
Setelah puas bermain kia ingin makan di cafe dan ka pun sejutu baru kali ini mereka makan di luar berdua bahkan menghabis kan waktu berdua
Di cafe mawar
" eh tunggu kmu dulan duduk di situ aku mau ke toilet sebentar ya " izin kai pada kia dan di balas dengan anggukan
Kai pun meninggalkan kia begitu juga kia berjalan menuju meja yang di tunjuk kai
Beberapa menit kai tak ada mencul juga tiba tiba ada seorang laki laki yang bertanya pada kia
" mbak boleh kenalan gak " tanya si laki laki tadi
"Owh boleh " jawab kia sambil main hp tanpa melihat ke arah laki laki tadi
" anak mana mbak "
" ha? Suami aja gak punya apa lagi anak " jawab kia sambil naruh hp nya di atas meja tanpa kia sadar i kai mengawasi dia tali kia tak melihat
Kai mendengar pembicaraan mereka berdua namun kai gak ada niatan buat nyaperin
' biar aja aku mau tau sampai mana laki laki itu gudain ia dan sampai kapan ia berbohong kalo gak punya suami ' gumah kai masih ngawasin kia
" naksud saya rumah kamu mana " tanya laki laki itu sedikit senyum
" lah! Kamu pikir aku siput apa keman mana bawa rumah " jawab ku angkuh
Kai yang melihat itu terkekeh
" ya udah mbak punya monor hp gak" si laki laki tanya lagi
__ADS_1
" kenapa? Nomor hp mas hangus ya?" kia tanya balik pada laki laki tadi sehingga membuat laki laki tadi mengeyitkan dahi
" maksud saya.. Saya boleh mintak nomor hp mbak " si laki laki mulai kesal dengan kia
" waduh jangan deh mas " jawab kia sambil megang hp nya
' *cowok ini gak capek apa ladeni aku sial pergi sono ' batin kia
'Sukurin lo ngapain coba goda istri orang... Eh sejak kapan aku ngakuin kalo dia istri ku c* batin kai sambil terkekeh melihat ekpresi wajah laki laki itu
" loh kenapa mbak "
" kan nomor hp saya cumak satu nanti kalo saya kasih sama mas nanti saya gak lunya dong " jawab kia sambil tersenyum kecut
" ya udah gini mbak nomor hap mbak berapa" tanya si laki laki tadi denga menahan amarahnya sambik megang hp seakan siao buat nyatet nomor hp kia
" di bilangin nomor hp saya cuma satu mas di kasih tua ngeyel amat, amat aja gak penah ngeyel " kia mulai emosi
" haah rasain lo pusing kan ngadepin aku makanya jangan deketin tikus yang bayak akalnya " kata kia yang angkuh di iringi suara kai di belakang
" aduh ternyata tikus got ada yang mau ngedeketin juga akubkira gak ada yang mau " kai meledek kia dan duduk di depab kia
"Ngapain aja di toilet lama banget... Ayok pulang " kia berdiri dari duduknya
" kan kita belum makan ia " tanya kai heran trus ngapain di cafe cuma numpang duduk doang
Kia tak menanggapi ucapan kai.
Kia berjalan menuju mobil dan di ikuti kai dari belakang
__ADS_1
Saat di rumah
" kenapa sih gak jadi makan aku laper tau " tanya kai kesal
"Gak ada apa apa, nanti kalo lo laper gue bikini mis insta aja " jawab kia tanpa menoleh ke arah kai
' kenapa zidan kok ada di sini sih bukanya di aja di.. ' sebelum selesai melamu kai udah ngagetin kia
Dorr
" apaan sih kamu ngageti aja bisanya" triak kia sampek kedengeran mama kai
" kalia ini pada ngapain sih brisik banget " tanya mama kai dari pintu kamar
" ini loh ma kai ngageti orang aja kerjak annya" adu kia pada mama mertuanya
" beraninya ngadu dasar tukus cari pelindungan " oceh kai
" udah udah kenapa sih pada kekanak kanak an gini kalia itu udah besar jangan kayak ana kecil lagi" kata mama kai membuat kia dan kai diam
" maaf ma " jawan kia
" besok ulantahun keponakan kamu kai kamu dateng ya " kata mama membuat kai senyum
" pasti dong kan aku om baik... Emm cari kado di mana ya " kata kai sambil garu garuk kepala
" gimana kalo toko mainan kan biasanya anak seusia inka suka mainan " usul kia membuat kai mengahuk kan kepalanya
" wah gak rugi aku pelihara tikus yang pinter" ledek kai langsung berlari menuju kamar
__ADS_1
" kai dasar kamu " teriak kia