Tiga Cinta Di Hidupku

Tiga Cinta Di Hidupku
*Terimakasih Bunda


__ADS_3

 


Mentari pagi ini mulai menampakkam sinarnya yang cerah, seolah ia memberitahukan bahwa hari ini adalah hari yang baik untuk memulai harimu, pantulan Sinarnya berhasil menyusup masuk menembus kaca jendela seorang gadis yang masih setia dibuai mimpi dalam tidurnya. Selimut berwarna hijau pastel itu masih enggan untuk terlepas dari tubuh gadis berambut coklat panjang itu... hingga suara seorang wanita paruh baya berhasil menembus indra pendengarannya..


 


"Musfira!!! bangun sayang ini sudah jam berapa? " yaaa itu suara Bunda anisa ibu panti


"Hoaaaaammmmm" suara pertama yang terdengar dari bibir kecil fira, ketika ia dipaksa untuk bangun dri tempat tidurnya, "rupanya sudah siang!!! " beranjak berjalan menuju kamar mandi kecil yang berada dibagian belakang panti asuhan, membasuh wajahnya sekedar itu menghilangkan rasa kantuk yg masih ia rasakan.


kembali menyeret langkahnya menuju dapur dimana bunda anisa berada, terlihat sedang berkutat dengan spatulanya.


" Selamat pagi bunda " fira langsung berdiri disamping bunda anisa


"Huuuummmmm.. harum sekali, bunda masak apa? " sambil menajamkan indra penciumannya akan wanginya masakan bunda anisa.


"kamu ini,.. sudah jam sepuluh sayang bukan pagi lagi " bunda merasa ini bukan lagi saatnya untuk ucapan 'selamat pagi' "sudah sanah.. panggil adik-adik kamu untuk makan,bukannya hari ini hari pertama kamu masuk kerja?"


"iya bun, tapi fira ambilnya sif siang dari jam 12 siang sampai jam 8 malam, yaudah aku manggil yang lain dulu " berlalu menuju taman yang berada di area depan panti asuhan dimana anak-anak panti sedang asik dengan dunia mereka,


"adik-adikku sayang masuk yu' bunda anisa udah masak yang enak " teriak fira yang berhasil membuat anak-anak panti itu mengalihkan perhatian mereka ke arah fira berdiri


"Asiiiiikkkk!!!! " suara kegirangan yang terdengar dari bibir-bibir mungil & membuat tersenyum bahagia.


Bahagia... itu yang fira rasakan saat ini berbagi suka dan duka bersama dengan anak-anak yang mempunyai nasib yang tidak jauh beda dengan dirinya 'tanpa keluarga'


Suara ricuh dimeja makan membuat fira menggelengkan kepala, melihat tingkah anak-anak panti yang selalu membuatnya merasa jengngah sekaligus senang


"Sudah-sudah jangan pada berisik, waktunya makan!!! " suara bunda anisa dari balik pintu dapur menuju meja makan


" fira,kamu juga duduk & makan " lanjut bunda anisa


"Baik bunda " saut fira


selesai dengan makannya Fira berniat membantu merapikan meja makan.


"biarkan bunda yang melanjutkan bersih-bersihnya,sekarang kamu siap-siap untuk berangkat kerja fir "


"iya bunda, apa lagi ini hari pertamaku masuk kerja. takut telat " ujar fira


"yasudah sanah" bunda anisa


"Terimakasi bunda, maaf kalau kita selalu buat bunda kerepotan"

__ADS_1


bunda anisa tersenyum sambil berjalan kearah fira,memeluk fira dengan penuh kasih sayang "kamu & anak-anak yang lain itu anak bunda,mana bisa kamu mengatakan kalian merepotkan, bunda sayang kalian !!! "


Tersenyum manis " Terima kasih bunda "


dan mereka berdua saling melebur dalam pelukan...


*****************************


Rumah keluarga Abraham


Terlihat seorang wanita yang sedang sibuk di dapur rumahnya yang cukup mewah ditemani oleh beberapa pelaya. wanita yang biasa membantunya,yaaaa dia adalah Rania Abraham istri dari Hamis fatih Abraham wanita paruh baya yang meskipun diusianya yang sudah tidak muda lagi tapi masih terlihat aura kecantikan dalam dirinya itu,Nyonya dari keluarga Abraham & ibu dari tiga anak hasil pernikahannya dengan Hamis


" Nyonya istirahat saja,biar kami yang melanjutkan " ucap salah satu pelayannya,


Wanita itu tidak tega melihat Nyonya dirumah ini sibuk dengan dapur untuk menyiapkan sendiri makanan untuk suami & juga putranya, Rania selalu menyempatkan diri untuk melayani mereka meskipun hanya dengan memasak masakan kesukaan mereka ,karna dengan begitu dia selalu merasa bahwa dia masih menjalankan statusnya sebagai seorang istri dan juga sebagai ibu.


" sudah tidak apa-apa bi', saya cukup senang melakukan ini apalagi setelah sepekan ini suami & anak-anak saya sibuk dengan pekerjaan mereka. jadi kami tidak punya waktu untuk sekedar makan siang bersama " ucap rania dengan lembut.


