Tuan Muda Yang Tampan

Tuan Muda Yang Tampan
Posesif #1


__ADS_3

Entah mengapa Lilo menjadi terus menempel pada Nana sepulang dari rumah ibu, bahkan Lilo sangat penasaran setiap Nana memegang ponsel.


"Siapa yang sedang chat denganmu? Apa itu Miko?" Sambil menaruh dagunya dipundak Nana yang sedang duduk disofa kamar mereka. (caelah udah milik berdua yak)


"Aku sedang chat dengan grup dikantorku membicarakan pekerjaan" Nana menjawab cuek.


"Benarkah?" Lilo mendekatkan wajahnya ke ponsel Nana. Nana menjadi risih.


"Kau ini kenapa?" Nana melepaskan pandangan dari ponselnya dan menatap Lilo.


"Tidak tidak apa-apa aku hanya ingin memastikan kau tidak sedang berhubungan dengan pria lain"


"Miko maksudmu? Hhhh, dia sahabatku. Apa yang kau takutkan?"


"Heiii aku juga sahabatmu, aku hanya memastikan saja" Lilo seketika sewot.


Nana memicingkan matanya menatap Lilo.


"Apa kau benar-benar cemburu pada Miko?"


"Aku bukan anak kecil yang suka cemburu" Lilo sudah membaca arti cemburu disebuah, dan sayangnya contoh dari cemburu di artikel itu adalah anak kecil yang tidak suka gurunya lebih memperhatikan anak yang lain.


"Ha? Apa maksudmu?"


"Lihat ini, ini yang kau maksud dengan cemburu kan?" Lilo memperlihatkan artikel yang ia baca dari ponselnya. Nana membaca artikel itu, lalu tertawa.


"Kau membaca ini?" Nana mengusap air mata dari sisi matanya, ia tertawa hingga air matanya keluar.


"Apa artikel ini salah?" Lilo bingung dan tampak berpikir.


"Apa kau merasa aku seperti ibu guru yang mempunyai dua orang murid yang suka bertengkar seperti kau dan Miko?" Nana memegang pipi suaminya.


"Tidaaak, kau bukan guruku. Kau istriku, kau juga sahabat pertama untukku" cara bicara Lilo benar-benar seperti anak kecil. Nana mencubit kedua pipi suaminya gemas.


"Tak salah aku menyukaimu tuan tampan" Lilo suka kata-kata yang diucapkan Nana, mendaratkan ciuman dibibir Nana. Nana salah tingkah, ia berusaha menjauhi Lilo. Lilo menahannya.


"Jangan begitu, aku benar-benar akan jatuh cinta padamu dan aku akan menjauhimu" Nana merasa tak nyaman.


"Sepertinya saat ini aku akan membiarkanmu mencintaiku"


"Tidak! Aku tak mau patah hati" Nana menepis kata-kata Lilo.


"Bila dengan jatuh cinta dengan ku kau tidak menghubungi pria itu aku akan mengijinkanmu jatuh cinta padaku" Nana melongo.


Lilo benar-benar cemburu pada Miko.

__ADS_1


Nana bergumam dalam hati, ia mencoba memancing Lilo lagi.


"Bagaimana bila Miko yang menghubungiku?"


"Kau tidak boleh menerimanya tanpa ijinku"


"Bagaimana bila aku bosan dan kesepian"


"Ada aku, aku akan menemanimu"


"Bagaimana bila aku sedang berada dikantor dan ingin teman untuk makan siang?"


"Aku akan menemanimu kapanpun itu"


"Bagaimana bila kau sedang sibuk?"


"Aku akan ada untukmu kapanpun, pokoknya jangan menghubunginya bila kau bosan, jangan bertemu dengannya dikantor, jangan janjian dengannya untuk makan siang, jangan menerima telponnya, jangan chat dengannya! Kau bisa menghubungiku kapan pun kau mau" Nana tertawa, lalu tiba-tiba Nana diam dan menatap sinis ke arah Lilo, Lilo bingung.


