Tiga Cinta Di Hidupku

Tiga Cinta Di Hidupku
* Bersama Abimanyu


__ADS_3

jam kerja Fira telah selesai, dia melangkah keluar dari pintu restoran bersama Nana. hingga deringan ponsel menghentikan langkahnya. meraih tas ransel kecil yang menggantung di pundaknya mencari benda pipihnya itu


" Nomor baru??? " gumam Fira


" siapa Fir ??? " tanya Nana yang melihat Fira sedikit terpaku dengan ponselnya


" Nggak tau Na', aku angkat dulu yah. Hallo..."


" itu loe mau kemana? " sang penelfon


" mau pulang..ini siapa?? " sambil mengedarkan pandangannya seperti mencari seseorang


" Arah jam 9 "


Fira mengernyitkan alisnya, tak mengerti maksud sang penelfon " maksud kamu? "


sang penelfon terkekeh "loe lagi nyari gue kan, gue ada di arah jam 9.."


Fira langsung mengalihkan pandangannya ke arah jam 9, sontak saja dia langsung membulatkan matanya sambil terus fokus dengan sosok pria yang berdiri di seberang jalan tengah bersandar di mobilnya. yang tidak lain adalah Abimanyu. Lelaki itu langsung tersenyum sambil melambaikan tangannya yang masih di isi oleh ponselnya sedang satu tangannya berada di dalam saku celananya



" Loh.. kaka ngapain disitu?? dan___"


" mulai deh bawelnya, loe tunggu disitu jangan kemana-mana" hingga suara telfon terputus terdengar di telinga Fira


Yah, Abimanyu langsung mematikan sambungan telfonnya dan langsung melangkahkan kaki menuju Fira yang berada di seberang jalan


Nana yang menangkap sosok pria yang sedang melangkah ke arah mereka,menyikut tangan Fira " itu siapa Fir??? "


" kak Abimanyu " jawab Fira singkat


Nana membulatkan matanya, pandangannya langsung mengarah kembali ke Abimanyu yang semakin mengikis jarak, " what?? maksud loe Abimanyu Fatih Abraham, kakanya Fhatan??? "


" iya Nana "


" sumpah demi apa loe Fir, cepat cubit gue.!!! kalau ini mimpi plis Tuhan jangan bangunkan gue " ujar Nana sambil menangkupkan kedua tangannya


sedang Fira hanya terkekeh melihat tingkah Nana


" Haiii.. " Abimanyu


" kaka ngapain kemari?? " tanya Fira


" jemput loe lah "


Fira mengernyitkan keningnya " Tap___"


" Lama loe ah... " Abimanyu langsung menarik lengan Fira


" eh.. eh.. bentar-bentar kak " Fira menahan langkahnya yang tertarik paksa


" apaan lagi sih Fir, loe nggak mau pulang!!! "


" bukan gitu.. " Fira melepas tangan Abimanyu, melangkah kembali ke arah Nana yang masih diam mematung di tempatnya


" Na' aku balik yah,, kamu hati-hati " tak mendapat jawaban karena Nana masih diam dan terus memperhatikan Abimanyu " Naa'.. "


pekik Fira yang mulai jengkel dengan sahabatnya itu


" gila loe, gue nggak budek Fir " sambil mengusap telinganya dengan kasar


" Nggak budek apanya, aku mau pulang Na'.."


" yaudah sih.. balik ajaaa.. hati-hati tapi "


" iyah.. by "


Abimanyu yang melihat tingkah ke dua sahabat itu tanpa sadar mengulas senyumnya. polos banget sih loe, loe emang baik ke semua orang Fir.

__ADS_1


*********


sepenjang perjalanan Abimanyu dan Fira tidak ada yang berani untuk memulai berbicara, Fira hanya terus mengedarkan pandangannya ke arah jendela mobil, sedang Abimanyu fokus menyetir.


