
" Al kenalkan ini teman bisnis papa," Almira menyalami dua orang yang sudah berumur dan ketika berhadapan dengan satu orang pria dewasa Almira melotot.
" kamu,,, mr. Jack " kedua orang tua Almira pun kaget melihat Almira yang ternyata mengenal Jack. Orang tua Jack melamar Almira ingin mencari kan jodoh untuk anak dudanya itu setahu orang tua Almira. ternyata semua rencana Jack, jika orang tua Jack suruhan Jack untuk melamar Almira. Jack tau orang tua nya lumayan dekat dengan teman bisnis papanya itu.
" jadi kalian sudah mengenal" tanya papa Almira.
" iya om kami pernah bertemu " ucap Jack.
" Alhamdulillah jadi semuanya akan lebih mudah."
" maksud papa" Almira sudah mengira jika memang ini adalah rencana Jack.
" kita makan dulu setelah itu baru lanjutkan obrolannya."
semuanya menikmati makanannya masing-masing, jakc selalu mencuri pandangan nya ke arah Almira. namun Almira tampak kesal hari ini ia hanya makan sedikit, rasanya sudah tidak nafsu makan.
"kenapa harus di pertemukan ia lagi ya Allah." batin Almira.
" Alhamdulillah sudah selesai, ada yang mau papa omongin sama kamu Al "
" iya pa..."
" mr.simon dan nyonya Husna jauh-jauh datang ke sini ada perlu sama keluarga kita, khususnya sama kamu nak." Almira masih seksama mendengarkan papa bicara, ia tidak menoleh kemanapun takut pandangan nya akan bertemu dengan Jack.
" iya nak kami ke sini ada maksud ingin melamar nak Almira untuk Jack anak saya " ucap bu Husna terang-terangan.
" kamu sudah berumur nak mau sampai kapan kamu menyendiri, makin lama akan habis di makan usia. Mama harap kamu sangat memikirkan hal itu, " ucap mama Almira. Almira masih tidak menjawab, bingug mau jawab apa takut ada yang salah dengan pembicaraan nya. di samping itu ia tidak ingin mengecewakan kedua orang tuanya yang punya harapan penuh, juga orang tua jack yang udah jauh-jauh datang.
" ini Jack anak Tante, ia duda. istrinya meninggal saat akan melahirkan anaknya juga anaknya tidak tertolong. Jack pun sudah menyendiri selama empat tahun, dunianya kini berubah saat bertemu dengan mu. Jack lebih banyak tersenyum dari sebelumnya, Jack pun sudah menceritakan semua tentang dirimu. Maaf nak kami hanya berharap nak Almira bisa menerima Jack. dengan kata lain di sini Tante dan om selaku orang tua Jack ingin melamar mu untuk jack" Almira sudah menyangka hal ini akan terjadi, tapi ia tidak tahu jika yang melamar nya adalah Jack. mereka baru saja bertemu dan di setiap pertemuan Jack selalu membuat nya kesal.
__ADS_1
" tidak perlu kamu menjawabnya sekarang Almira, akan kuberikan waktu agar kamu bisa serius dalam istigharah dan benar-benar yakin. maaf aku lancang yang langsung menemui orang tuamu." ucap Jack yang dari tadi diam saja kini ia bicara.
" maaf mr.jack om dan Tante, Almira belum bisa kasih jawaban."
" semoga saja kamu bisa kasih jawaban apa yang kami mau Almira" ungkap mama.
" maaf om Tante, bolehkah Jack minta bicara berdua sama Almira"
" silahkan lebih baik kalian bicarakan sekarang untuk lebih mengenal lagi tentang kalian," Almira berdecak sebenarnya ia tidak mau hal ini, gimana lagi mau tidak mau ia menuruti Jack karena di situ ada mama papanya juga orang tua Jack. Jack berdiri diikuti oleh Almira menuju samping restauran di mana di sana ada taman kecil lalu ada kursi yang bisa mereka tempati, mereka kemudian duduk dengan jarak satu meter.
