
Aisha sudah bangun dari tidur siangnya, sudah saatnya ia membersihkan diri. Azzam selalu setia menemani Aisha , Azzam membantu Aisha ke kamar mandi. Aisha sangat semangat karena sekarang ia akan melihat anak-anak.
" Sudah benar-bener sehat sayang, wajahmu terlihat cerah setelah mandi". ucap Azzam melihat wajah istrinya yang tampak bahagia.
" iya mas, Aisha sudah sehat Aisha ingin cepat pulang bersama anak-anak".
" semangat sembuh nanti kita pulang bawa anak-anak".
Azzam sudah menyiapkan kursi roda untuk Aisha, namun Aisha menolaknya ia sudah bisa berjalan sempurna. tapi tidak diizinkan oleh Azzam, Azzam memaksa Aisha untuk menaiki kursi roda. Aisha tidak mau perdebatan ini memakan waktunya ia tidak sabar bertemu bayinya.
ceklek
pintu terbuka di ruangan di mana anak mereka di rawat. Bayi itu terbangun saat aisha dan Azzam masuk, mereka senyum sangat lucu seolah tau jika ibunya menjenguk nya. Aisha mendekat melihat bayinya, ia menitikkan air mata. air mata kebahagiaan akhirnya Allah memberikan ia anak bukan hanya satu tapi langsung Allah berikan dua. Azzam mengusap air mata yang menetes di pipi Aisha, Azzam mengecup kening istrinya.
" Kita belum kasih nama untuk mereka sayang, kamu ada ide sayang" Azzam mengelus kepala Aisha.
" nama adalah doa mas, berikan nama yang terbaik untuk mereka"
" pasti sayang kita pikirkan nanti, sekarang yang terpenting kita pikirkan kesehatan mu agar kita cepat pulang"
" lihat mas mereka lucu sekali, ingin rasanya aku memeluknya mas"
" nanti sayang jika mereka sudah keluar dari situ kamu akan bisa memeluk nya setiap waktu." ucap Azzam sambil membenahi selimut kedua Buah hatinya. Aisha hanya bisa mengusap kedua anaknya itu sejenak, karena mereka tidak di izinkan terlalu lama.
" gagah ya mas seperti ayahnya"
" siapa dulu ayahnya,,," Azzam menaikkan kerah baju kemeja nya membuat Aisha tertawa cekikikan.
" iya iya, ayahnya dokter Azzam yang tampan di rumah sakit ini" ucap Aisha.
" dan bundanya orang yang paling cantik dan saliha. terimakasih sayang berjuta kebahagiaan engkau berikan untuk ku"
" sama-sama mas, Aisha juga sangat bahagia."
mereka mengakhiri bertemu dengan anaknya kemudian mereka kembali ke ruangan. Azzam dan Aisha sedang mencari nama yang bagus untuk kedua buah hatinya, nama dan artinya yang merupakan doa bagi mereka. Begitu terlihat bahagia nya kedua pasangan itu.
__ADS_1
***
Sepulangnya dari rumah Hamdan kembali di teror pertanyaan dari umma. ia pusing saat umma membicarakan hal itu lagi. ingin rasanya membantah tapi ia takut berdosa jika harus berkata meninggi atau menyakiti hati umma.
" Hamdan kapan katanya kamu mau bawa calon istri kamu, umma harap kamu segera melamar nya. kalau tidak umma yang akan melamar gadis pilihan umma."
" umma tidaklah tunggu sejenak supaya Hamdan lulus dulu" celah Hamdan.
" umma takut gadis pilihan umma sudah ada yang mengkhitbahnya"
" umma katanya dia masih sekolah , apa dia mau menikah."
" dia anak saliha Hamdan, apa yang di katakan orang tua nya pasti akan ia turuti",
" kak Aisha kan sudah memberikan cucu untuk umma"
" iya umma tau, umma pasti menyayangi anak Aisha. tapi umma mau cuci darimu penerus keluarga ini darah daging cucu kandung"
" astaghfirullah umma kenapa buat Hamdan pusing itu lagi yang umma bicarakan"
" dia sangat cantik dan saliha Hamdan, apa kamu tidak ingin bertemu nya sekali saja nak"
" umma masih kekeh memaksanya, biarkan ia yang mencari sendiri umma. zaman sekarang mana ada anak yang mau di jodohkan, Hamdan tidak seperti Hanafi selalu menuruti apa kata umma. umma tau sendiri Hamdan anakmu itu keras kepala" ucap Abah mencoba menyadarkan istrinya.
