
"Kau benar-benar ingin bulan madu bersama Miko dan istrinya?" Lilo masih sedikit terpaksa mengikuti keinginan Nana.
"Ya tentu saja, kenapa kau bertanya terus seperti itu?" Nana cemberut.
"Tidak apa-apa sayang, aku hanya terlalu bersemangat dengan bulan madu kita" ucap Lilo sambil tersenyum, benar saja Lilo bersemangat karna dokter Bella mengatakan Lilo dan Nana sudah boleh berhubungan setelah usia kandungan Nana 3 bulan. Namun tetap untuk kapasitasnya tidak bisa terlalu sering.
"Aku tidak mau mendengar kau bertanya seperti itu lagi, Miko dan Bunga sudah setuju kita berbulan madu bersama mereka"
"Ya tentu saja, Miko senang bisa terus melihatmu" Lilo mendumal.
"Apa kau berniat membuatku kesal sayang?" Nana memelototkan matanya ke arah Lilo.
"Tidak sayang, tidak. Ayo kita bersiap untuk berangkat bulan madu besok" Nana tersenyum, ia masih sibuk mengemas pakaiannya dan pakaian Lilo.
"Sayang, apakah kau ingin membawa celana pendek ini?" Nana mengangkat celana pendek berwarna biru muda.
"Tidak sayang"
"Kalau celana panjang ini?" Nana mengangkat celana panjang bahan berwarna coklat tua.
"Tidak sayang"
"Kemeja pantai ini?"
"Tidak sayang"
"Jadi baju apa yang mau kau bawa?" Nana bertanya heran.
"Untuk apa membawa barang-barang yang tidak aku perlukan" Lilo menjawab cuek.
"Kau akan kehabisan pakaian bila tidak membawanya dengan cukup"
"Bukan kah saat bulan madu kita akan habiskan dikamar berdua saja?"
♥️♥️♥️
Panda bersiap mengantarkan Nana dan Lilo ke bandara, mami sudah memulai drama pagi ini.
"Lilo mami memperingatkanmu untuk tidak memaksa Nana bekerja terlalu keras disana! Kau dengar mami kan?"
__ADS_1
"Iya mi, Lilo paham. Memang Lilo akan menyuruh Nana untuk menguras danau disana? Kami akan bulan madu mi"
"Ingat juga jaga cucu mami dengan baik, jangan buat Nana menangis apalagi sampai stress"
"Iya mi"
"Kalian sudah membawa vitamin yang diberikan dokter Berta kemarin kan?"
"Iya sudah mi" jawab Nana sambil tersenyum.
"Cek lagi barang bawaan kalian, jangan sampai ada yang tertinggal. Paspor sudah dibawa kan?"
"Iya mi, td Nana sudah memeriksa list bawaan dan semua sudah lengkap" ucap Nana sambil menggenggam tangan mami.
"Bila Lilo melakukan sesuatu yang menyebalkan atau membuatmu bersedih langsung telpon mami, mami akan menyusul ke sana untuk memukulnya" Lilo cemberut.
"Mami membuatku terlihat seperti orang jahat didepan istriku" Mami melirik kesal ke arah Lilo.
"Kak Nana, jangan lupa oleh-oleh untukku ya" kata Lana dengan manja sambil bergelendot dilengan Nana.
"Iyaa, nanti Kakak belikan" Nana membelai pipi Lana.
"Maaf tuan apakah semuanya sudah siap?" Panda mendekati Lilo.
"Bagaimana sayang? Kita berangkat sekarang?" Nana mengangguk.
"Hati-hati ya sayang, jaga kesehatanmu" kata mami, Nana membungkuk dan mami mencium kening Nana.
"Iya mi" Nana juga mencium kening mami. Lilo ikut mencium kening mami.
"Walaupun aku dikursi roda tapi aku bisa tahu apapun yang kau lakukan pada Nana!"
Lilo hanya melambaikan tangannya kepada Mami sambil tersenyum usil.
♥️♥️♥️
Mereka sudah sampai di negara YG, Miko dan Bunga menunggu mereka di hotel.
"Terima kasih sudah memberikan kami penginapan sebagus ini" kata Bunga sambil memeluk Nana.
__ADS_1
"Tuan muda tampan ini yang memberikannya" Nana memuji suaminya, Lilo merasa jumawa didepan Miko.
"Terima kasih tuan tampan" Miko tersenyum kepada Lilo, Lilo membalas senyuman Miko dengan malas.
"Ayolah sayang jangan memulai pertengkaran dengan wajahmu itu" Nana memegang jemari suaminya, Lilo merasa sangat nyaman disentuh oleh Nana. Ia pun tersenyum.
"Kami akan makan siang, apakah kalian mau makan siang bersama?" Ajak Bunga, Nana ingin ikut makan siang bersama.
"Nana sepertinya lelah, kami akan makan siang di kamar siang ini" Lilo yang menjawab lalu merangkul Nana. Nana tersenyum kecut.
"Baiklah, aku akan makan dengan istriku. Kau bisa menghubungiku kapan saja bila tuan tampan itu tidak membiarkanmu istirahat" Miko mengatakannya sambil merangkul Bunga.
Lilo memandang sebal ke arah Miko. Nana mencubit perut suaminya pelan.
"Sudahlah sayang, ayo kita ke kamar dan istirahat. Tapi sepertinya si kecil mau jus jeruk" kata Nana sambil menunjuk perutnya.
"Papa akan berikan apa saja untukmu kecil" Lilo mengelus perut Nana lalu mengecup kening istrinya.
♥️♥️♥️
Nana masuk kedalam kamar, matanya terbelalak melihat mawar merah yang bertebaran dimana-mana. Ini mirip seperti dekorasi kamar bulan madu mereka yang gagal. Nana memeluk Lilo dan mengecup pipi suaminya, dan langsung menyentuh bunga mawar yang ada ditempat tidur.
"Kali ini kita akan pelan-pelan saja sayang" Lilo memberikan senyuman nakal pada Nana.
"Kapan kau menyiapkan semua ini?" Nana mengalihkan pembicaraan. Lilo mendekati Nana, memeluknya dari belakang lalu mencium leher istrinya itu.
"Ini masih siang sayang, dan aku juga lapar" Nana membalik badannya dan memegang dada Lilo.
"Apa yang ingin kau makan sayang?"
"Aku ingin makan nasi goreng seafood dan salad buah, jangan lupa jus jeruk untuk si kecil"
"Ada lagi?"
"Emmmm apa aku boleh meminta ice cream juga?" Lilo mengangguk, Nana sangat senang lalu mengecup bibir suaminya sedikit. Lilo ingin meneruskannya, namun Nana menolak karna nantinya akan berlanjut ke hal lainnya.
"Pesankan makan siang untukku sekarang sayang"
"Baiklah, tapi setelah makan siang aku akan memakanmu"
__ADS_1