Tiga Cinta Di Hidupku

Tiga Cinta Di Hidupku
* Kontak Mata


__ADS_3

seminggu setelah kejadian itu, Fira memutuskan untuk bekerja hari ini. dengan stelan santainya, Baju berbahan rajut polos berwana oranye dan celana putih tulang tak lupa dengan tas selempang berwarna coklat yang semakin menambah kesan Feminimnya.


perban yang terpasang juga sudah tidak terlihat dan bekas luka yang memudar berkat resep salep ampuh yang di berikan dokter


Fira melangkahkan kakinya menuruni satu persatu anak tangga, melangkah menuju ruang makan dimana semua keluarga angkatnya telah berkumpul untuk sarapan


Mami raniah, yang pertama melihat kedatangan Fira, bibirnya melengkung membentuk senyuman " Selamat pagi sayang "


seketika Papi Hamis dan ketiga putranya menoleh ke arah Fira. berbeda dengan Hamis yang hanya memberikan senyum tulusnya dan kembali melanjutkan makannya, sedangkan ketiga putranya terpaku, Fira yang mendapat tatapan tidak biasa dari ketiga saudara angkatnya menjadi salah tingkah.


Hingga suara deheman membuyarkan keterpakuan mereka " khemmm.. sampai kapan mau menatap Fira seperti itu " Mami raniah terkekeh " Sayang, sarapan sini "


" i... iya mih " Fira memilih duduk di samping Fhatan seperti biasa,


Fhatan langsung memberikan seringai kemenangannya pada Abimanyu, dan Abimanyu hanya membalas dengan tatapan tidak suka


sedangkan Arkana, menatap Fira sepersekian detik dengan ekpresi yang tak terbaca, namun dengan cepat mengalihkan pandangannya dan kembali Fokus dengan makannya.


" kamu yakin nak, hari ini untuk bekerja kembali? " tanya Hamis


" iyah pih.. nggak enak sama bos aku, apa lagi aku kan karyawan baru. "


" ya sudah kalau itu keputusan kamu, tapi ingat,, kalau ada apa-apa langsung hubungi papi "


" kenapa harus hubungin papi, kan ada aku sama Abimanyu " sela Fhatan protes


Hamis terkekeh " memangnya kalian bisa di andalkan?, menjaganya saja selama Papi sama Mami tidak disini kalian tidak becus dan hasilnya, Fira terjatuh dari tangga, dan kalian menyuruh papi untuk percaya kalian lagi?? "


Skak!! " ta....tapikan itu bukan salah Fhatan pih "


Hamis mengernyitkan keningnya " trus salah siapa??? "


Fhatan langsung mengalihkan pandangannya ke arah Arkana, begitupun Abumanyu.


" Salah Fira pih karna nggak hati-hati " sela Fira " Hmmm.. Fira udah selesai, Papi Mami, kak, Fira berangkat yah "


" Tunggu.. tunggu.. kamu diantar mang Asep yah nak.. " Raniah menahan dengan memegang lengan Musfira


" Maafin papi mih.. mang Asep harus ikut papi, karena ada meeting penting pagi ini " sela Hamis


" yaahh... aku juga ada syuting pagi ini, mana tempatnya agak jauh, jadi Fhatan harus berangkat secepatnya " Fhatan


" Fir.. maafin gue juga yah, kebetulan gue hari ini ada pertemuan sama dospem, nggak bisa di tunda juga. " Abimanyu


" nggak papa kok.. aku kan__" ucapan Fira terpotong


" gue yang bakalan antarin loe " sela Arkana tanpa mengalihkan pandangannya

__ADS_1


" ya???? " Fira mengerjap keheranan


sedangkan yang lain menatap Arkana dengan ketidak percayaan


" kamu yakin sayang??? " Rania yang masih menatap putranya dengan tidak percaya


tanpa menjawab, Arkana beranjak dari kursinya, meraih kunci mobil " buruan!! gue paling nggak suka sama yang namanya nunggu.. "


" i...iyah sebentar... kalau begitu Fira permisi dulu " pamit Fira dengan setengah membungkuk


" Hati-hati sayang "


Abimanyu dan Fhatan saling melempar pandangannya, sedangkan Papi Hamis dan Mami raniah tersenyum bahagia, matanya berbinar melihat perubahan Arkana.


Terima kasih nak.. sepertinya kamu mendengarkan permintaan Mami. ucap Mami rania dalam hati


****


Arkana duduk di dalam mobil dengan memegang stirnya, sedangkan Fira yang berniat membuka pintu mobil di bagian belakang langsung menghentikan niatnya.


