Tiga Cinta Di Hidupku

Tiga Cinta Di Hidupku
* Kamu suka sama Fhatan???


__ADS_3

" ya elah.. loe nyumpahinnya gitu amat sih Mike, loe yang jatuh cinta kok kita yang kena imbasnya.. aneh loe!!! " Leo


" gue nggak jatuh cinta!!!! " pekik Mike


" trus ini apa namanya kalau bukan jatuh cinta? " Arkana


" Kesambet setan penasaran. hahahah " Leo menimpali, dan mendapat lemparan bantal sofa dari Mike.


" Sialan loe pada.. cih, dosa apa gue punya sahabat macam loe berdua. bukannya prihatin sama sahabatnya, malah di olokin, "


" kita minta maaf.. lagian bukan salah kita kali Mike ngerespon loe kaya gini, sumpah yah Mike sedari kecil gue jadi sahabat loe, ini pertama kalinya gue liat loe frustasi kaya gini, dan yang paling bikin gue keheranan, ini semua karena cewe yang baru dua kali loe temuin " gelak tawa itu kembali trdengar dari mulut Arkana.


" Loe berdua nggak liat dia sih.. gue yah udah bertahun-tahun berurusan sama cewe, dan udah berapa cewe yang udah gue bawa ke atas ranjang, tapi ini untuk pertama kalinya gue pengen kenal sama cewe tapi bukan untuk berakhir di ranjang doang, semacam ingin memiliki " Mike mulai mendramatisir


" sory yah Mike, gue bukan pedofil yang doyan sama bocah, tapi Sexi nggak? kalau iya boleh deh di bawa keranjang gue " Leo dengan tingkah nyelenehnya.


namun bukan lagi bantal sofa yang di hadiahi Mike untuk ucapan nyeleneh Leo yang satu ini, tetapi tatapan tajam seolah ingin menghabisi seseorang saat ini. Leo menyadari itu, dia langsung mengambil jurus yang paling ampuh saat ini..


" Lariiiiiiii " teriak Leo dan langsung berlari keluar dari ruang VVIP itu


" ******* loe monyet.. sini nggak loe!! sialan loe.. LEO.. LEO... sini loe bangsaatt" pekik Mike tanpa mengalihkan pandangannya dari Leo yang telah hilang di balik pintu..


" udah lah Mike, kaya loe nggak tau Leo aja!! " Arkana


" eh.. bentar deh Arka, gue jadi ingat, waktu itu gue antarin tuh cewe ke kawasan Rumah loe, gue sempat mikir, kok bisa yah seorang pelayan restoran bisa tinggal di kawasan loe, tapi dia bilang kalo dia juga jadi pembokat kalo malam. gue minta tolong deh sama loe "


" Apaan.. jangan aneh-aneh loe yah " Arkana mulai menatap malas, ia tau kali ini dia akan direpotkan oleh sahabatnya itu.


" loe bantu gue cari tau, di sekitar situ ada nggak pembokat yang masih mudah trus cantik, itu kan bukan hal susah kalau buat loe.. soalnya kalau gue yang turun tangan langsung kayanya nggak mungkin deh, loe tau sendiri kan kawasan loe itu kawasan yang susah banget si sentuh kecuali orang dalamnya langsung. "


See.. apa gue bilang?!! ngerepotin gue kan loe.. batin Arkana


menghela nafas " kalau bukan karena loe sahabat gue, sumpah yah Mike ogah tuju turunan gue bantuin loe "


" So?? "


" iya.. gue bantuin " dengan nada terpaksa


" Loe emang yang terbaik bray... " beranjak memeluk Arkana


Arkana hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah sahabatnya itu.

__ADS_1


apa jatuh cinta bisa sampai sebodoh ini.. batin Arkana.


******


Karena malan telah larut, dan jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, Cantika memutuskan untuk menginap di kediaman Abraham.


cantika yang baru saja keluar dari kamar Fhatan dan ingin menuju kamar tamu, namun sengaja melihat Raniah keluar dari kamar yang ia ketahui adalah kamar Fira.


" Mami.. " panggil cantika


Raniah menoleh ke Cantika yang tengah melihatnya. " iya sayang "


" boleh cantika ngomong sesuatu ? "


Raniah tersenyum " boleh, mau ngomong apa sayang? "


" kita ke taman belakang ya mih " Cantika meraih lengan Raniah dan menuntunnya.


Raniah mengangguk sambil tetap tersenyum.


setelah sampai di taman belakang rumah. Cantika menuntun Raniah menuju salah satu kursi taman.