" Fir "...... " kak "


ujar mereka secara bersamaan


" kakak aja duluan "


" ladys First "


" kenapa kakak jemput aku, terus kaka tau dari mana tempat kerja aku dan nomor telfon aku dapat dari mana??? " tanya Fira beruntun


Abimanyu terkekeh " ngelunjak deh!! gue suruh loe duluan buat ngomong tapi loe malah ngasih gue pertanyaan beruntun kaya gitu,hehe..jadi gue mesti jawab yang mana dulu nih? "


" Maaf " Fira dengan raut memelasnya


kembali terkekeh " ya ampun, jangan kaya gitu kali Fir, gue kaya lagi nganiaya anak di bawah umur tau nggak..gue nanya bukan marah.. " sambil mengusap puncak kepala Fira.


" kita cari tempat buat makan dulu yah, sekalian jawab semua pertanyaan beruntun loe itu "


tanpa menjawab Fira hanya menganggukkan kepalanya di sertai dengan senyum tipisnya


********


Mobil sport putih Abimanyu kini telah terparkir apik di salah satu restoran mewah.


" kita makan dulu yah, baru balik.. gue laper nih "


" kaka mau makan disini? "


" nggak.. gue mau tidur disini " jawab Abimanyu di sertai sedikit tawa


" kakak....... "


" haha.. habis loe lucu banget, yaiyalah mau makan, pertanyaan loe aneh banget..yaudah ayo'.."


Abimanyu mengerti dengan ketidak percayaan diri Fira, " santai aja kali Fir, loe tetep cantikko' mau pake apapun "


bluuussshhh


seketika pipih Fira memerah, merasa malu dengan pujian Abimanyu. seulas senyum itu tergambar jelas dibibir ranum gadis itu


" Nggak usah senyum, jadi jelek.." canda Abimanyu


" kakak........ "


" hahahah. udah buruan!!! " Abimanyu melangkah keluar dari mobil dan di ikuti Fira yang juga sudah turun dari mobil


mereka berdua terus melangkahkan kakinya ke dalam restoran, sebersit tentang Fhatan mampir di ingatan Fira. persis dengan apa yang di lakukan Fhatan beberapa waktu lalu saat Fhatan sudah menerima kehadirannya. dia juga datang menjemput Fira dan mengajaknya untuk makan.


lagi-lagi sesuatu yang tidak dapat di hindari mereka berdua, tatapan dari orang-orang yang kebetulan sedang berada di restoran itu juga


Abimanyu fokus dengan salah satu meja yang terlihat masih kosong. tanpa fikir panjang dia menuntun Fira untuk duduk,


dengan perasaan canggung Fira menyandarkan bokongnya di kursi yang di tarik Abimanyu


Abimanyu membungkukan sedikit tubuhnya yang berada di belakang Fira " loe nggak usah perduliin tatapan orang-orang yang ada disini, Fokus aja sama gue " bisik Abimanyu


Fira tak ingin menjawab, karena ia tak mengerti maksud Abimanyu yang menyuruhnya Fokus hanya padanya, dan juga dia terlalu di sibukkan dengan menghindari tatapan tak suka dari orang-orang yang ada di dekatnya


" permisi, mau pesan apa..?? " ucap pelayan dengan hati-hati karena ia tau saat ini dia sedang melayani Tuan muda dari keluarga Abraham pemilik restoran ini


" mana menejer loe " Abimanyu


" ya?? dia ada di ruangannya Tuan " jawab sang pelayan dengan ekspresi khawatir


" Panggil..!!! "

__ADS_1


" baik Tuan "


pelayan itu langsung berlari ke arah ruang Menejernya.


Tok. tok. tok. tok....


