
Maaf ya agak lama UP karna semua harus tahap review dulu dan d**alam episode ini ada adegan untuk 18+ ya readers mohon maaf sebelumnya** 😊😊😊
"Aaaaaaa... Ma maafkan aku" Nana terjatuh masuk ke dalam bathup, ia terjatuh dengan wajah langsung berhadapan dengan Lilo. Lilo sedikit kesal. Wajah Nana memerah menahan rasa malunya. Ia memejamkan matanya karna takut.
Seketika Nana terkejut, Lilo mencium bibirnya lembut sambil memegang leher Nana. Nana ingin melepaskan ciuman itu karna ia tak nyaman dengan posisinya. Lilo menahan tubuh Nana. Terus menautkan bibirnya ke bibir Nana.
Nana merasa tubuhnya memanas dan ia mengikuti tautan Lilo, Lilo membuka satu persatu kancing piyama Nana. Menyentuh setiap lekukan tubuh istrinya, Nana mendesah pelan menikmati setiap sentuhan suaminya.
Lilo merasakan Nana tidak nyaman dengan posisinya, Lilo mengangkat tubuh Nana namun bibir mereka masih bertautan satu sama lain. Lilo menurunkan tubuh Nana setelah keluar dari bathup dan menggunakan handuk untuk menutupi bagian bawahnya.
Sedikit demi sedikit pakaian di tubuh Nana dibuka hingga sampai mereka di tempat tidur, Nana hanya memakai Bra dan celana dalamnya. Nana menghentikan tautan mereka. Lilo melihat Nana heran.
"Maaf tapi aku sedikit takut"
"Jangan merusak suasana" Lilo kembali mencium Nana menyalurkan segala hasratnya, Nana tak bisa menolak. Ia menikmati ciuman dan sentuhan Lilo. Hingga sekarang kedua dalam keadaan polos satu sama lain.
Lilo mencium bibir, leher, dada dan perut Nana dengan lembut, Nana menahan desahannya. Nana sudah merasakan berada dipuncaknya, Lilo yang dapat merasakan puncak kenikmatan Nana mulai memasukannya kedalam milik Nana. Begitu sulit karna keduanya benar-benar baru dalam hal ini.
Nana menahan rasa sakitnya, air matanya menetes namun Nana tidak mengeluh ia membiarkan suaminya menyelesaikan tugasnya. Dengan sekali sentuhan dari Nana suaminya pun merasakan pula kenikmatan puncaknya. Keduanya melepaskan puncak kenikmatan bersamaan.
"Terima kasih" Lilo merasakan lemas, sama seperti yang Nana rasakan. Keduanya kelelahan dan tidur dalam 1 ranjang yang sama namun saling membelakangi.
*** 123 ***
Nana bangun kesiangan, ia harus berangkat bekerja. Nana segera mandi dan berganti pakaian, Lilo masih terlelap sepertinya Lilo sangat Lelah. Nana merasakan sakit di bagian sensitifnya, namun ia tidak menghiraukannya dan berangkat ke kantor menggunakan taxi online.
__ADS_1
"Semalam" Wajah Nana memerah, ia memegangnya dengan kedua tangannya. Ia menyentuh bibirnya, lalu tersenyum malu.
"Heiiii Nana banguuuuun, itu hanya bagian dari kewajibanmu sebagai istri dan kewajibannya sebagai suami" Nana dibangunkan oleh alam sadarnya, ia menggelengkan kepalanya kuat-kuat.
"Ya Tuhan, semalam begitu Indah. Tapi kenapa pagi ini aku merasakan seperti habis bermimpi buruk
Tolong Tuhan jadikan ini mudah bagikuuuu, jangan buat aku jatuh cinta dengan sentuhannya" Nana berdoa dalam hati.
"Nona kita sudah sampai" Driver taxi online membuyarkan Nana dari kesadarannya yang sempat hilang.
"Oia pak, ini uangnya terima kasih"
Nana turun dari taxi online, didepan kantor ada Miko yang menunggunya.
"Haii mik, menunggu siapa?" Nana menyapa Miko.
"Baru pertama kali ada yang menungguku sepertimu. Tapi maaf ya mik, aku sudah terlambat masuk kantor. Bagaimana dengan makan siang bersama? Tawaranku kemarin masih berlaku untukmu" Nana sambil berlari menghadap ke Miko.
"Oke aku akan menelpon mu" Miko melihat Nana sudah berlalu.
"Mungkin aku salah masih mengharapkanmu, tapi aku butuh penjelasan atas semua ini" Miko berkata dalam hati.
*** 123 ***
Lilo terbangun, dilihatnya sang istri sudah tidak ada berada ditempatnya. Lilo beranjak menuju kamar mandi, saat membuka selimut ia melihat sebercak darah di seprainya. Lilo tersenyum puas.
__ADS_1
"Setidaknya pengalaman pertama bagiku dan baginya"
Lilo pun masuk ke kamar mandi dan bersiap berangkat ke kantor.
Panda sudah menunggu di bawah, Lilo turun dari tangga dan menyapa maminya.
"Kau ini, Nana sudah berangkat dari tadi tapi kau malah masih tidur.
Ini bekal dari Nana untukmu" nyonya Jean menyodorkan kotak makanan berisi sandwich buatan Nana. Lilo mengambil kotak makanan itu dan memberikannya kepada Panda.
"Kau harus memakannya, jangan biarkan beruang itu yang nanti makan" nyonya Jean memperingatkan.
Panda menunjuk wajahnya
"Apakah beruang yang nyonya maksud adalah aku?" Panda bertanya pada dirinya sendiri.
Lilo masuk ke dalam mobil, Panda yang menyetir.
"Ini tuan, bekal anda" Panda mengembalikan kotak makanan pemberian nyonya Jean kepada Lilo.
"Aku sudah memberikannya padamu, apakah kau ingin menolak pemberianku?" Lilo berkata dengan nada datar namun menakutkan bagi Panda.
"Baik tuan terima kasih" Panda bermaksud membuka kotak makan itu.
"Heii, apa kau akan membuatku menunggumu sampai selesai makan?" Panda menggeleng, menutup kembali kotak makanan itu. Baru kali ini Panda mendapat bekal, itulah yang menyebabkan Panda bersemangat. Namu Ia hatus bekerja dan ia pun langsung mengemudikan mobil yang dikendarainya menuju kantor.
__ADS_1
Author berusaha UP setiap hari, doain ya reviewnya bisa cepat 💓💓💓