
Happy reading....
*****
Suasana di meja makan cukup hening pagi ini, hanya deru nafas yang terdengar samar di telinga masing-masing. di meja makan itu tidak ada percakapan atau tawa yang keluar dari mulut mereka ber empat,
Arkana, Fhatan, Abimanyu, dan Fira, sedang menikmati makanan mereka dalam diam. satu-satunya yang terdengar di antara mereka hanya suara sendok yang beradu dengan piring, suara Bell pintu berhasil memecah keheningan.
ketika Fira akan beranjak dari tempat duduknya, berniat membuka pintu namun seketika lengannya di cegat oleh tangan lembut Fhatan yang sedang duduk di sampingnya.
" biar Bik Minah aja.."
Fira mengangguk dan menyandarkan bokongnya untuk kembali duduk
" bik... bik Minah!!!! buka pintu ada Tamu " panggil Fhatan kepada pelayannya
" Baik Tuan. " saut bik Minah dari dalam dapur
bik Minah pun melangkahkan kakinya ke pintu utama untuk membuka pintu yang sedari tadi berbunyi oleh bell
ceklek...
terlihat seorang gadis dari arah belakang dengan pakaian minimnya, mungkin hampir seumuran dengan Fira, dengan dandanan yang terbilang terlalu seksi untuk gadis se usianya
" Maaf Nona, anda mencari siapa?? " tanya bik Minah sembari memperhatikan penampilan gadis itu.
gadis itu membalikkan badannya " Fhatannya ada??? "
bik Minah sempat terkejut dengan siapa gadis yang telah berdiri di depannya.
tanpa memperdulikan bik Minah, gadis itu langsung menerobos masuk ke dalam rumah membuat bik Minah menggelengkan kepalanya.
masih belum berubah kamu Non. bik Minah
gadis itu dengan langkah centilnya terus menyusuri rumah keluarga Abraham seolah sudah sangat hafal dengan seluk beluk rumah itu, mencari seseorang yang sudah sangat ia rindukan.
hingga langkahnya terhenti tepat di depan meja makan. gadis itu menyunggingkan senyumnya
" kak Fhataaaaaaannnnn!!!!! " teriak gadis itu kegirangan
sontak saja semua yang berada di meja makan menoleh dengan cepat ke arah suara gadis yang terdengar cempreng
Fhatan membelalakkan matanya melihat gadis itu dengan ekpresi syok,
sedang Arkana dan Abimanyu hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. seolah sudah hafal dengan tingkah gadis yang ada di depannya saat ini
dan menyisahkan Fira dengan raut wajah tak mengerti
" Cantika?!!!!!!!!! " ucap Fhatan
yah gadis itu adalah Cantika dhameswari, teman Fhatan semasa kecil tapi sudah 2tahun ini mereka berdua tak bertemu karena cantika harus menyelesaikan sekolah permodelannya di luar negeri, mereka sudah berteman sejak sekolah dasar karena ibu dari cantika yaitu Merlinda dhameswari adalah sahabat dari Raniah, saat ini dia adalah salah satu model remaja yang di gandrungi di negeri tersebut
Cantika berlari memeluk Fhatan yang masih tidak percaya atas kehadiran cantika. seolah menolak dengan kehadiran gadis ini.
" kamu ngapain sih pulang ?? " tanya Fhatan dengan ketus
" iihh.. kok ngomongnya gitu sih kak, aku kan kangen sama kaka," lalu menolehkan pandangannya ke arah Arkana dan juga Abimanyu " hayy.. kak Arkana, kak Abimanyu kalian apa kabar??? "
__ADS_1
" Seperti yang kamu lihat cantika " Arkana sambil setengah senyumnya..
" khemm.. khemm.. kayaknya bakal ada yang sial lagi nih hahahah " celetuk abimanyu yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Fhatan
" diam nggak loe!!! " bentak Fhatan. lalu menoleh ke cantika yang sedari tadi bergelayut di lengannya,
" lor ini apa-apaan sih!!! " berusaha melepaskan tangan Cantika dari lengannya
" lepasin nggak!!!"
Arkana dan Abimanyu hanya melihat tingkah cantika dengan kekehan, mereka tau betul bahwa Fhatan sangat tidak menyukai Cantika, yang terus saja mendekatinya tanpa tahu malu
meski Fhatan selalu menolaknya terang-terangan tapi seolah gadis itu tidak perduli dengan penolakan Fhatan, dia malah semakin dan semakin gencar mendekati Fhatan
" kaka yang apa-apaan.. emang nggak kangen gitu sama aku?? "
" NGGAK!!!! "
" iih.. jahat banget!! " cantika mencebik
" emang jahat " jawab Fhatan santai
" Hari ini temanin cantika jalan-jalan yah kak"
" Ogaah.. malas banget, lagian gue mau nganterin Fira kerja " sambil melirik Fira yang sedari tadi hanya diam menikmati makanannya
" Fira?? " cantika menjawab seolah bingung dengan siapa yang di maksud Fhatan.
Cantika langsung beralih menatap gadis yang duduk di sebelah Fhatan yang sejak tadi tidak Cantika sadari keberadaannya
" dia siapa?? " cantika yang pandangannya tidak beralih menatap gadis itu.
" Fhataaaaan!!!!!!! " pekik Arka, menatap tajam Fhatan,seolah menegaskan ketidak sukaannya akan pengakuan Fhatan tentang Fira yang mengatakan Fira adalah adiknya.
bukannya takut atau merasa terintimidasi dengan bentakan Arkana, justru Fhatan terlihat cuek dan tetap melanjutkan makannya
" Adik??? maksudnya adik apaan?? yang aku tau kalian emang punya adik perempuan, tapi kan dia udah_____" tak melanjutkan ucapannya, karena dia tau itu akan sangat tidak baik untuk ke tiga pria ini.