" maaf mungkin hal ini menyebalkan buatmu, dari awal kita bertemu aku membuat mu kesal. Aku juga tidak tau kenapa rasa ini tumbuh begitu saja sejak aku melihat mu bahkan belum mengenal mu. Tidakkah kamu ingin membuka hatimu untukku, Almira aku mencintaimu." Jack kemudian menghadap di mana Almira duduk. namun Almira tidak berani memandang Jack jantung Almira berdegup kencang, Almira gugup.
" memang kamu sangat menyebalkan kamu selalu menggangguku, apa yang mbuatmu menyukai ku. aku hanya wanita yang gagal menikah, apa kau tidak takut gagal juga denganku jika suatu saat aku yang akan berbuat ulah seperti yang sebelumnya."
" Aku menikah mencari pendamping hidupku, umurku sudah tidak muda lagi. aku yakin sekarang kamu sudah berubah Al, semua hal tentang mu aku sukai tidak ada alasan untuk ku tidak mencintai mu. Maukah kau menikah dengan ku Almira, aku ingin membangun rumah tangga bersamamu."
" aku yakin kamu akan membalasnya." ucap Jack.
" kenapa kamu percaya diri sekali, bahkan kamu itu sangat menyebalkan bagiku." Almira menatap Jack, mata Jack benar-benar rasanya menghipnotis Almira. jantung Almira berdesir ketika menatap ke arah Jack.
" bencimu itu akan menjadi cinta Almira my honey "
" ish... semoga Tuhan tidak memilihkanmu jadi jodohku"
" tapi Tuhan sudah memberitahu ku bahwa kamu jodohku"
" memang ya kamu itu sangat menyebalkan" Jack justru malah menertawakan Almira, ia sangat menyukai Almira yang begitu marah dengan Jack. Jack merasa gemas mendapati Almira yang kesal.
" wkwkwk... aku suka banget saat kamu kesal, gemas rasanya aku pingin cepat menghalalkan mu almira."
__ADS_1
" Ya Allah semoga dia bukan jawaban di istikharah ku ".
" liat saja nanti siapapun akan aku tikung di seperti malamku " Aira kemudian pergi meninggalkan Jack, Almira rasanya sudah tidak ada sanggup melawan ucapan Jack. Jack pun mengikuti dari belakang menemui orang tua mereka.
" maaf ma, pa, om, Tante waktu istirahat Almira sudah habis. Almira sudah harus kembali ke rumah sakit."
" Baiklah nak, coba kamu pikirkan lagi. kami sangat menunggu jawaban mu."
" InsyaAlloh Tante." Almira berlalu pergi setelah menyalami semuanya kecuali Jack, Jack masih saja terus memperhatikan Almira hingga keluar restauran.
" Bagaimana tadi Jack, Almira setuju bukan" tanya mama Husna.
" Almira masih menolak ma, Jack akan terus mengejarnya. dia hanya takut jika kejadian yang lalu terulang dan yang menyebabkan dia lagi" ucap Jack jujur.
" memang benar itu Jack, Azzam sangat baik bahkan ia sangat menyayangi Almira tapi begitulah Almira dulu ia memilih karier nya. Tapi mama yakin ia akan memikirkan nya sekarang, kembalinya ia ke Indonesia adalah jawabannya."
" iya Tante, Jack akan mencoba terus mendekati Almira. terimakasih atas restunya "
" Mama senang Jack kini kamu sudah menemukan wanita yang kamu cintai lagi setelah kepergian Luna, kamu bisa tersenyum lagi tidak dingin sikapmu"
" doakan Jack ma bisa mengarungi bahtera rumah tangga bersama Almira, semoga Almira membuka hatinya untuk Jack."
" itu pasti nak, " ucap mama Husna kembali.
Mereka berbincang dulu sebelum kembali ke rumahnya masing-masing. Jack dan orang tuanya akan kembali ke rumahnya, mereka punya tempat tinggal di Indonesia. Mama Husna orang Indonesia tapi papa Jack orang Amerika. sedangkan orang tua Almira kembali ke apartemen Almira.
____
bersambung
__ADS_1