Tiga Cinta Di Hidupku

Tiga Cinta Di Hidupku
* Arka??


__ADS_3

happy reading...


***


sedang di lain tempat, Musfira berkali-kali merubah posisi tidurnya. ingatan tentang perlakuan Arkana siang tadi memenuhi isi otaknya, senyum manis tak henti-hentinya ia torehkan di wajah polosnya.


apa sekarang, aku anggap perasaan aku nggak bertepuk sebelah tangan? meskipun kak Arka nggak bilang dia cinta sama aku, tapi setidaknya tadi dia bilang suka sama aku, dan dia juga......


gadis itu menyentuh bibir lembutnya, mengingat setiap sentuhan dan ciuman yang di berikan Arka siang tadi hingga membuat semburat merah di pipi gadis itu. detak jam berdenting ke arah angka 11 malam, ia memejamkan matanya tak butuh lama karena gadis itu sudah dibuai oleh mimpinya.


****


Sang Fajar menyapa pagi, menyesapkan berbagai rasa yang ada, teriknya mampu menembus rongga kamar gadis yang masih terlelap dalam tidurnya itu,


" Selamat pagi anak Mami "


pelan tapi pasti, Fira mengerjab beberapa kali mencoba menormalkan matanya dari sinar matahari yang mencoba menyentuh kornea matanya. samar-samar ia mendengar sapaan selamat pagi dari orang yang sangat ia sayangi.


" Mami " Fira membuka matanya normal.


Raniah mengucap puncak kepala Fira, " bangun sayang, ini sudah jam berapa? "


" ada apa mi? tumben ke kamar Fira pagi-pagi " gadis itu menyibak selimut yang membungkus tubuhnya dan duduk di sebelah Raniah


Raniah menggeleng lalu memberikan senyum sayangnya, " memang ada masalah kalau Mami membangunkan anak Mami, kalau iya letak kesalahannya dimana? "


Fira terkekeh pelan " bukan gitu mi, tumben aja "


Raniah menata rambut gadis itu yang sedikit kusut " Mami hanya merindukanmu itu saja, lagian akhir-akhir ini kamu terlalu sibuk dan tidak waktu untuk Mami "


ada rasa bersalah dalam hati Fira mendengar keluh kesah ibu angkatnya, ia akui selama gadis itu bekerja dikantor ia jarang sekali mengobrol dengan Raniah dan ia tahu itu tidak baik.


" Maafin Fira mi, aku emang salah karena terlalu sibuk dikantor, jadi jarang kaya gini sama mami, " Fira menggenggam tangan Raniah dengan lembut.


Raniah memeluk gadis cantik itu, tanpa sengaja air matanya lolos begitu saja, mengingat apa yang ia lihat semalam.

__ADS_1


apa aku salah membawa kamu kemari sayang?!


Fira tak menyadari bahwa wanita yang kini memeluknya ini telah mengeluarkan butiran kristal di matanya, tanpa paksaan mengalir begitu saja di pipi wanita paruh baya itu.


Flashback on....


" loe yakin bang bakalan pergi, ini seminggu lagi loh bang?! " Fhatan duduk di sofa dalam kamar Abimanyu


Abimanyu menghela nafasnya berat " mau gimana lagi tan, ini yang terbaik sampai sekarang gue nggak berani nunjukin wajah gue di depan Fira, "


" ngak difikirin dulu baik-baik, "


" ini udah yang terbaik, " jawab Abimanyu pasrah " gimana sama loe ?"


" ngak gimana-gimana, gue belum jujur sama Fira. gue takut! " Fhatan menopang wajahnya dengan satu tangannya


" takut di tolak? " sarkas Abimanyu


" salah satunya. takut kaya loe juga jangan sampe setelah jujur gue malah makin jauh sama dia, dan yang paling gue takutin gue ngak bisa melindungi dia lagi, kaya loe gini " menghela nafas panjang " loe beneran suka sama Fira yah bang?? "


Abimanyu memutar bola matanya malas " pertanyaan loe gaje banget, gue udah nembak dia tapi loe baru nanya sekarang? "


" cih,, kalau gue nanya balik emang loe bisa jawab, lagian maksud loe nanya gitu apaan coba! "


" heran aja sih, cowo kaya loe gue fikir nggak bisa jatuh cinta, dan gue juga bisa jawab kok, gue suka sama kepolosan dia, cantik sih pasti dan warna matanya, haaaaaaahhhhh " Fhatan lagi-lagi menghela nafas frustasi " Fira suka sama siapa sih!!!!?? "


Abimanyu terkekeh melihat tingkah adiknya itu, kerutan frustasi tercetak jelas di wajah tampannya " kenapa nggak tanya langsung!? "


" iya juga sih?! " Fhatan seolah berfikir


" ck.. loe yakin sanggup dengarnya kalau dia ngakuin dia suka sama siapa? "


" Nggak " Fhatan kembali lesu


" dasar! "

__ADS_1


perbincangan itu terus berlanjut, tanpa mereka sadari bahwa ada sepasang telinga mendengar percakapan itu. Raniah menutup mulutnya, pandangannya kosong tak percaya.


anak-anakku, menyukai Fira,? dan alasan Abimanyu pergi karena Fira? oh Tuhan apa ini? !!!


Flasback off.....


" Loh kok mami nangis?? "


" Nggak kok sayang, Mami cuma keinget sesuatu " Sambil menyeka air matanya " yaudah kamu mandi trus kita sarapan bareng " mengusap lembut kepala Fira dan segera beranjak.


beberapa saat kemudian...


" selamat pagi " Fira melangkah kearah meja makan yang sudah di isi Hamis, raniah, Abimanyu, dan juga Fhatan. Arka???


" Selamat pagi anak Mami, " Musfira mengambil duduk di sebelah Fhatan seperti biasa.


Fira mengedarkan pandangannya, mencari satu orang yang tidak ia lihat pagi ini di meja makan. Tumben ?? " Mami, kak Arka kemana? "


" Oh itu, Arka udah berangkat sayang katanya ada urusan mendadak " Raniah menyendokkan makanan kemulutnya


" Fir, biar gue yang antar yah? " tawar Fhatan


" nggak usah Fhatan, biar Abimanyu yang antar! " Putus Raniah, sekilas ia melirik ke Abimanyu. ia berfikir harus memperbaiki hubungan antara anak angkat dan juga anak kandungnya itu.


" aku mi? " tanya Abimanyu


" iya sayang, nggak papakan?? "


sekilas melirik ke Fira yang sudah tampak salah tingkah " yaudah, biar gue yang antarin loe Fir, " Abimanyu pasrah


" makasih kak "


kak Arka kok ninggalin aku yah?? nggak biasanya?.


****

__ADS_1


Hehe.. mau ngomong apa yah! merasa bersalah banget ini, lama nggak up!!! disamping anak juga sakit kan yah, terus keadaan juga kaya gini, Pokoknya tenang aja pembaca setiaku, selambat-lambatnya aku UP, insyaAllah cerita ini bakal tetap aku tamatin, sebisa mungkin!! itu janji aku 😊


Tinggalkan jejak kalian 😭😭


__ADS_2