" udah laah, cantika dia emang adik kita!! " ucap Abimanyu
" Apa-apaan sih lu Bim..!!!! " sarkas Arkana lagi kepada adik keduanya ini
sedang Fira seketika tertegun dengan ucapan Abimanyu yang membuatnya menyunggingkan senyumnya, begitupun Fhatan langsung menatap Abimanyu dengan Rona bahagia.
Arkana tidak mampu berkata apa-apa lagi kepada dua adiknya itu, ia tak mungkin marah-marah di depan Cantika, ia tak mungkin mengumbar masalah keluarganya ke orang luar. meskipun Arkana sudah mengenal cantika sedari kecil.. tetap saja Cantika adalah orang luar yang tidak harus tau masalah di keluarganya
Arkana memilih beranjak tanpa mengatakan apapun, dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. tatapan tajam yang ia berikan kepada ke dua adiknya itu sudah cukup mewakili amarahnya saat ini.
tidak jauh berbeda dengan Arkana, Abimanyupun meraih kunci mobilnya dan meninggalkan Fhatan, Fira, dan Cantika di meja makan tanpa sepatah katapun. ia sendiripun bingung dengan dirinya sendiri. mengapa ia bisa mengatakan itu di depan semua orang
Shit!!! **** banget!!! kenapa gue harus ngomong gitu, apa ini tanda kalau gue udah nerima kehadiran Fira di rumah ini.. gumam Abimanyu sambil mengusap wajahnya dengan kasar
Fira mengigit bibir bawahnya merasa bersalah dengan apa yang terjadi di meja makan pagi ini
sedang cantika terus menatap Fira dengan tatapan tidak suka
" Fir.. berangkat sekarang yuk ntar loe telat " Fhatan melirik jam yang melingkar di lengan kirinya,
__ADS_1
" emang hari ini ada syuting lagi jadi harus nganterin aku? " Fira.
" Hari ini gue emang ada syuting tapi ntar setelah jam makan siang, udah deh banyak nanya'.. buruan!!! " menarik lengan Fira, dan tak memperdulikan cantika yang sedari tadi terus menatap mereka.
" Fhatan bentar.. ini sebenarnya ada apaan sih?? " cantika meminta penjelasan
Fhatan menghela nafas " gue nggak punya waktu ngejelasin semuanya, sekarang gue harus nganterin Fira Kerja, takut dia telat "
Fhatanpun berlalu meninggalkan Cantika
" Fhatan... Fhatan... tunggu dulu " cantika berlari mengejar Fhatan dan berusaha menghentikannya, namun seolah tidak perduli, Fhatan semakin mempercepat langkahnya di ikuti Fira menaiki mobil sport merahnya dan langsung melajukan mobilnya meninggalkan cantika yang masih berusaha mengejarnya
Sialan.. siapa tuh cewe berani banget merebut posisi aku!!! awas aja.. arggghh.
Cantika
*******
" kamu kok kaya gitu ke cewe itu? " Fira memulai percakapannya dengan Fhatan di atas mobil
" kaya gimana sih Fir "
" si cantika..Fhatan, kamu kenapa bersikap kaya gitu ke dia "
" emang gue kenapa? gue cuman nggak suka dia deket-deket gue. itu aja!! trus salahnya dimana? "
" kan tinggal kamu bilang, nggak usah bersikap kaya gitu ke dia.. kan kasian dianya "
Fhatan terkekeh mendengar penuturan Fira yang dirasanya gadis ini terlalu polos
" kalau segampang itu Fir, dia nggak akan ngejar-ngejar gue 12 tahun ini "
Fira mengernyitkan keningnya " maksud kamu??? "
" uda'ah males gue bahas dia, panjang mah kalau mau di ceritain " Fhatan berfikir sejenak " eh wait.. are you jealous??? " Fhatan menggoda.
Fira membulatkan matanya, terkejut dengan penuturan Fhatan yang di Fikirnya asal nyeletuk itu " apa cemburu??? No fhatan!! kamu itu kaka aku, bisa-bisanya aku cemburu.. ya Ngga'lah!!!"
Fhatan yang mendengar itu, ntah kenapa raut wajahnya seketika berubah sedih.
" loe benner, loe adik gue mana mungkin lo cemburu.." dengan memaksakan senyumnya
tidak lama kemudian, mereka telah sampai di depan restoran tempat Fira bekerja.
" makasih yah, lagi-lagi aku ngerepotin kamu "
Fhatan masih tak bergeming, pandangannya masih lurus kedepan seolah ada sesuatu yang menggaggu fikirannya dan Fira yang tak mendapat balasan dari Fhatan langsung menutup pintu mobil dengan pelan
Nana berdiri di depan pintu restoran memperhatikan Fira yang baru saja tiba di antar Fhatan, " Haiii Fir.. "
" Eh.. Na'... " berjalan ke arah Nana, sesekali ia menoleh untuk memastikan keberadaan mobil Fhatan yang masih belum beranjak
sedang Fhatan masih dengan lamunannya
kenapa sama gue? kenapa gue harus sedih kaya gini denger Fira nggak cemburu sama sekali, hati gue kek nggak rela dengar dia bilang kalau gue ini cuman kakak buat dia..oh Tuhan.. gue kenapa Arrrrggghhh. Fhatan
****
__ADS_1
Tinggalkan jejak kalian ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