" Ngapain loe? mau duduk di belakang,? sejak kapan gue jadi supir loe!! "


" Ma.. maaf " ucap Fira tertunduk


Melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya " buruan Fir..!!!! udah telat ini, duduk di depan!!! "


Deg...


jantung Fira berdetak tak karuan, pasalnya untuk pertama kalinya Musfira duduk dengan jarak sedekat ini dan tanpa umpatan kasar dari lelaki itu.


Yaa Tuhan!!! ada apa denganku.. Fira


begitupun dengan Arkana, yang perasaannya jadi tak menentu detak jantung yang memompa dengan cepat dan tak beraturan, membuatnya salah tingkah, tanpa sadar menggenggam stir mobil dengan kuat.


kenapa sama jantung gue?? . Arkana


" khemmm" Arkana berdehem menetralkan perasaannya " seatbelt jangan lupa!!! "


" iya "


cih.. apa-apaan dia..ngomong sama orang lain panjang lebar, kalau ngomong sama gue ' oh ' iya ' doang, umpat Arkana


hening yang sedari tadi tercipta di antara mereka. Fira yang fokus mengedarkan pandangannya di balik kaca jendela mobil, sedang Arkana fokus dengan jalan di depannya


terlihat ekor mata Arkana sesekali mencuri pandang dari gadis yang berada sampingnya itu. ketika itu terjadi lagi, Fira tanpa sengaja juga sedang melihat ke arah Arkana, hasilnya mereka berdua saling menatap. satu detik, dua detik, tiga detik, dan Fira memutus kontak mata itu.


" khemmm" Arkana berdehem menetralkan perasaannya, kedapatan menatap Fira adalah sesuatu yang sangat memalukan untuknya saat ini, apa lagi yang memergokinya adalah subjeknya langsung

__ADS_1


sedang Fira, terlihat salah tingkah, dengan cepat mengalihkan pandangannya kembali kearah kaca jendela mobil.


*****


" buseet.. Fir loe kemana aja??? sering banget ambil cuti, mana loe nggak ada kabar"


" iya sory.. gue jatuh dari tangga dan__"


" what?? jatuh? dari tangga? trus sekarang gimana!? apa yang sakit fir? kenapa harus masuk sekarang sih? " sela Nana dengan pertanyaan beruntunnya


Fira memutar bola matanya jengngah, " lebay kamu, sekarang liat!!!! aku ngga' papa Na' "


" iya sih.. kan gue khawatir,.....tapi aneh deh Fir__" Nana menggantung ucapannya


Musfira mengernyitkan alisnya " Aneh apa'an?? "


" pa' Dhani, ko' nggk ngomel-ngomel kaya biasanya yah!! malah kaya takut gitu marahin loe "


" gue juga mikirnya sih kaya gitu.. "


Flasback on.....


setelah sampai di restoran Fira memutuskan untuk menemui pak Dhani di ruangannya, untuk meminta maaf dan mengkonfirmasi bahwa ia akan kembali bekerja dan sekalian menjelaskan tentang cutinya beberapa hari ini


baru saja Fira ingin mengetuk pintu, namun terhenti mendengar suara seseorang yang ingin dia temui.


" ada perlu apa Fir??? " pak Dhani menghampiri Fira dari belakang


" pak.. Fira mau ngomong sama pak dhani "


" mau ngomong apa? oh ya kenapa masuk kerja, emang udah sehat? "


" ya?? ehh i.. iya pak.. Fira kesini mau minta maaf karena lagi-lagi harus cuti beberapa hari kemarin "


pak Dhani mengulas senyum " nggak papa Fir, kamu kan lagi sakit, masa iya kamu mau masuk kerja, yasudah sekarang kamu kembali kerja "


" iya pak.. terima kasih "


" saya permisi dulu " beranjak meninggalkan Fira.


sedangkan Fira menatap kepergian pak Dhani dengan bingung dan tak percaya


pak dhani aneh gitu, ko' nggak marah malah baik banget. batin Fira


**Flasback on....


******

__ADS_1


Maafkan Al.. yang lama banget up-nya.. selain mager Al juga agak malas nulisnya soalnya belum banyak respon.. tapi Al berusaha up sebisa mungkin untuk yang pada hargain karya Al dengan tetap like dan komen...makasih ya.. kalo bisa likenya yah guys**..


__ADS_2