kak.. aku capek, kak Fhatan aku sekali lagi minta maaf... permisi. " ujar Fira yang langsung berlalu dari tempatnya meninggalkan Fhatan dan Abimanyu
saat ini ia benar-benar merasa tak nyaman dengan pertikaian diantara kedua kaka angkatnya itu. yang ia sendiripun bingung apa yang membuat Fhatan begitu marah dengannya
setelah yakin bahwa Fira benar-benar sudah tidak ada di antara mereka berdua. Fhatan memberikan tatapan tajamnya ke Abimanyu
" gue mau ngomong sama loe bang!!! "
" yaudah si.. ngomong aja "
" nggak bisa disini, ikut gue!!! " Fhatan beranjak dari tempatnya menuju ke arah taman belakang
sedangkan Abimanyu menyeret langkahnya mengikuti Fhatan.
dan disini lah mereka, duduk di bangku putih yang ada di taman. Fhatan dengan kedua sikunya bertumpu di ke dua lututnya sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya, sedangkan Abimanyu menyenderkan punggungnya dengan menyilangkan ke dua lengannya di dada.
sejak tadi keheningan menyangkup ke dua bersaudara itu, Fhatan yang mengajaknya bicara namun sudah sekitar lima belas menit mereka duduk tak ada satu katapun yang keluar dari mulut Fhatan, seolah ia tengah bergelut dengan hati dan Fikirannya sendiri.
Namun Abimanyu tidak mau membiarkan ini lebih lanjut, ia harus menyelesaikan masalahnya saat ini dengan adik kandungnya itu. masalah yang ia sendiri bingung karena apa.
" loe sebenarnya mau ngomong apa? "
Fhatan yang mendengar pertanyaan Abimanyu, langsung sadar dari lamunanannya, pergulatan hatinya. seolah merangkai kata dan kalimat yang pas untuk ia ucapkan pada Abimanyu bahwa saat ini dirinya telah cemburu dengan kedekatannya dengan Fira. heh Miris!!!!
" Jauhi Fira!!! "
Abimanyu mengernyitkan alisnya " he??? maksud loe apaan? "
" gue nggak suka liat loe ataupun laki-laki lain dekat sama Fira " jelas Fhatan
" ada Hak apa loe nyuruh gue jauhin dia dan___" Abimanyu menggantung omongannya, menelitik raut wajah Fhatan. wajah yang terlihat jelas ada aura kecemburuan disana " jangan bilang loe suka sama Fira.???"
tak bergeming.. pertanyaan itu berhasil membuat Fhatan mengalihkan tatapan matanya, tatapan yang sedari tadi terlihat tajam kini nampak panik.
" jawab gue Fhatan loe suka sama Fira, loe udah jatuh cinta sama dia? iya??? " kini suara Abimanyu naik satu oktav
Fhatan mengusap wajahnya Frustasi " iya bang!! gue..gue suka sama Fira gue udah jatuh cinta sama dia.. puas loe bang!!! "
Abimanyu ternganga mendengar pengakuan Fhatan. ia berdecih " kenapa...kenapa loe yang harus jadi rival gue??? " ujar Abimanyu datar tapi penuh makna
Fhatan membulatkan matanya. Rival??? dalam hal apa? Fira??. Damn!!!! .....
ini gilaaa benar-benar gilaaaaaaa....
" bang...jangan bilang loe?? "
Abimanyi memberi seringai miring. menatap Fhatan tanpa mengerjap. ada keyakinan disana " iya.. gue juga suka sama Fira dan mungkin udah jatuh cinta sama dia, sama kaya yang loe rasain Sekerang!!!! "
what the ****............
*****************
__ADS_1
Gimana yah!!! mau dilanjut apa nggak nih!! kalau masih mau dilanjut tetap like n komen yahhh... biar semangat Alnya... 😘