AKU DAN MAJIKANKU

AKU DAN MAJIKANKU
Bab 13


__ADS_3

Hari minggu telah tiba,hari yang selalu di tunggu2 setiap kebanyakan orang yang bekerja.Ada yang menghabiskan waktunya untuk istirahat di rumah ataupun menghabiskan waktu jalan-jalan bersama keluarga.Tapi tidak dengan Sabira meskipun hari minggu dia tetap harus bekerja.Membereskan rumah dan membantu memasak untuk majikannya.


Hari minggu ini seperti biasanya keluarga Maheswara selalu melakukan olahraga pagi.Mereka agendakan olahraga seminggu sekali,itu karna mereka orang-orang yang sangat mementingkan kesehatan.


Pagi ini Sabira sedang mengepel lantai bawah,dia melihat Revan turun hendak pergi,seperti nya akan pergi lari pagi. "Pagi Aa ganteng mau olahraga ya, udah keren aja" sapa Bira sambil tersenyum manis.


Revan tersenyum " Iya Bira,saya mau lari pagi di taman,kau mau ikut?" ajak Revan


"Kan Bira mah lagi beres-beres Aa teh ,kalo Bira nanti di pecat gimana atuh...? "


"Ga mungkin kamu di pecat sama mama gara- gara lari pagi" sambil tertawa


"Maksud Bira di pecat jadi calon menantu" jawabnya sambil tertawa, Revan hanya tertawa geleng-geleng kepala.Tak lama Regan datang menyusul Revan.Sabira langsung melirik Regan.


"Eh calon suami udah ganteng aja, mau kemana mass" tersenyum jahil.Mengajak Regan bercanda sekarang menjadi hobi Bira yang menyenangkan.


"Bukan urusanmu" jawabnya ketus


"Aihhh, makin galak makin ganteng aja,kan Bira jadi tambah cinta, Oh ya mas Regan Bira punya punya sesuatu buat mas Regan" Sabira mengambil sesuatu dari dalam sakunya.


"Apa ??"


"Nihhh" mengeluarkan tangannya sambil membentuk hati "Ini hati Bira buat mas Regan jiaaaahhh" senyum malu-malu nyebelin.


"Aku tidak mau" Sambil memalingkan muka salah tingkah


"Ya udah kalo ga mau Bira masukin lagi saku ya" Seolah sedang memasukan lagi ke kantong saku nya


"Kenapa di masukin lagi buat ku saja" Ucap Revan, mendengar itu Regan langsung melotot


"Ga mau ahh, cinta Bira cuma buat mas Regan mudah-mudahan mas Regan nanti berubah pikiran terus nerima cinta Bira" Ucapnya nyengir


Mendengar ucapan Bira Revan tertawa terpingkal-pingkal


"Regan kau yakin tidak berubah pikiran, kalo kau tidak berubah pikiran aku akan mengambil hati Bira di sakunya"


"Mana ada hati di saku" Regan berdecak sambil pergi dia tak tahan lama-lama dekat Bira takut tidak bisa menahan hatinya.


***


Semua pekerjaan sudah beres saat nya Bira beristirahat.Dia memilih taman belakang rumah untuk istirahat karena suasananya yang sejuk dan menenangkan. Di tambah semilir angin membuat Bira sangat menikmati waktu istirahatnya.

__ADS_1


"Neng udah makan"


"Belum wa nanti aja makannya Neng lagi PW nihh mager"


"Kenapa PW nya di pager Neng biar aman?" tanya Ua Kulsum merasa bingung


Sabira tepok jidat " maksudnya lagi nyantai dulu wa, Neng mau nelpon emak sama abah dulu aja,Neng kangen.


"Oh iya sok atuh,ua juga mau mager kaya neng di dalam tapi Ua mah"


"Lahh, kata mager sama ua mah jadi salah arti" Setelah ua nya pergi Bira langsung mengambil ponselnya untuk melakukan panggilan.


tuut


tuut


tuut


Tak berselang lama telpon di angkat,tapi Bira bingung pandangannya terlihat gelap karna saat ini dia sedang melakukan video call.


"Assalamualaikum, mak kok gelap sihh lagi mati lampu ya"


"Tapi gelap mak" tak sengaja Bira melihat saat ponselnya bergerak ternyata emaknya Sabira mengangkat telpon seperti biasa di simpan di telinga bukan memperlihatkan wajahnya.


"Beuhhh, emaaakkk !!! Neng vc nihh bukan nelpon masa hp nya di simpen di kuping pantesan gelap " ucap Bira.


Emak Bira langsung melihat hp nya sambil cekikikan "Pantesan atuh Neng dasar si Neng mah ah"


"Makanya kalo ada panggilan itu di liat dulu jangan langsung di angkat"


"Emak nerpes kalo ada telpon teh tuda"


"Emangnya emak suka di telpon siapa sampe nerpes teh atuh ada-ada saja"


"Waduuhh Neng itu tempatnya enakeun, Rumahnya meni gede" sambil berdecak kagum


"Iya atuh rumah orang kaya mah beda, Neng aja foto-foto di sini serasa jadi foto model"


"Emak juga mau atuh ya kali-kali kesana"


"Boleh nanti pas nentuin pernikahan Bira,emak sama abah Bira di ajak kesini"

__ADS_1


"Euhhh dasar Neng Nong" Saat sedang asik mengobrol dengan emaknya Regan terlihat melintas di belakang Bira.


"Ehh Neng itu siapa artis?" Sabira menengok ke belakang dan melihat Regan sedang mengangkat telpon beberapa meter di belakangnya.


"Bukan"


"Siapa atuh ??"


"Calon menantu emak "cekikikan


"Masih ada ga yang ganteng kaya gitu,emak mau satu ya"


"Ada, kakaknya ga kalah ganteng"


"Buat emak aja ya kakaknya"


"Nanti teh atuh jadi ibuku kakak iparku, terus itu abah mau di kemanain ?"


"Masukin saku aja dulu" Sabira tertawa


"Neng bilangin ya sama abah biar di marahin" ucap Bira sambil tertawa.


"Ga usah Neng abah udah denger" tiba-tiba abah nyaut di belakang


"Kirain ga ada abah" Emak jadi salah tingkah


"Gimana Neng sehat,abah kangen sama Neng"


"Alhamdulillah sehat bah Neng juga kangen abah"


"Neng itu bener calon menantu emak"


"Aminin aja makk "


"Aamiin !!!" Serentak orang tua dan anak mengucapkannya kemudian mereka tertawa


Dari kejauhan Regan melihatnya dengan tersenyum


"Dasar ubur-ubur bikini bottom"


***

__ADS_1


__ADS_2