Tiga Cinta Di Hidupku

Tiga Cinta Di Hidupku
* Maaf


__ADS_3

" kalian bardua dari mana?? " hardik Raniah sambil berjalan ke depan pintu utama di ikutin oleh Hamis Arkana dan juga Abimanyu setelah melihat Fhatan dan Fira turun dari mobil


Fira tertunduk, untuk pertama kalinya dia melihat Raniah sang ibu angkat menghardiknya dengan keras. sedangkan Fhatan menampakkan rasa bersalahnya " Maaf mi.. kami ke asikan belanja jadi lupa waktu dan aku memutuskan untuk makan malam di restoran dekat butik, "


" dengan tidak menelfon mami?? " tanya Raniah dengan mengangkat satu alisnya


Oh.. shit!!! " aku takut kalau nanti Mami marah jadi__"


" jadi kau Fikir sekarang Mami tidak akan marah Fhatan,?? kau Fikir setelah membawa adikmu selama 4 jam tanpa kabar, dan Mami tidak akan marah?? " Raniah menaikkan volume suaranya satu oktav


" i am so sory Mam, Fhatan tau kalau Fhatan salah dan__" fhatan dengan wajah memelasnya


" Musfira, kamu masuk ke kamar " sarkas Raniah


tanpa Fikir panjang, fira langsung beranjak dari tempatnya. meninggalkan situasi yang tegang. tak habis Fikir, meraka berdua hanya datang terlambat dan sekarang pulang dengan selamat, lalu apa masalahnya. fikir Fira.


namun Fira tidak menyadari ketakutan Mami raniah tentang tragedi 10 tahun yang lalu yang mungkin bisa terulang kembali, kehilangan gadis kesayangannya. meskipun Fira bukan anak kandungnya tapi Raniah sudah menganggap Fira lebih dari itu.


" Oke..Mami akan memaafkan kesalahan kamu malam ini, tapi ingat ini yang terkahir!!! " penekanan Raniah dengan sangat jelas.


tak mampu membantah dan memang tidak ada yang perlu di bantah, Fhatan menganggukan kepalanya.


*****


" So??? "


" What?? "


" loe mau jelasin sesuatu?? "


Abimanyu mulai dengan tingkat keponya, perasaan tidak rela itu membuatnya menghampiri Fhatan di dalam kamarnya setelah Mami raniah menyuruhnya masuk ke dalam kamar. tidak rela bahwa Fhatan satu langkah di depannya, jangan lupa jika ini tentang Fira


" gue nggak di posisi harus ngejelasin apapun sama loe bang " jawab Fhatan malas

__ADS_1


" apa yang loe lakuin diluar sana berdua dengan Fira 4 jam Fhatan " Abimanyu bertanya tanpa basa basi


Ting!!! Fikiran tentang mengerjai Abimanyu terlintas di otaknya. " loe fikir apa yang di lakukan seorang laki-laki dan perempuan di luar sana tanpa pengawalan apapun selama 4 jam, " menyeringai licik " you know lah bang!!! "


Abimanyu terlihat mengepalkan tangannya, mendekati Fhatan yang sedang duduk tenang di atas Ranjang king sizenya sambil melipat kedua lengannya di dada. " Nggak mungkin loe lakuin itu? "


" So, emang loe fikir gue bakal menyia-nyiakan kesempan itu. Come on dude. loe juga normal kan, dan loe tau jawabannya. trus salah gue dimana? bukannya loe sendri yang udah menjudge kalau gue sering tidur sama banyak wanita "


Amarah semakin memuncak tergambar jelas di wajah Abimanyu, dengan kepalan tangan yang masih menegang, Abimanyu dengan tangan kirinya meraih kerah baju Fhatan, mencengkram dengan erat dan satu kepalan tangan kanannya, seperti sedang mengambil ancang-ancang untuk menghadiahi bogem mentah di pipih Fhatan.


" Wohoo... what is this ?? loe mau mukul gue? " Fhatan dengan tampang mengejeknya " kemarin loe mendeklarasikan tentang perasaan cinta loe sama Fira di hadapan gue, dan sekarang loe mau mukul gue karena kata-kata intimidasi gue? "


Abimanyu melonggarkan cengkramannya di kerah baju Fhatan, seakan tersadar dengan kebodohannya. " Loe_ "


sedikit dengan tawanya " loe bilang loe cinta sama Fira dan apa ini? loe mikir kalau Fira sama dengan wanita-wanita lainnya yang akan dengan gampang di bawah ke atas ranjang untuk bergulat?? " mengangkat ke dua alisnya " secara tidak langsung loe udah ngerendahin Fira "


mulai melepaskan cengkramannya " Nggak.. nggak.. ini salah loe, loe yang udah mempermainkan emosi gue!! " hardik Abimanyu


menggelengkan kepala " bukan gue yang mainin emosi loe, tapi isi kepala loe sendiri yang udah mainin loe!!! " skak!!! benar sekali, selama ia menunggu kedatangan Fira dan Fhatan tadi, Abimanyu di selimuti dengan pemikiran-pemikiran negatif tentang apa yang bisa mereka lakukan di luar sana selama 4jam, termasuk tentang Ranjang.