Hari ini setelah sepekan lamanya, mereka akhirnya punya kesempatan untuk makan siang bersama,bagaimana tidak Suaminya yang seorang CEO dari perusahaan besar Abraham group,perusahan yang paling besar & berpengaruh dikota X, perusahan yang mempunyai banyak anak cabang dalam & juga luar negeri membuat Abraham group masuk dalam salah satu daftar perusahaan yang berpengaruh didunia dalam bidang ekonomi


senyum itu seakan enggan untuk hilang dibibir seorang Rania abraham, melihat suami & ketiga anaknya telah berkumpul dalam satu meja makan


"arkana, bagaimana kerja sama kita dengan Jaya group? papi harap kamu tidak mengecewakan papi" ucap papi hamis ke putra pertamanya itu dengan penuh penekanan


arkana tidak langsung menjawab pertanyaan papi hamis karna masih disibukkan dengan mengunyah makanan yang telah masuk kedalam mulutnya,sambil meletakan sendok & garpu yang ia gunakan,dia beralih mengambil gelas yang berisikan air untuk arkana minum


papi hamis diam & dengan seksama mendengarkan setiap perkataan anak sulungnya itu


"karna data yang sudah aku tawarkan kepada jaya group adalah data yang paling realistis, kita hanya cukup menunggu kabar dari mereka " ucap arkana dengan yakin


tanpa berniat untuk melanjutkan perbincangannya dengan arkana & hanya menganggukan kepalanya,pandangan papa hamis beralih ke putra keduanya


"Abimanyu, bagaimana dengan kuliah kamu papi berharap kamu segera menyelesaikannya karna kamu akan memimpin cabang-cabang perusahaan kita"


"lancar kok pi, tinggal nyusun skripsinya aja " jawab abimanyu yg terdengar santai


tidak ada lagi percakapan setelah itu, mereka kembali fokus dengan makanan mereka..hingga suara anak bungsu abraham memecah keheningan


"papi nggak nanya tentang aku? " ucap fatan sambil memanyunkan bibirnya yang membuat arkana & abimanyu tertawa singkat sambil menggelengkan kepala


alis papi hamid terangkat sebelah,lalu tertawa dengan lirih "kenapa papi harus bertanya tentang kamu,?? kamu masuk kejurusan yang nggak papi ngerti,memangnya papi harus tanya apa? " jawab papa hamis


"yaah kan se enggaknya papi tanya gmn kerjaan aku!! gini-gini aku punya kerjaan pi " ada sedikit guratan kekecewaan di wajah fatan karna merasa tidak dianggap sibuk

__ADS_1


"emang kamu punya kerjaan? Oh jadi Selebriti maksud kamu? papi nggak ngerti soal begituan"jawab papa hamis dengan santai sambil melanjutkan makannya


"iyalah pi, itukan juga kerjaan!! papi nggak taukan gimana terkenalnya anak papi yang satu ini" ucap fatan menyombongkan diri "dikejar-kejar cewe cantik pula" sambil membusungkan dada


"iya dikejar cewe jadi-jadian maksudnya" sarkas arkana yang mengundang tawa setiap orang yang ada dimeja makan itu


"sialan lo!!! " umpat fatan


melihat tingkah anak-anaknya mami rania hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, dimeja makan itu terlihat jelas keluarga yang harmonis


*********************************


Restoran


"Musfira!!! " panggil pak dani, meneger restoran tempat fira bekerja saat ini


fira berjalan menuju pak dani "iya ada apa pak? "


"ini hari pertama kamu kerja, saya harap kamu tidak melakukan kesalahan, karna saya paling tidak suka dengan pegawai yang tidaj kompeten apalagi ceroboh,apa kamu mengerti..!!!!! " ucap pak dani dengan penuh penekanan


"saya mengerti pak, saya akan berusaha melakukan yang terbaik, mohon bimbingannya" ucap fira sambil membungkukan badan,


"Yasudah.. kamu lanjut kerja!!! " sambil berlalu meninggalkan fira yang masih berdiri ditempatnya,


hingga sentuhan tangan dipundak fira membuatnya sedikit kaget


"pak dani kenapa? ngomong apa dia? "


yah dia Nana karyawan yang sudah setahun ini bekerja direstoran itu.


"akhirnya ada juga yang mau ngomong sama aku selain pak dani . Fira


bukan tanpa alasan sejak dijam pertama dia mulai bekerja tidak ada satupun karyawan lain yang coba menyapanya ntah karena apa.


Merasa pertanyaannya tidak mendapat jawaban Nana mencoba kembali bertanya " hallow... pak dani kenapa? dia ngomong apa sama loe ? "


" ohh.. ehh nggak papa kok, aku cuma disuruh untuk nggak teledor apa lagi aku pegawai baru" ucap fira kikuk


" apapun yang dibilang pak dani jangan lo masukin dihati yah!!! pak dani emang keras orangnya tapi sebenarnya baikko'.. " ucap Nana yang seolah memberikan sedikit ruang untuk fira agar dia seharusnya betah untuk bekerja direstoran ini


Fira mengangkat ke dua sudut bibirnya, tersenyum " aku ngerti kok.. "


" kenalin nama gue Nana, dan loe ?? " Nana mengulurkan tangannya sebagai tanda ia ingin berkenalan dengan fira

__ADS_1


membalas uluran tangan nana " aku Fira.."


percakapan kedua gadis yang baru berkenalan itupun terus berlanjut sembari mengerjakan apa yang harus mereka kerjakan...


__ADS_2