"Bagaimana aku bisa menghubungimu bila kau tak pernah memberikan nomor ponselmu padaku!"


❤❤❤


Miko mendatangi perusahaan Lilo, kerja sama mereka berlanjut. Mereka memang sangat profesional, dibalik persaingan mereka untuk menjaga Nana dalam hal bisnis Lilo dan Miko masih menjalani kerja sama dengan baik.


"Selamat pagi tuan Lilo" Miko menyapa Lilo.


"Selamat pagi tuan Miko, silakan duduk"


Lilo didampingi Panda membahas kerja sama perusahaannya dengan group BPA yang diwakilkan oleh Miko.


"Bagaimana bila makan siang bersama" Lilo menawarkan Miko.


"Maaf tuan Lilo tapi saya sudah ada janji dengan seseorang" wajah Lilo berubah curiga tapi ia menjunjung tinggi sikap profesionalnya di dalam perusahaan.


"Sayang sekali, padahal kita bisa bicara santai sambil makan siang"


"Mungkin lain waktu kita bisa makan siang bersama tuan Lilo" Miko tersenyum.


"Baiklah, namun saat sedang diluar kau bisa memanggilku dengan nama saja" mereka berdua tertawa, membayangkan kelakuan mereka saat dirumah ibu Nana.


Panda yang daritadi memperhatikan pembicaraan Lilo dan Miko berpikir.


Tak biasanya tuan Lilo bersikap ramah dan akrab kepada koleganya


Miko pamit, dan keluar dari ruangan Lilo. Lilo segera mengambil ponselnya.

__ADS_1


"Hallo"


"Apa kau ada janji makan siang dengan seseorang?"


"Tidak, aku berencana makan siang dengan Bella seperti biasa"


"Baiklah" Suara Lilo terdengar lega.


"Ada apa?"


"Tidak ada apa-apa, aku hanya mengingatkan jangan makan siang dengan siapapun tanpa seizinku!"


"Iya baiklaaah suamiku"


Ya sudah bisa ditebak, Lilo langsung menelpon Nana memastikan kalau bukan istrinya yang akan makan siang dengan Miko. Lilo menghela napas dibarengi dengan wajah Panda yang semakin bingung.


"Tuan muda apa kau baik-baik saja?"


❤❤❤


Miko berjanji untuk bertemu dengan seorang wanita disebuah restauran siang itu, wanita itu adalah pilihan mamanya. Seperti mami Lilo, mama Miko juga khawatir anaknya masih belum ingin menikah diusianya ke 27.


"Selamat siang" seorang wanita yang terlihat dari kalangan berkelas menghampiri Miko, terlihat dia adalah wanita yang santun.


"Selamat siang" Miko menjawab sopan.


"Apa kau Miko?" Miko mengangguk, mempersilakan wanita itu duduk.


"Perkenalkan nama saya Bunga" Miko mengangguk-angguk.


"Apa kau tahu apa maksud pertemuan kita hari ini?" Kali ini wanita itu yang mengangguk.


"Baiklah kita tidak perlu berbasa basi, kau sangat cantik dan berkelas. Bahkan wangimu tercium ke berbagai sudut ruangan ini" wanita itu tersenyum.


"Aku tak percaya wanita sepertimu hanya begitu saja mau datang ke tempat ini untuk dijodohkan" wanita itu mulai salah tingkah.


"Katakan padaku, apa yang membuatmu datang untuk bertemu denganku?" mata wanita itu mulai memerah.


"Tolonglah aku Mikoo, aku dipaksa oleh ibuku bertemu denganmu. Aku sudah memiliki kekasih dan kami ingin menikah. Jangan persulit aku untuk bersama dengannya" Wanita itu seketika kehilangan keanggunannya dan memohon pada Miko.


Miko hanya memijat kepalanya pelan, dan menyuruh wanita itu pergi.


"Ini benar-benar bisa membuatku gila!"


🎉🎉🎉Waaah mas Miko mulai dijodoh-jodohin, cocoknya sama siapa yaa?

__ADS_1


__ADS_2