" STOP it..!!! " pekik Abimanyu


" dan satu hal lagi, gue emang anak bungsu tapi untuk yang satu ini gue nggak akan bersikap sebagai anak-anak, GUE MENCINTAI FIRA, gue nggak ada niat setitikpun untuk merendahkan dia sseperti apa yang loe lakuin sekarang "


ntah mengapa perdebatan yang awalnya hanya untuk menyulut emosi Abimanyu dan mengerjainya jadi merambah kemana-mana. ada perasaan dimana fhatan harus mempertahankan gadis yang sangat di cintainya itu termasuk dari kakaknya sendiri.


dengan perasaan bersalah di barengi Emosi, Abimanyi keluar dari kamar Fhatan, membanting pintu dengan keras. beruntung kamar Fhatan berada paling ujung jadi tidak menimbulkan suara yang mampu menarik perhatian orang di rumah itu.


Abimanyu melangkah melewati satu demi satu ruangan yang ada di lantai dua, menuju kamarnya?? Tidak!!! karena dia melewati kamarnya begitu saja yang tidak jauh dari kamar Fhatan.


dia berdiri di depan pintu kamar Fira.menghela nafas sejenak, dan mengetuk pintu dengan perlahan. Fira yang tengah bersiap-siap untuk membaringkan tubuhnya, memaksanya harus mengalihkan perhatiannya ke arah pintu kamar yang di ketuk.


melirik jam yang menempel sempurna di dinding kamarnya, menunjukkan pukul 10 malam, " siapa yang mengetuk, ini sudah tengah malam.? " ingin mengabaikan saja, tapi Ketukan itu kembali terdengar.

__ADS_1


dengan langkah berat, Fira turun dari ranjangnya, membuka pintu dengan pelan. matanya sempat terpaku sejenak melihat siapa yang ada di balik pintu.


" kak Abimanyu?? "


Abimanyu tanpa sekatahpun mendorong Fira masuk ke dalam kamar, menutup pintu tanpa mengalihkan pandangannya. dengan lancang merengkuh Fira dengan kedua lengannya. mambawanya masuk dalam dekapannya.


Fira sontak saja membelalakkan matanya, merasa heran dengan perlakuan kakak angkatnya itu, " K... kak!!! "


" sstth... sebentar aja Fir, biarin gue kaya gini sebenatar aja!! " Abimanyu berucap dengan nada getir


merasa tidak enak hati untuk menolaknya. Fira membiarkan Abimanyu memeluknya. " Maaf " ujar Abimanyu pelan


" Ha? "


" Maaf "


mengernyitkan keningnya " untuk "


" Maafin gue Fir, " pelukan itu semakin erat, hingga membuat Fira sedikit sesak


Fira memukul punggung Abimanyu untuk menyadarkan lelaki itu bahwa iya sedang ke susahan untuk bernafas. Abimanyu menyadari itu, dengan cepat dia melepaskan pelukannya.


Abimanyu terus menatap Fira dengan intens, bayangan tentang perkataan Fhatan membuatnya merasa sangat bersalah pada wanita yang ia cintai itu.


" kakak kenapa dan minta maaf?? minta maaf untuk apa? " tanya Fira penasaran


" tidak.. tidak apa-apa, sekarang loe istirahat, gue.. gue cuman minta maaf karena udah ganggu tidur loe," Abimanyu berbalik dan melangkah ke arah pintu, sebelum benar-benar pergi, Abimanyu kembali melihat ke arah Fira dengan ucapan ' selamat malamnya '


sedang Fira masih mematung di tempatnya. bingung dan tak mengerti dengan sikap abimanyu malam ini.. ada apa dengan kak Abimanyu. batin Fira..


*****


Pasti nungguin Partnya Arkana dan Fira kan?? haha sabar sayangkuh.. Al udah nyiapin berbagai kisah romantis mereka, biarkan part ini antara Fhatan Abimanyu dulu karena part-part selanjutnya, akan di isi dengan Arkana dan Musfira yang sedikit demi sedikit menela'ah perasaan mereka sendiri.. so tetap disini dan yaahhhh jangan lupa like komen dan yang paling penting Votenya 😘😘

__ADS_1


****


__ADS_2