
Happy reading...
*****
Tiga hari kemudian...
" kamu beneran nggak papa Fir masuk kerja hari ini? " Abimanyu mengambil duduk di samping Arka
sudah 3 hari kepulangan gadis itu dari rumah sakit tempatnya di rawat, dan hari ini Musfira memutuskan untuk kembali bekerja sebagai sekertaris Arkana.
" iya sayang, kamu nggak usah maksain kalau emang kamu belum kuat " Raniah ikut menimpali.
gadis itu menggeleng pasti " aku nggak apa-apa mi, aku ngerasa tambah sakit kalau harus baring terus, aku udah istirahat 4 hari, jadi aku fikir udah cukup "
" iyo komo nggok perlo korjo dolo kolo belom koat " ucapan Fhatan yang tidak jelas karena mulutnya di penuhi makanan sontak membuat semua orang yang ada di meja makan mengernyit bingung, termasuk Fira.
" loe mah kalau mau ngomong tuh makanan di telan dulu kali, loe nggak jelas banget " Abimanyu menyodorkan segelas air putih di depan Fhatan, segera Fhatan meraihnya dan meminumnya hingga tandas " Maksud aku, ka_ "
" Selamat pagi " omongan Fhatan terpotong karena sapaan seseorang yang tidak asing terdengar memasuki ruang makan,
" Mike!!! " peking riang Raniah
" Selamat pagi Mami " Mike mengambil duduk di samping Abimanyu " kalian semua apa kabar? "
" ya Ampun Mike! kamu kok baru muncul, masih ingat Mami juga kamu " Raniah dengan tampang dibuat marah
Mike terkekeh " i am sory Mam, Mike sibuk banget ngurus perussahaan Dady, jadi yaah gini jadinya Mike jadi jarang banget datang kesini "
" sekalian makan yah Mike,!! " Raniah mengambik satu piring kosong dan memberikannya pada Mike
" Loe ngapain kesini " tanya Arkana sinis menatap Mike dengan tidak suka
" kamu kok ngomongnya gitu sih Nak, Mike itukan anak Mami juga " ucap Raniah yang membuat bola mata Arka memutar
tanpa menjawab, Mike mengerdikkan ke dua bahunya tanda tidak perduli. " bang Mike kok baru nongol sih, udah lama kita nggak ketemu " kali ini Fhatan yang bertanya.
Mike memang dekat dengan keluarga Arkana begitu juga Leo, sejak kecil mereka bertiga sudah bersahabat begitu juga dengan orang tua mereka. Tiga keluarga besar dan kaya raya ini memang sangat dekat, di samping dari urusan bisnis antara orang tua mereka, jadi tidak heran jika Mike memanggil Raniah dan Hamis sebagai Papi dan Mami, dan itu berlaku juga untuk Leo.
Tiga keluarga ini memang terkenal sebagai keluarga konglomerat dan paling berpengaruh di Negara X, jangan tanya siapa peringkat satu, tentu saja keluarga Abraham.
__ADS_1
" Dady sama Momy kamu apa kabar Mike? " Hamis
" baik kok pi, mereka lagi di Negara B, mau buka cabang baru disana " menyendokan makanan kemulutnya
" oh ya... perusaan di bidang apa? "
" Tekstil pi, aku nggak tau akhir-akhir ini Dady seneng banget dengan tekstil, "
Hamis mengangguk mengambil minum di sampingnya " bagus itu, untuk usaha di bidang tekstil cukup menjanjikan, apa lagi jika melihat harga di pasaran yang tidak pernah mengalami penurunan yang cukup signifikan "
" Oh ya Mike, kenalin keluarga baru kita, " Raniah melirik ke Fira " dia Musfira, anggota keluarga baru Abraham " Raniah menyela
Mike memang sedari tadi mencuri pandan ke Fira tanpa gadis itu menyadarinya " aku udah kenal kok mi " jawab Mike santai
" wah.. bagus dong " Raniah tersenyum bahagia
" itu juga Alasan Mike kesini " masih menatap Fira " Mike mau jemput Fira, antarin dia ke kantor kalo_"
" *No! "
" What?! "
Arkana, Abimanyu, dan Fhatan memekik bersamaan tak setuju. sedang Hamis dan Raniah hanya menatap anak mereka secara bergantian dan Fira langsung menghentikan makannya.
