
Mengetahui istrinya ada di rumah kakaknya, Regan Berniat untuk menjemputnya dan menyuruh supirnya untuk pulang. Regan ingin selalu menjadi suami siaga yang selalu berada di sisi istrinya.
Regan dan Revan pun pulang kerja bersama beriringan menggunakan mobil mereka masing-masing. Sesampainya di rumah Regan dan Revan melihat istri mereka sedang tertidur lelap di ruang tamu. Bahkan mereka tidak mendengar suara mobil suami mereka.
"Astaga ratu ubur-ubur dan bis kecil sedang tertidur di sini " ucap Regan
"Ya ampun istriku manis sekali jika sedang tidur " ucap Revan.
"Dasar bucin junior, aku geli melihat tingkahmu " ucap Regan ketus
"Kau lebih lebih menggelikan dari ku spongebob, kau tidak sadar itu " jawab Revan
"Tidak... aku pria yang romantis bukan pria abg yang baru jatuh cinta, besok jika kau bekerja pakailah pakaian anak SMU itu akan sangat cocok untukmu" Regan tertawa tertawa menyebalkan
"Sialan.... pulang sana " usir Revan
"Tentu saja aku akan pulang, aku akan membangunkan istriku dulu, aku tidak betah di sini " jawab Revan cuek.
Revan menggendong Yura memindahkannya ke kamar. Sedangkan Regan akan membangunkan Bira untuk di bawa pulang. Namun melihat istrinya yang tertidur sangat nyenyak membuat Regan tidak tega untuk membangunkannya. Akhirnya Regan pun menggendong istrinya, sebelum pulang Regan berpamitan dulu kepada sang kakak si bucin junior.
"Revan, aku pulang dulu jangan lupa kunci pintu rumah mu, kau tidak mau kan nanti ada kucing masuk saat kau sedang bercinta ." pamit Regan, sebuah kata pamitan yang terdengar sangat ekstrim di telinga Revan .
"Sialan si spongebob itu, dia pikir aku anak ikan yang akan di buntuti kucing " ucap Revan saat sedang menyelimuti Yura. Setelah itu Revan kembali ke ruang tamu untuk menghampiri adik durhaka yang selalu meledeknya.
"Tentu saja aku akan mengunci pintu, cepat pulang lah sana ke rumah nanas mu itu aku akan mencetak anak dengan istriku jangan mengganggu " balas Revan
Si spongeob hanya tersenyum meledek " Baru sekali saja sudah sombong, aku saja yang sudah sering bahkan sudah berhasil tidak pernah pamer sepertimu " sambil melengos pergi meninggalkan si junior.
Revan langsung menutup pintu dan juga langsung menguncinya " Dasar adik durhaka " ucapnya
***
Saat di dalam mobil Bira terbangun karena merasa ada goncangan. Perlahan Bira membuka matanya dan menguceknya. Apa dia sedang bermimpi atau tidak karena dia sekarang berada satu mobil dengan suaminya, atau kah dia sedang bermimpi karena seingatnya dia sedang berada di rumah Yura.
"Pak Budi kok jadi mirip mas Regan sihh mukanya " ucap Bira dengan suara seraknya khas bangun tidur
Regan berdecak mendengar ucapan istrinya, bisa-bisanya dirinya yang tampan di samakan dengan supirnya yang sudah berusia setengah abad itu .
"Buka matamu nyonya, dan lihat lah baik-baik suami tampanmu ini " ucap Regan kesal . Bira pun langsung membuka matanya dan benar tenyata dia sedang bersama suaminya. "Kok Bira bisa sama mas suami sihh " tanya nya heran
"Aku tadi menjemputmu, namun saat aku sampai kamu malah tertidur dengan anak bis itu " jawab Regan. Bira pun mengangguk mengerti.
"Terus Bira bisa ada di sini gimana, kan tadi Bira tidur di sofa "
"Kamu terbang tadi saat masuk ke dalam mobil, sangat hebatkan istriku ini " Sindir Regan
__ADS_1
"Ohh..... " ucap Bira polos
Regan yang mendengar Bira hanya mengucapkan Oh.. saja Regan merasa kesal, apa dia percaya kalau yang di katakannya barusan kalau dia terbang itu benar atau memang nyawanya belum terkumpul semua hingga dia belum sadar sepenuhnya.