" Abah tau kan zaman sekarang, umma mau yang terbaik untuk anak umma" umma sembari mengiris wortel yang akan di masaknya sup.
Hamdan melemparkan tubuhnya ke ranjang, pusing saat harus di tekan oleh umma. Jika aku bawa orang asal untuk ku kenalkan sama umma pasti ia menyuruh ku untuk langsung menikahi nya. ya Allah kalau dengan umma aku tak bisa melawannya, seperti apa wanita yang umma jodohkan kepadaku nanti.
' Hati ini tertusuk jika melihat mu menggandeng tangannya, tapi aku tak bisa menghindari mu. kamu permata bagiku meski permata itu di miliki orang lain, kenapa jatuh cinta ini harus bersanding dengan luka. Siapa Allah yang engkau tuliskan di lauhul Mahfudz itu tentang jodohku, bisakah aku mencintai nya nanti".
***
Keesokan harinya Hamdan ada jadwal ke kantor pagi, ia harus mengurus berkas yang masuk. beberapa hari ia tinggal saat Aisha masuk rumah sakit sudah menumpuk bahkan ia belum bertandang ke kantor karena sibuk dengan kuliahnya. Hamdan sebentar lagi akan lulus maka dari itu umma mendesaknya agar cepat menikah.
" selamat pagi kak" ucap Kiran yang tau Hamdan berangkat pagi.
__ADS_1
" pagi Kiran, gimana pekerjaan mu "
" lancar kak, kak Zidan selalu membantu ku"
" syukurlah terus kuliahmu, jangan kamu jadikan alasan pekerjaan mu atas kuliah mu ya. kamu harus tetap mengutamakan kuliah."
" iya kak siap, Kiran akan terus mempertahankan nilai kuliah Kiran. kalau kesulitan Kiran selalu minta bantuan kak kia kadang kak Zidan juga membantu Kiran " deg, jantung hamdan berdetak saat nama KIA terucap.
" baguslah, itu baru adik kakak. ya sudah lanjutkan pekerjaan mu, tumben Zidan belum datang"
" tadi udah menghubungi Kiran kak, katanya mau antar abinya keruma sakit dulu sebentar dengan kak kia"
" oh, tolong buatkan aku kopi ya. kepalaku sedikit pusing"
" kak Hamdan sakit kenapa masuk ke kantor."
" tidak hanya pusing sedikit saja mungkin kurang istirahat kemarin menunggu kak Aisha di rumah sakit"
" gimana keadaan kak Aisha "
" Alhamdulillah sudah cukup membaik, sebentar lagi di bawa pulang. oh ya gimana Aurel".
" Alhamdulillah kak Aisha sudah sehat kembali tak sabar liat kedua jagoan nya. untuk Aurel Alhamdulillah sudah tak pernah merasakan sakit lagi. terimakasih kak selalu membantu kami"..
" jika kamu berada di posisi ku kamu pasti akan melakukan hal yang sama Kiran" Kiran mengangguk Hamdan pun bergegas masuk ke ruangan nya.
Tumpukan berkas yang harus ia periksa dan tanda tangani sudah menumpuk di depan matanya, mejanya bahkan penuh. menjadi seorang yang sukses bukan berarti akan santai dan enak-enak menikmati hidup. justru malah bikin hidup jadi lebih sibuk, tak ada waktu yang banyak untuk ia bersantai ria. perusahaannya berkembang pesat bahkan sudah bercabang ke beberapa kota, dan kini ia menjalin kerjasama bersama Mr Jack namanya pun melambung di kenal oleh banyak pengusaha sukses.
__________
bersambung
kasih saran dong nama yang cocok buat si kembar kak.
kakak readers like dan komen ya kak.
__ADS_1
penulis pemula butuh support kalian semua.
terimakasih 🥰.