" Masuk!!! "


" permisi pak.. ada Tuan muda Abimanyu di depan, katanya mau menemui bapak "


sang menejer yaitu pak bayu sontak terkejut dan langsung beranjak dari tempat duduknya. berlari kecil sambil merapikan pakaiannya.


dia tentu sangat terkejut dengan kedatangan anak dari pemilik restoran yang terbilang jarang itu. apalagi mendengar desas desus dari orang-orang bahwa keramahan Tuan besar Abraham tidak mengalir kepada ke tiga putranya. mereka lebih cenderung menutup diri apa lagi perihal privasi mereka, bersikap dingin pada orang-orang yang tidak mereka kenal dengan baik


" permisi Tuan muda. ada yang bisa saya bantu? "


" kamu meneger disini?? "


" iya Tuan muda "


" siapkan satu ruang VIP untuk saya makan "


" ba.. baik.. Tuan muda "


baru saja pak bayu ingin melangkahkan kakinya tapi suara Fira langsung menahannya


" tunggu pak!! "


Abimanyu yang awalnya fokus pada benda pipihnya, langsung menoleh ke arah fira.menatapnya dengan bingung


" kenapa Fir, loe butuh sesuatu??? " tanya Abimanyu


" kak.. ngapain pindah ke ruang VIP, kita disini aja yah.. "


Abimanyu menghela nafasnya " gue tau loe pasti nggak nyaman sama tatapan orang-orang yang ada disini. makanya gue minta ruang VIP biar loe nya makan dengan tenang "


" siapa bilang kak.. aku nggak papa kok, ini juga bukan kali pertamanya buat aku, cuman aku lagi nyesuain diri aja.. kita nggak usah pindah ya!! "


Abimanyu memicingkan matanya, " bukan pertama kali?? maksudnya, loe pernah kesini?"


Fira menggelengkan kepalanya " Nggak, ini pertama kalinya aku kesini, tapi ngadapin situasi ini aku udah pernah "


Abimanyu menoleh ke pak bayu dan menyuruh pak bayu untuk segera pergi. menejer itupun langsung pergi tanpa berani membantah hufffttt selamat.. selamat.. pak bayu membatin sambil mengusap dadanya


setelah memastikan pak bayu sudah pergi, Abimanyu kembali mengalihkan pandangannya " Maksudnya gimana? "


" sebelumnya kak Fhatan juga jemput aku di tempat kerja dan kita berdua juga mampir untuk makan, yaah situasinya nggak jauh beda sama yang kaya sekarang ini.."


" Oh.. " tanpak gurat kekecewaan dalam wajah Abimanyu. gue kira gue yang pertama ngajak loe makan fir... eh bentar!! ini gue apaan sih.. gaje' banget


" jadi makan nggak nih?? "


" loe mau makan apa? gue panggil pelayan dulu " Abimanyu langsung memanggil salah satu pelayan yang sudah standby sedari tadi tidak jauh dari mereka.


karena sebelumnya pak bayu mengestrupsikan ke karyawan pilihannya untuk hanya melayani Abimanyu saja


mereka berdua kini telah di sibukkan dengan makannya, di selingi dengan sedikit candaan.


sedang pengunjung yang lain masih menatap mereka sambil mengabadikan momen ini, karena ini adalah hal yang jarang yang mereka lihat,


bagaimana tidak, selama ini putra ke dua dari Abraham ini tidak jauh beda dari sang putra sulung Arkana, mereka sangat jarang tertangkap kamera bersama dengan seorang wanita, apalagi perlakuan Abimanyu saat ini yang mereka nilai sangat berbeda dengan kepribadiannya yang selama ini terbilang dingin kepada wanita,


meskipun Abimanyu tidak sedingin Arkana, tapi tetap saja membuat orang-orang yang melihat momen saat ini adalah sesuatu yang menggemparkan untuk mereka


bukan Abimanyu tak perduli dengan tatapan ataupun kamera-kamera yang terus mengambil gambar dirinya bersama Fira, dia hanya tidak ingin membuat Fira merasa tidak nyaman jika dia melayangkan protes pada pengunjung lainnya di restoran itu


jika memang ada berita yang keluar menyangkut dirinya, itu bukan masalah karena dia sudah mempunyai team yang akan mengurusnya sebelum berita apapun keluar tentang dirinya dan jadi komsumsi publik.


************

__ADS_1


Like dan komennya yah bebe.. 😘😘


__ADS_2