AKU DAN MAJIKANKU

AKU DAN MAJIKANKU
Bab 20


__ADS_3

Malam ini Regan akan menghadiri pesta peresmian sebuah perusahaan besar milik koleganya. Kali ini ia akan mengajak Sabira ke pesta itu. Selain ingin berduaan dengan Sabira Regan juga tidak ingin banyak gadis yang nanti akan mendekatinya, begitupun dengan rekan kerjanya dan juga rekan kerja ayahnya yang selalu memaksanya untuk berkenalan dengan putri-putri mereka. Apalagi kalau bukan untuk dijodohkan dengannya. Hal yang paling tidak disukai Regan. Untuk itu ia ingin malam ini Sabira terlihat secantik mungkin, agar tidak ada lagi gadis yang akan mendekatinya.


Rencana Regan ini tentu sangat di dukung oleh ibu Rita selaku mamahnya Regan. Dia ingin malam ini Sabira terlihat sangat cantik dan menawan, dia juga ingin semua orang tau kalau Sabira adalah calon menantu keluarga Maheswara. Maka dari itu sejak seminggu yang lalu ibu Rita sudah memesan dan meminta desainer pilihannya untuk merancang pakaian Sabira.


Siapa lagi kalau bukan Bella alias Beni makhluk tulang lunak yang menjadi desainer pilihan ibu Rita . Meskipun dia terlihat kemayu dan terlihat seperti makhluk setengah jadi tapi desain hasil buatannya patut di acungi jempol, tak pernah gagal. Untuk itulah Ibu Rita memilihnya.


Dan siang ini rencananya Bella alias Beni akan datang ke rumah Maheswara.


Ting tong ting tong


"Sebentar, siapa sihh tumben siang-siang gini ada tamu" Sabira pergi ke depan untuk membukakan pintu


"Mau cari siaaa....?"


Ya ampyuunnn boneka telatubbies tinky winky ada di sini, padahal Bella udah dan dan secantik mungkin seperti bidadari mau ketemu sama mas Revan and Regan yang cuaaammeemmm, ehhh Bella malah liat tinky winky sebel sebel sebel"


"Iya Bira juga sebel di datengin boneka chuky siang- siang sereeemmm" Ucapnya polos


"Astogeee, Bella pengen jitak pala ni bocah, seenaknya ngatain Bella yang cantik jelita kaya boneka chuky, padahal Bella udah dan - dan ala- ala barbie "


" Bira siapa yang datang" Regan datang menghampiri


"Ini ada boneka chuky mas katanya mau menuntut balas karna pujaan hatinya naksir sama Bira "


"Hay mas Regan yang cuaaaaeemmm, masa depan bella " Sambil kedip-kedip mirip orang cacingan


"Masa depan suram maksudnya" Jawab Bira


"Mas Regan boleh ga sihh nih tinky winky di ekspor aja ke habitatnya "


" Habitat Bira itu di hati nya mas Regannn tauu" Sambil bergelayut manja pada Regan membuat Regan salah tingkah.


Regan agak bingung dengan tingkah Bira yang tiba-tiba terlihat manja, biasanya dia hanya menggoda lewat gombalan receh nya.


Jangan bilang kalau dia cemburu pada Bella, karna tidak mungkin Regan menyukai Bella, dia bergidik ngeri membayangkannya.


"Duduk Ben kamu pasti lelah"


"Bella mas Bella. " ucapnya manja -manja ngeri

__ADS_1


"Eehhmmm, i-i ya Bell "


"Udah dong jangan terus nakutin mas Regan kasiaaan"


"Bira buatin Bella minum ya " pinta Regan


"Makasih mas Regan yang emmmm " Beni memainkan bibirnya Regan langsung bergidik ngeri


"Okee mass, kebetulan tadi Bira baru beli racun tikus kali aja mba Bella mau nyobain" Sabira terkekeh


"Ihhh sebeelll deh Bella nih sama teletubbies"


Regan hanya geleng-geleng kepala melihat mereka tingkah mereka berdua.


***


"Nihh baju nya udah jadi cantiik banget kaannn"


"Iya sangat bagus"


"Pastinya Bella ga bakalan ngecewain customer pokoknya"


"Hey tinky winky mandi dulu sana biar ga bau asemmm nanti Bella mau dandanin kamu "


"Mas Regaaann, mau mandi'in Bira ga " Goda Bira dia tidak tau kalau gombalannya itu membuat pikiran Regan berkelana dan kemesuman yang tiba-tiba muncul


"Dasaarrrr bocilll omesss !!!" Teriak Bella sedangkan Bira hanya cekikikan sambil pergi


***


Tak lama setelah itu Bira datang dengan memakai teng top tali spageti dan hot pants atas permintaan bella dengan rambut setengah basah membuat Bira terlihat sangat cantik dan seksi di mata Regan.


"Mba Beni, Bira malu pake ginian"


"Nihh pake kimono" Bira pun langsung memakai kimononya, sebenarnya dia risih karna Regan terus memperhatikannya, dan juga malu kepada Bella yang sebenarnya juga laki-laki.


"Mas Regan Bella pinjem kamarnya ya "


"Hemmm"

__ADS_1


Saat ini Sabira dan Bella sedang ada di kamar Regan


"Cobain dulu nih bocil baju nya, itu kaki separuh lagi kemana ketinggalan pas lahiran"


"Enak aja, Bira mah emang bentukannya gini dari dulu juga, imut dan lucu"


"Imut dan lucu palingan juga kurang nyusu makanya badannya cuma separoh jadi"


Setelah beberapa lama akhirnya Bira selesai di dan dani, Sabira menggunakan dress simple namun terlihat mewah dengan bagian bahu terbuka memperlihatkan bahu mulus Sabira di tambah rambut yang di tata ke atas menampakan leher jenjangnya.


Regan yang melihat Sabira pun sangat takjub dengan kecantikannya. " Gimana cantik kannn" kata Bella


"Wooww ini beneran kamu Bira, kamu bener-bener cantik banget" Puji ibu Rita Revan pun terpesona dengan kecantikan Sabira dan Regan yang menyadari itu langsung menghalangi pandangan Revan. Revan hanya tersenyum melihat tingakah adiknya.


"Apa rambutnya tidak bisa di gerai saja"


"Ngga, Bira udah cantik banget jangan di ubah - ubah lagi mamah suka"


"Tapi mahh "


"Sudahlah Regan lagi pula tidak ada waktu lagi" timpal ibu Rita


"Ya sudah ayo semua kita berangkat"


Setelah semua selesa Bella pun pamit pulang


"Tadi Bella ga ngomong apa-apa sama kamu Bira"


"Oh iya dia bilang sesuatu"


"apa katanya"


"Titip salam aja buat A Revan " sambil nyengir kuda


"Astagfirulloh !!!!" Ucap Revan


***


Jangan lupa kasih hadiah buat Neng bira ya, biar Neng Bira nya rajin upadte 😉🙏

__ADS_1


__ADS_2