AKU DAN MAJIKANKU

AKU DAN MAJIKANKU
Bab 37


__ADS_3

Matahari sudah naik saat Regan dan Bira membuka matanya. Mereka kelelahan karna kegiatan mereka semalam. Dan kini mereka hanya bermalas-malasan enggan meninggalkan tempat mereka memadu kasih semalam.


"Mas Regan hari ini jalan - jalan lagi ke pantai yukk " Ajak Bira


"Tidak mau aku malas " Sambil terus mengeratkan pelukannya kepada istrinya .


"Terus kita mau ngapain ?"


"Kita akan menghabiskankan waktu kita di tempat tidur saja " Ucap Regan.


"Cuman tiduran aja gitu ?"


"Iya"


"Katanya mau bulan madu, kalo cuman di kasur aja mah atuh udah aja di rumah ga usah kesini segala. Di rumah merem di sini juga merem " Ucap Bira kesal


"Aku masih kesal dengan kejadian kemarin "


"Jangan tinggalin Bira aja, barengan kalo kemana-mana, Bira juga takut sama si patrick"


"Aku tidak mau, kamu tidak mau kan suamimu ini memakan orang jika sedang kesal " Ucap Regan asal Bira langsung tertawa mendengarnya.


"Bira baru tau kalau suami Bira teh titisan limb*d" Jawab Bira.


"Hey sejak kapan limb*d suka makan manusia"


"Kata Bira barusan, emangnya mas suami ga denger "


"Dasar menyebalkan " Ucap Regan kesal.


"Ke pantai lagi atuh ayo, kemaren kan cuman sebentar keburu ketemu si patrick "Rengek Bira


"Tidak"


"Ayo "


"Tidak"


"Ya udah, ga ada jatah buat nanti sampe tiga hari ke depan" Ancam Bira


Regan pun kaget mendengar ancaman istrinya,dia tidak bisa membayangkan bagaimana nasibnya tiga hari ke depan jika tidak mendapat jatah dari istrinya.Regan pun mulai berpikir .


"Baiklah tapi ada syaratnya?"


"Meni pake syarat segala jalan-jalan juga" Bira mencebikan bibir.


"Mau atau tidak !!! " Jawab Regan.


"Iya mau, sok atuh apa syaratnya mas Gagan yang guantennggg "


"Mandikan aku "


"Ngga ahh, udah tua juga mau nya teh di mandiin terus"


"Aku juga selalu memandikanmu, sekarang giliranmu memandikanku"

__ADS_1


"Bukan Bira yang mau itu mah, mas suami yang minta"


"Pokoknya mandikan aku" Ucap Regan sambil memejamkan matanya.


"Dasar tuan Relay "


"Siapa dia ? "Regan membuka matanya menatap Bira menyelidik.


"Suami Bira lah, Tuan Regan lebaaayy" Sabira tertawa


"Enak saja kamu mengganti nama suamimu yang tampan ini sembarangan, sepertinya kamu mau di hukum ya "


"Ngga, ahh Bira mau kabur aja " Cepat-cepat Bira bangun meninggalkan suaminya. Dengan cepat Regan menariknya kembali ke tempat tidur.


"Diamlah ubur-ubur, spongebob akan memangsamu sekarang juga " Kini tubuh Bira sudah ada ada di bawah kungkungan Regan.


"Hentikan, dasar kanebo mesum" Akhirnya mereka menghabiskan waktu di tempat tidurnya kembali.


***


Saat waktu menju sore hari Bira dan Regan pun akhirnya berjalan-jalan ke pantai karna Bira terus merengek"


"Sebenernya Bira teh mau ke pantai atau mau main salju, kenapa pakaiannya kaya gini. Saat ini Bira tengah memakai celana jeans panjang dengan switer hoodie yang di tutupkan menutup kepala Sabira dan juga masker yang menutup wajahnya.


"Jangan banyak protes aku takut si patrick akan melihatmu lagi"


"Tapi Bira jadi mirip kurcaci ihh, ga cantik jadinya"


"Yang penting suamimu tau kalau kamu cantik" Sabira mencebikan bibir.


