
POV KAI
"Nih orang lama banget ngapain sih " grutu gue gak sabar kerumah kakak
Gue samperin kia ke butik
" mas mau beli apa mas " tawar salah satu karyawan yang bekerja di butik
" saya cari kia " jawab kai simpel tanpa memadang karyawan
" ngapain kesini tadi katanya gak mau masuk butik jelek ini sekarang ngijek kin kaki ke butik ini lagi " kata kia yang tak merasa berdosa
" di tungguin gak nyadar banget sih bikin emosi aja " menarik tangan kia menuju ke mobil
Mobil kai melaju dengan kecepatan tinggi
" kita kerumah kakak kamu " kia memberani kan diri untuk bertanya
" hemm " jawaban sangat simpel dari mulut kai
Sesampainya di rumh kakaknya kai
*TOK
TOK TOK
TOK
TOK*
" siapa? Yang dateng siang bolong gini sih "
Grutu ray kakak kai " eh kamu kai masuk masuk " sambil menunjuk ruangan tamu
" omm kemana aja om " tiba tiba ada gadis kecik siapa lagi kalo bukan keponakan kai yang imut namanya inka anak kakak kai
__ADS_1
" uhhh udah gede putri kecil om ini " sambik mengedong inka masuk kedalan dan di ikutin kia dari belakang
" eh kai main keseni kok gka kabar i sih,,,, ini istri kamu aduh aduh manis sekali kamu gak salah pilih memang kai pinter " kakak ipar ki memuji kia namanya kakak ipar kai adalah ratna cantik, pinter masak,
" mbak bisa aja " kia tersipu malu dengan pujiannya
" tante kia nginep sini ya tidur sama inka " inka sangat manja denga kia padahal baru kena namun seperti udah lama
' aduhh inka udah akrab sama dia padahal baru semenit dia kenal racun ini racun 'batin kai sambik ngelirik kia
" gak bisa inka kan tante sama om mau bikin dedek imut " jawab ray membuat mata kia melotot
" mas ray apa an sih, inka jangan di dnger omongan papa kamu ya " bujuk kai takuk inka mikir enggak enggak
" om tante kalo bikin dedek yang imut ya, sekarang om pulang tros bikin dedek kalo udah jadi bawa kesini ya " renggek inka
" udah kak aku pulang ya udah malem soalnya mau kerumah papa mertua " ijin kai berajak dari tempat duduk nya ber sama kia
Tbc
" assalamualaikum "
" waalaikumsalam "
" mama, papa aku kangen " sambik memeluk mama
" ayok masuk nak " kia dan kai masuk " klian istirahat ya pasti capek kan " lanjut mama kia
Kai pun mengikuti kia menuju kamar
Melepar tubuh di atas ranjang kia
" ngapain? " tanya kia
" tidur lah capek tauk jalan jalan muluk "jawab kai ketus
__ADS_1
" tidur di sofa sana enak banget kamu tidur di kasur aku " narik tangan kai
" pendedam banget sih " berjalan menuju sofa dan rebahan di sofa sedang kan kia asik makan permen karet
" aduhh" triak kia membuat kai terbangun dari tidurnya
" apaan sih teriak teriak " tanya kai frustasi
" sakit kai aduhh " desah kia kesakitan
" tahan kenapa sih gitu doang aja nangis "
" sakit kai kamu gak pernh ngerasain sakitnya. Kan gak usah komentar "
POV PAPA KIA
" kenapa kia teriak teriak, ah biasa pengantin baru pasti lagi enak enak an " batin papa kia karna menurut papa kia itu biasa penganti baru lama ke lama suara kia semakin terdengar keras
POV KAI
" kai cabut kai sakit.... Kau gak kuat kai.. Ayo lah kai " teriak kia sehingga papa nya mendengar jeritan kia kesakitan
" besok aja cabut nya kia " jawab kai sambil bertriak frustasi karna gak bisa tidur, papa kia mendengar itu langsung mendobrak pintu kia
" cabut sekarang jika tida anak ku akan mati " ucap papa kai khawatir
" ha? Mana mungkin kia mati gara gra sakit gigi pa? " kia melihat papa nya sangat aneh
" ya pa kia sakit gigi kalo malam malam gini dokter gigi kan sudah tutup jadi di cabutnya besok pa " jawab kai bingung dengan sikap mertuanya
" owh ya di lanjut istirahatnya, kirain papa tadi kali lagi..... " papa kia tidak melanjukan perkatakannya karna menurut nya mereka pastu tau
' jangan jangan papa mikir kalo aku sama kia lagi gituan ' batin kai sambil ngelihatin kia yang bebaring di ranjang
Tanpa mereka sadar i mereka tidur terlelap namun deng terpisah kia di rajang kai di sofa
__ADS_1