" mih.. maaf kalau Cantika lancang, cantika cuma penasaran, siapa sebenarnya gadis itu, ehh maksud cantika, Fira? "


Cantika mengangguk. dengan menghela nafas, Mami raniah mulai menceritakan semuanya, tentang bagaimana mereka bisa bertemu Fira, bagaimana pertemuan ketiga putranya dengan Fira, termasuk kisah hidup Fira yang selama 20 tahun harus hidup di panti asuhan karena keluarganya sendiri tak menginginkan kehadirannya.


Cantika yang memang pada dasarnya baik hati meskipun sedikit judes. tak menyadari mulai menitihkan air matanya, mulai merasa simpati dengan gadis yang bernama Fira itu.


" ya ampun mih.. malang banget nasibnya dia. Cantika jadi kasian mih sama Fira,"


" iya sayang, Mami awalnya ingin mengadopsi dia untuk mengurangi sedikit rasa rindu Mami dengan Arlita, matanya mirip sekali dengan Arlita, putri kecil Mami. tapi lambat laun Mami mulai menyayangi Fira seperti anak mami sendiri, Mami melihat sosok Arlita dalam diri Fira, berharap dia bisa menggantikan Arlita, tapi lambat laun perasaan itu mulai berganti dengan perasaan menyayangi dia karena memang dia adalah Fira bukan Arlita.. " Cairan kristal bening juga berhasil mengalir di pipih wanita paru bayah itu.


Cantika juga mengenal baik Arlita, sebelum gadis kecil itu harus kembali kepangkuan Tuhan, karena dia, Fhatan, dan juga Arlita adalah sahabat sedari kecil..


******


Tok. tok. tok....


ketukan pintu mengalihkan perhatian Musfira yang sedang duduk di depan cermin menghias dirinya untuk bekerja hari ini.


Fira beranjak dan meraih knop pintu, pandangannya langsung terpatri pada gadis cantik yang berdiri di balik pintu kamarnya.

__ADS_1


" Hai.. " sapa cantika


" em.. eh.. Hai " Fira sedikit gugup, karena ini kali pertamanya ia berbicara dengan cantika.


" boleh aku masuk? "


" yah?? boleh kok... " sedikit terkejut dengan pertanyaan Cantika. pasalnya untuk apa gadis itu datang menemuinya.


Cantika melangkah masuk ke dalam kamar Fira, mengedarkan pandangannya di kamar gadis cantik itu.



" kamar kamu gede juga, bersih banget lagi " Cantika memilih duduk di bibir Ranjang.


Musfira hanya membalas ucapan Cantika dengan senyum tulusnya yang khas.


" boleh aku nanya sesuatu sama kamu? " sekarang matanya fokus ke arah Fira


Fira mengangguk " kamu mau nanya apa?? "


" tentang Fhatan!!! " Cantika tak berbasa-basi


Mengernyitkan kening " Fhatan? "


" Mmmmm,,, kamu suka sama Fhatan?? " meskipun dengan Ragu, pertanyaan itupun keluar dari mulut Cantika.


Musfira tertegun, mengerjap matanya beberapa kali, tak menduga pertanyaan itu yang akan di lontarkan oleh gadis cantik di hadapannya. " maksud kamu?? "


Fira sebenarnya mengerti maksud dari pertanyaan cantika. namun masalahnya disini, kenapa gadis itu harus menanyakan sesuatu yang tidak pernah terfikirkan sedikitpun di benaknya.


" kamu cukup jawab aja!! karena aku yakin kamu paham. jawaban kamu yang akan menetukan sikapku selanjutnya sama kamu kaya gimana.. "


Fira semakin menatap Cantika dengan bingung " aku ngerti pertanyaan kamu, tapi..tapi.. tanpa aku jawabpun kamu pasti tau itu tidak mungkin, karena aku sekarang dengan Fhatan adalah saudara. meskipun hanya saudara angkat, perasaanku hanya sebagai adik..tidak lebih!!! " jelas Fira.


Terlihat jelas raut wajah Cantika berubah derastis. raut wajah yang bersahabat " aku tau kamu gadis yang baik " tersenyun tulus


" kamu juga. " Fira


" Well.. sekarang kita teman?? " cantika mengulurkan tangannya


Fira mengangguk sambil tersenyun " kenapa tidak "

__ADS_1


*****


yeayyy... Fira dapat teman baru, cantika!! awalnya Al pengen buat cantika jadi wanita yang antagonis, tapi setelah di fikir-fikir ada satu nama yang Al fikir. paling ngena dengan peran antagonis itu.. tebak ayo?? siapa coba???


__ADS_2