" kalian pada kenapa, aku ngajaknya Fira bukan kalian kok panik gitu " Mike terkekeh santai
" dia itu sekertari gue, ngapain juga loe yang mesti ngantarin dia, biasanya juga di berangkat bareng gue " Arkana memberi tatapan tajam pada Mike
" yaaa nggak papa dong, gue kan pengen lebih deket sama anggota baru keluarga Abraham salahnya dimana coba " melihat ke Fira " Firanya aja nggak masalah, iya kan Fir?"
" ya? "
Raniah mulai mengerti maksud Mike " jadi maksud kamu datang kesini karena Fira, Mami udah mikir kamu kangen sama Mami " memasang wajah cemberut yang terkesan dibuat-buat
Mike tersenyum kecil " itu di daftar kedua mi.. "
Raniah sedikit berfikir " Yaudah.. kamu boleh ngantar Fira, tapi kamu harus mastiin keamanan dia "Raniah memberi syarat
" Mami..!!! " pekik Fhatan tidak suka
__ADS_1
" nggak usah mi, biasanya juga aku bareng fira berangkatnya " Arka
" kan biasanya sayang, nggak papakan kalo sekali-kali Fira diantar Mike, " melihat ke Fira " lagian benner kata Mike, Firanya aja nggak keberatan. iyakan sayang? "
Fira menelan salivanya, melihat tatapan tajam dari ketiga saudara angkatnya itu membuatnya bingung harus menjawab apa, ia tau jawaban Tidak yang mereka ingin dengar dari mulutnya, tapi melihat raut wajah Raniah membuatnya tidak punya pilihan lain selain mengangguk.
" naahh kan, Mami udah tau itu " pekik Raniah senang " Mike, kamu boleh antarin Fira tapi ingat pesan mami tadi " mengerlipkan sebelah matanya
" Siap Mi " Mike tersenyum kemenangan
Arkana mulai tidak suka dengan situasi ini, dia beranjak dari kursinya dan keluar secepatnya tanpa sepatah katapun, begitu juga Fhatan dan juga Abimanyu,
tapi sebelum Abimanyu benar-benar pergi, lelaki itu menepuk punda Mike dan membisik " awas aja kalau loe macam-macam sama, dia, karena loe berhadapan sama gue "
Mike hanya tersenyum kecut dan tak menanggapi ancaman Abimanyu.
wait! ancaman? why? apa Abimanyu juga menyukai Fira,?? , Fikir Mike
" kamu berangkat saja sekarang Nak, bos kamu juga udah berangkat " Dan Musfira sekali lagi hanya mengangguk " Mike kamu antarin Fira sampe selamat, Mami titip Fira, ini pertama kalinya dia pergi dengan orang lain selama disini "
" Mami tenang aja, diakan anak mami pasti aku jagain " Mike meraih tangan Fira dan menggenggamnya, Raniah dan Hamis yang melihatnya hanya mengerjap keheranan, sedangkan gadis itu tertegun dengan tindakan Mike.
" aku berangkat yah Mi pi.. " Raniah dan Hamis mengangguk tersenyum.
Mike menarik Fira dengan lembut, Musfira yang masih terlihat canggung hanya mengikuti langka Mike, ia menggiring gadis ini naik keatas mobilnya dan berniat memasangkan seatbelt untuk Fira,
" nggak perlu kak. aku bisa sendiri " Fira menolak halus lalu meraih seatbelt dan memasangnya sendiri.
Mike mengangguk dan tersenyum manis pada gadis yang dia sukai di depannya ini.
sabar Mike, ini baru awal, loe emang harus berusaha sedikit keras untuk satu wanita ini, dia yang terbaik buat loe!!!. Mike membatin
****
**Hai..hai.. hai... iyah iyah.. maaf kalo jarang up! berhubung kuota habis dan kesibukan yang menggunung. kita sama-sama punya kesibukan di dunia nyata, tapi author janji ceritanya nggak akan ngegantung! author akan menyelesaikannya sampai tamat, yang penting kalian sabar yak 😘
Tinggalkan jejak kalian ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜**
****
__ADS_1