Wasiat Cinta

Wasiat Cinta
Main kerumah


__ADS_3

POV KAI


"Nih orang lama banget ngapain sih " grutu gue gak sabar kerumah kakak


Gue samperin kia ke butik


" mas mau beli apa mas " tawar salah satu karyawan yang bekerja di butik


" saya cari kia " jawab kai simpel tanpa memadang karyawan


" ngapain kesini tadi katanya gak mau masuk butik jelek ini sekarang ngijek kin kaki ke butik ini lagi " kata kia yang tak merasa berdosa


" di tungguin gak nyadar banget sih bikin emosi aja " menarik tangan kia menuju ke mobil


Mobil kai melaju dengan kecepatan tinggi


" kita kerumah kakak kamu " kia memberani kan diri untuk bertanya


" hemm " jawaban sangat simpel dari mulut kai


Sesampainya di rumh kakaknya kai


*TOK


TOK TOK


TOK


TOK*


" siapa? Yang dateng siang bolong gini sih "


Grutu ray kakak kai " eh kamu kai masuk masuk " sambil menunjuk ruangan tamu


" omm kemana aja om " tiba tiba ada gadis kecik siapa lagi kalo bukan keponakan kai yang imut namanya inka anak kakak kai

__ADS_1


" uhhh udah gede putri kecil om ini " sambik mengedong inka masuk kedalan dan di ikutin kia dari belakang


" eh kai main keseni kok gka kabar i sih,,,, ini istri kamu aduh aduh manis sekali kamu gak salah pilih memang kai pinter " kakak ipar ki memuji kia namanya kakak ipar kai adalah ratna cantik, pinter masak,


" mbak bisa aja " kia tersipu malu dengan pujiannya


" tante kia nginep sini ya tidur sama inka " inka sangat manja denga kia padahal baru kena namun seperti udah lama


' aduhh inka udah akrab sama dia padahal baru semenit dia kenal racun ini racun 'batin kai sambik ngelirik kia


" gak bisa inka kan tante sama om mau bikin dedek imut " jawab ray membuat mata kia melotot


" mas ray apa an sih, inka jangan di dnger omongan papa kamu ya " bujuk kai takuk inka mikir enggak enggak


" om tante kalo bikin dedek yang imut ya, sekarang om pulang tros bikin dedek kalo udah jadi bawa kesini ya " renggek inka


" udah kak aku pulang ya udah malem soalnya mau kerumah papa mertua " ijin kai berajak dari tempat duduk nya ber sama kia


Tbc


" assalamualaikum "


" waalaikumsalam "


" mama, papa aku kangen " sambik memeluk mama


" ayok masuk nak " kia dan kai masuk " klian istirahat ya pasti capek kan " lanjut mama kia


Kai pun mengikuti kia menuju kamar


Melepar tubuh di atas ranjang kia


" ngapain? " tanya kia


" tidur lah capek tauk jalan jalan muluk "jawab kai ketus

__ADS_1


" tidur di sofa sana enak banget kamu tidur di kasur aku " narik tangan kai


" pendedam banget sih " berjalan menuju sofa dan rebahan di sofa sedang kan kia asik makan permen karet


" aduhh" triak kia membuat kai terbangun dari tidurnya


" apaan sih teriak teriak " tanya kai frustasi


" sakit kai aduhh " desah kia kesakitan


" tahan kenapa sih gitu doang aja nangis "


" sakit kai kamu gak pernh ngerasain sakitnya. Kan gak usah komentar "


POV PAPA KIA


" kenapa kia teriak teriak, ah biasa pengantin baru pasti lagi enak enak an " batin papa kia karna menurut papa kia itu biasa penganti baru lama ke lama suara kia semakin terdengar keras


POV KAI


" kai cabut kai sakit.... Kau gak kuat kai.. Ayo lah kai " teriak kia sehingga papa nya mendengar jeritan kia kesakitan


" besok aja cabut nya kia " jawab kai sambil bertriak frustasi karna gak bisa tidur, papa kia mendengar itu langsung mendobrak pintu kia


" cabut sekarang jika tida anak ku akan mati " ucap papa kai khawatir


" ha? Mana mungkin kia mati gara gra sakit gigi pa? " kia melihat papa nya sangat aneh


" ya pa kia sakit gigi kalo malam malam gini dokter gigi kan sudah tutup jadi di cabutnya besok pa " jawab kai bingung dengan sikap mertuanya


" owh ya di lanjut istirahatnya, kirain papa tadi kali lagi..... " papa kia tidak melanjukan perkatakannya karna menurut nya mereka pastu tau


' jangan jangan papa mikir kalo aku sama kia lagi gituan ' batin kai sambil ngelihatin kia yang bebaring di ranjang


Tanpa mereka sadar i mereka tidur terlelap namun deng terpisah kia di rajang kai di sofa

__ADS_1


__ADS_2