"Susah emang kalo ngomong sama kanebo kering, nyebelin Bira gerah tau " Kesal Bira


"Aku melakukan semua ini karna aku sangat mencintaimu. Kamu itu terlalu menarik perhatian. Kamu bisa merasakan sendiri bagaimana si patrick itu begitu ingin memilikimu. Bagaimana kalau ada patrick-patrick lainnya. Aku tidak sanggup membayangkannya" Khawatir Regan


Sabira pun terharu dengan ucapan suaminya, yang ternyata sangat mencintai dirinya dan mengkhawatirkan keadaanya.


"Bira jadi terhura dehhh sama mas suami " Sambil memeluk suaminya


"Terharu bodoh, dasar kamu ini" Sambil membalas pelukan istrinya dengan sayang.


"I Love you mas kanebo"


"I Love you too ubur-uburku"


"Jelek banget panggilan sayangnya"


"Kamu juga" Regan terkekeh kemudian keduanya pun tertawa.


****


Besoknya Regan pun memutuskan untuk menyudahi bulan madunya. Karna banyak pekerjaan yang sedang menunggunya di kantor. Bira pun setuju dan akhirnya mereka pun pulang .


Kini mereka sudah sampai di apartemen dan mereka berpapasan dengan Siena. " Di pantai ada si patrick di sini ketemu plankton " Gumam Bira


"Acuhkan saja sayang" Ucap Regan

__ADS_1


"Hai Regan kamu dari mana ? Tanya Siena dengan penuh kelembutan. Regan pun hanya diam saja enggan menjawab Siena.


"Regan aku bertanya padamu" Rengek Siena


"Mas suaminya lagi ga mau jawab, lagi sariawan" Jawab Bira


"Selalu saja menyambar " Ketus Siena


"Selalu saja mengganggu suami Bira " Sambil melotot ke arah Siena


"Ayo mas suami, Bira cape pengen di gendong " Bira sengaja merengek kepada Regan di depan Siena untuk membuatnya kesal.


"Dasar manja" Siena mendelik


"Dasar plankton" Bira tidak mau kalah


"Sudah sayang, ayo kita masuk " Ajak Regan


"Iya sayangnya Bira" Sambil tersenyum di buat seimut mungkin, membuat Regan gemas dengan tingkahnya. Sikap Regan dan Bira membuat Siena tambah kesal saja.Mereka pun pergi meninggalkan Siena sendiri.


" Mas suami anjing herder pesanan Bira udah ada belum?" Sengaja Bira bicara keras supaya terdengar oleh Siena .


"Untuk apa anjing herder" Regan mengernyit heran bingung dengan ucapan Sabira.


"Buat melindungi mas suami dari serangan Plankton" Jawab Bira keras. Regan pun hanya tertawa menanggapinya. Siena melangkahkan kaki pergi dengan kesal.


****


Di sebuah restoran


"Hey kenapa bete banget wajahnya " Tanya seorang perempuan.


"Aku kesal dengan istrinya Regan, ingin sekali ku remas mulut menyebalkannya itu " Jawab Siena marah


"Dimana kamu bertemu dengannya ?" Tanya Merry temannya Siena.


"Di apartmentku, kita satu apartement" Jawab Siena masih dengan nada kesal.


"Wooww, berarti kamu bisa dengan mudah menggoda Regan kan"


"Menggoda bagaimana, melihatku saja dia tidak mau, menyebalkan, entah apa yang di lihat Regan dari gadis kecil itu tidak ada menarik-menariknya sama sekali"


"Mungkin dia pakai susuk, makanya Regan tergila-gila padanya" Kata Mery


"Mungkin saja, es batu seperti Regan saja bisa mencair oleh gadis kecil seperti dia, sangat jauh dengan aku yang sangat cantik dan menarik " Ucap Siena


"Benar kan ?" timpal Mery


"Apa aku pasang susuk saja ya biar Regan jatuh cinta padaku" Pikir Siena


"Boleh saja, masa kamu kalah dengan istri Regan yang hanya gadis kecil " Siena pun menganggukan kepalanya cepat.


"Istrinya Regan bukan hanya gadis kecil tapi juga gadis kampung" Tiba-tiba sseorang sudah ada di antara Siena dan Mery.


Siena dan Mery pun melihat ke arah orang itu berbarengan.

__ADS_1


****


Alhamdulillah akhirnya mimin bisa update 😇, karna lagi pulang kampung susah banget jaringannya. Login aplikasi aja susah banget. Mau Up dari kemaren ga bisa 🙈. Jangan lupa terus dukung Neng Bira sama mas Regan ya biar bisa beli kuota buat update 😁🙏


__ADS_2