AKU DAN MAJIKANKU

AKU DAN MAJIKANKU
Bab 58


__ADS_3

Mendengar Regan bicara ada yang menjenguknya Bira langsung terbangun.


"Kak bira ...." ucap dua gadis remaja itu bersamaan. Bira mendengar ada yang memanggillnya langsung menengok . Ternyata ada Yura dan temannya, Bira yang senang langsung tersenyum melihat kedatangan mereka berdua.


"Kok mas suami bilang anak bis dan anak kambing sih sama mereka " tanya Bira merasa tidak enak pada dua gadis di depannya, yang sebenarnya usianya hanya terpaut satu tahun saja dari Bira.


"Revan yang bilang padaku, katanya istrinya bis kecil ramah dan temannya anak kam-bing akan datang untuk menjengukmu " Ucap Regan sambil mengangkat bahu cuek.


"Ternyata suami lo ganteng-ganteng tukang gosip juga ya " ucap Anggi


"Iya, gregetan gue jadi pengen nyium " ucap Yura


"Lah si tayo, istigfhar tay nyebut di sini juga ada anak perawan yang masih suci "ucap Anggi


"Gue juga masih perawan " balas Yura


"Lo mah perawan terkontaminasi, bagian atas udah ga suci " ucap Anggi satu toyoran mendarat di kening Anggi.


"Nyesel gue ngajak anak embe jalan-jalan, mendingan tadi gue iket di kebon biar ga berisik " kesal Yura. Bira yang mendengar ucapan mereka berdua hanya tertawa. Regan yang melihat istrinya tertawa merasa bahagia.


"kalian itu spesies yang sama, aku yakin kalian akan cocok, jaga istriku baik-baik anak-anak dan kalian jangan berisik aku akan mengecek pekerjaanku sebentar "


"siaaap boss.... " ucap mereka bersamaan sambil mngacungkan jempol mereka. Regan meninggalkan mereka bertiga di sana dan memulai pekerjaannya.


Regan yang sedang bekerja merasa terganggu dengan tawa mereka yang cekikikan. " Apa mereka tidak bisa diam " gumam Regan "aku tidak bisa berkonsentrasi " ucapnya lagi


"hey, bocah-bocah pelankan suara kalian, suara kalian sangat mengganggu " kesal Regan


Namun ketiga spesies langka itu seakan tidak peduli dengan ucapan Regan. Mereka terus saja tertawa bersama, entah hal apa yang mereka bicarakan hingga mereka terus tertawa seperti itu.


"Aku sudah seperti mengasuh anak tk saja " Regan memijat kepalanya yang terasa pusing.


Setelah beberapa jam Bira sepertinya merasa lelah dan di saat yang bersamaan Revan datang untuk menjemput Yura.


"Yura.... " panggil Revan


"Eh, om udah pulang kebetulan Yura juga mau pulang " ucap Yura


"iya, aku sengaja datang kemari untuk menjemputmu" jawab Revan, kemudian Revan pun melihat ke arah Bira


"Bira bagaimana keadaanmu sekarang? " tanya Revan


"Bira udah lumayan baik, sebenernya Bira mau pulang tapi katanya ga boleh sama mas suami " jawab Bira . Revan mengangguk " Regan khawatir padamu Bira, kamu tidak akan mudah untuk keluar dari sini" jawabnya sambil tertawa

__ADS_1


"Kau datang untuk menjemput anak-anak ini " tanya Regan


"Iya sekalian melihat keadaan Bira, dari kemarin aku tidak sempat menjenguknya "


"om ganteng calon imam Anggi ikut ga? " tanya Anggi kepada Revan


"siapa ....?" tanya Revan


"Itu, cowok ganteng yang pendiam tapi unyu-unyu itu loh... " ucap Anggi sambil tertawa


"Bagas, maksudmu? " tanya Revan memastikan


"Ya ampun, namanya keren banget cocok lagi sama Anggi , Anggi dan Bagas cocok banget huruf awalnya aja berdampingan, nanti nanti bakal berdampingan di pelaminan jiaaahhhhhh, gue udah malu aja dari sekarang "


"Entar lo datang ya ke kawinan gue ya tay.... " ucap Anggi tidak tau malu.