"Kamu percaya kamu bisa terbang? " tanya Regan kesal
"Ngga tau kepala Bira pusing " ucapnya sambil memijat kepalanya
Huufttt
"Kenapa ratu ubur-ubu ini selalu menyebalkan " gumam Regan
"Mas kue Bira mana ?" tanya Bira celingukan mencari kue nya.
"Kue apa?? " tanya Regan karena dia memang tidak tau
"Kue Bira yang tadi Bira beli barengan sama tayo " jawab Bira dengan mimik agak kesal
Regan tidak tau karena tadi dia langsung menggendong istrinya pulang
"Mungkin ketinggalan di sana karena tadi aku langsung membawamu pulang " jawab Regan datar
"Kenapa ga di bawa sihh, itu buat Bira makan nanti malem " ucap Bira merasa kesal
"Emang tadi tayo ga bilang kalo Bira beli kue buat di bawa pulang "
"Kalo gitu kita balik lagi kesana ambil kue Bira " ucap Bira marah
"Astaga...... " Regan berdecak
"Hey nyonya saat ini si junior itu mungkin sedang aye-aye aku tidak mau kesana, kita beli saja di toko yang tadi "
"Ya udah beliin sekarang.... " ucap Bira masih marah. Regan langsung menuju toko yang tadi sempat di kunjungi istrinya. Setelah sampai Bira pun langsung masuk kesana dan mencari kue yang tadi dia beli. Namun sayang ternyata kuenya sudah habis terjual, membuat ratu ubur-ubur murka.
Bira masuk ke mobil sambil menekuk wajahnya, Regan menghela nafas kasar. "Baiklah kita kembali kesana kita ambil kuenya " ucap Regan
Bira langsung tersenyum mendengarnya, kemudian Regan pun menelpon Revan.
tut
tut
tut
"Hallo Revan pakai celanamu dulu aku akan ke rumahmu sekarang kuenya Bira ketinggalan di rumahmu " ucap Regan langsung menutup telponnya tanpa menunggu jawaban Revan.
__ADS_1
Revan yang merasa bingung karena saat ini dia sedang ada di ruang makan bersama Yura langsung melihat ke bawah dan memastikan kalau dia sedang memakai celana. "Kenapa si kanebo itu bilang aku harus memakai celana " gumamnya, setelah beberapa saat Revan baru menyadari apa yang di ucapkan adik durhakanya. "Dasar kaneboo kering pikirannya selalu menjurus kesana " Revan geleng-geleng kepala. Yura yang merasa aneh melihat suaminya langsung bertanya.
"Kenapa om? " tanya Yura
"Regan dan Bira katanya akan kesini lagi "jawab Revan sambil melanjutkan makannya
"Oh, itu pasti karena kuenya ketinggalan Yura simpen di kulkas kue nya "
Tak berselang lama Regan dan Bira pun sampai di rumah Revan. Yura pun ke depan dan memberikan kuenya kepada Bira.
"Makasih ya,, maaf ngerepotin " ucap Bira kepada Yura
"Ngga apa-apa, hati-hati ya "Ucap Yura tersenyum
Kemudian mobil pun melaju pergi dan pulang menuju rumah utama. "Harusnya kamu tadi mengucapkan hal itu kepadaku" ucap Regan ketus
"Ucapan mana " tanya Bira bingung
"Harusnya kamu berterima kasih padaku dan sudah merepotkanku sampai bolak-balik hanya untuk kue mu itu"
"Ohh... makasih ya " ucap Bira sambil tersenyum
"Hanya itu.....?? "
"Iya, terus mesti gimana ?"
"Berterima kasihlah yang baik dan benar kepada suamimu " jawab Regan
"Caranya.... ??"
"Nanti aku ajarkan " ucap Regan tersenyum smirk
Sekarang giliran Bira yang firasatnya tidak enak. Setelah sampai ke rumah Bira langsung menyimpan kue nya k dalam kulkas
Regan langsung bertanya kenapa kuenya malah di simpan dan tidak langsung di makan.
"kenapa kue nya tidak makan tapi malah kamu Simpan? " tanya Regan
"Buat besok aja, Bira ngantuk " jawabnya
"Apaaa...... " Regan kesal
"Kalau tidak memakannya sekarang kenapa menyuruhku berkeliling untuk mengambil Kue itu"
"Abisnya Bira ngantuk besok aja makannya " ucapnya polos dan langsung pergi ke kamarnya
__ADS_1
Regan hanya mematung menahan kesal " Harusnya dari tdi aku memakanmu dasar ubur-ubur....."
Maaf kalau masih ada typo ya...... 😊🙏