"hey bocah, Bagas itu sudah di jodohkan oleh orang tuanya tiga bulan lagi dia akan menikah " ucap Regan mematahkan hati si timmy.


"Omg, gue patah hati "ucap Anggi teraniaya


"jangan sedih tim, entar gue cariin anak kambing jantan di pasar " ucap Yura tertawa terbahak-bahak


Anggi hanya berdecak sambil manyun


"Karna tidak ada gadis yang mau dengannya " ucap Regan cuek


"Ga mungkin, mas Bagas kan ganteng, ga mungkin ga ada perempuan yang ga mau, buktinya si titim langsung suka sama mas Bagas " ucap Bira Anggi langsung mengangguk membenarkan ucapan Bira


"Hey nona ubur-ubur suami adalah makhluk paling tampan tidak ada yang lain " ucap Regan menyebalkan, mendengar ucapan Regan yang lain hanya memutar bola mata malas.


"Padahal kasih tau Anggi, Anggi siap ngelamar mas Bagas kapan aja"


"Sayangnya sudah terlambat timmy, kambing jantanmu sudah di lamar orang " ledek Revan


"Kalian emang tega ya sama Anggi yang cantik kaya bidadari, di sini cuma Anggi aja yang jomblo " dengan mimik sedihnya yang terlihat menyebalkan.


****


Kini mereka semua sudah pulang, tinggal Regan dan Bira di ruangan itu.


Melihat istrinya Regan langsung menghampirinya.


"kamu lelah....? " tanya Regan sambil mengusap pipi Bira

__ADS_1


"Iya Bira ngantuk... " sambil menguap


"tidurlah... " sambil mengusap sayang kepala Bira . Bira kemudian langsung memeluk tubuh suaminya yang selalu membuat dirinya terasa nyaman.


Di saat rasa kantuk yang melanda Bira masih merengek pada Regan. "mas besok Bira mau pulang ya, Bira ga betah di sini, Bira mau di rumah aja tidur juga lebih nyenyak, mas suami bisa ke kantor kan di rumah ada mamah sama ua yang nemenin Bira " berharap Regan mengijinkannya pulang.


"baiklah, aku juga tadi sudah bicara pada dokter, dan dokter sudah mengijinkan, anakku juga pasti sudah merindukan ayahnya " ucap Regan. Bira yang mendengar ucapan suaminya langsung memukul pelan dada suaminya.


"Mas suami kalo ngomong jurusannya kesana terus"


"karna aku sangat menyukainya " sambil mengecup lembut bibir istrinya.


"Udah ah Bira ngantuk " sambil meyusup ke dada bidang Regan. Regan hanya tersenyum melihat kelakuan istrinya.


Di mobil


"Tim, lo kok diem aja batre lo abisnya"tanya Yura


"Gue lagi patah hati Tayo, calon imam gue ternyata udah punya calon makmum " ucapnya lesu. Yura dan Revan hanya tertawa mendengar penuturan Anggi. Sedangkan si calon imam yang sudah membuat timmy si anak kam-bing patah hati hanya diam saja, karna memang dia tidak mengerti apa yang sedang tiga orang itu bicarakan .


"Tenang aja nanti gue cariin lo jodohnya " bujuk Yura si tayo


"Ngga makasih, mending gue nyari sendiri dari pada di cariin sama lo, yang ada entar gue di kawinin sama anak kambing punya tetangga lo "


"Tetangga gue mana ada yang punya kambing titim... "


Namun Anggi hanya mengotak atik hp nya sedang membalas pesan dari seseorang.


Melihat Anggi yang anteng dengan ponselnya Yura bergumam "Udah punya gebetan aja masih sibuk patah hati sama calon imam orang "


"Tayo kalo gue beneran kawin gimana....? " tanya si timmy tiba-tiba melihat Yura ke belakang


"Ya tinggal kawin aja apa susahnya " jawab Yura asal


"Gitu ya....? " Setelah bicara seperti itu Anggi fokus lagi ke ponselnya


*****


yang belum mampir ke jodohnya Rama mampir yukk 😊


"Tambatan Hati Timmy"


Novel aku semuanya hasil karya pikiran aku sendiri ya sayang aku ga ngikutin orang lain 😘😘 kalo ada kemiripan itu mungkin ga sengaja karna aku ga tau 😅😅

__ADS_1


__ADS_2