AKU DAN MAJIKANKU

AKU DAN MAJIKANKU
Bab 42


__ADS_3

Setelah makan malam selesai, kini mereka sedang berkumpul di ruang keluarga. Bira menyajikan teh hangat untuk menemani mereka mengobrol tak lupa cake rainbow yang ia buat tadi siang pun di sajikan di sana atas permintaan mamah mertuanya.


"Mah kue nya Bira potongin nya "Tawar Bira kepada mamah mertuanya


" Iya boleh, makasih sayang" Jawab mamah Rita


Bira melihat Regan terus saja memandanginya, membuatnya risih Bira tau kalau Regan ingin mengatakan sesuatu tentang kue buatannya, tapi urung dia ucapkan karna di disitu ada orangtuanya Regan dan juga Revan. Membuatnya hanya bisa memandang saja kepada istrinya.


Padahal bahan yang di pakai bira biasa saja entah apa yang aneh di pandangan suaminya .


"Lihat itu matanya terus aja ngeliatin kue Bira, Bira pengen banget nyolok matanya " Ucap Bira dalam hati


" Coba lihat ubur-ubur bikini bottom itu, membuat kue warna-warni seperti itu seperti cat tembok sekolah taman kanak-kanak,dan itu. ....astaga itu warna kuning aku tidak sanggup membayangkannya" Berkata dalam hati


"Woww ini enak banget mamah suka, cake nya sangat lembut "Puji mamah Rita


" Iya benar ini sangat enak " Tambah Revan


"Kue aneh seperti itu kalian bilang enak sunggguh menggelikan " Ucap Regan


" Kenapa kamu tidak mencobanya sendiri Regan, ini sangat enak " Kata papa Anton


Cake yang sangat cantik itu kini sedang mereka santap bersama, apalagi butter cream yang terasa sangat lembut di mulut dengan manis yang sangat pas membuat mereka ingin terus dan terus memakannya. Membuat Regan yang melihatnya sedikit tergoda, hanya sedikit tergoda ya.


Bira yang menyadari suaminya melihat terus ke kue itu, sengaja menggodanya dengan memasukan kuenya secara perlahan ke mulutnya ." Emmmm enak Banget sihh kue nya iya kan mah ??" Sambil melihat terus ke arah suaminya


"iya sayang lain kali buatin mamah lagi ya ini sangat enak " jawab mamah Rita


"Asiaaappp "Ucapnya bersemangat


"Nanti bawakan aku ke kantor Bira, sepertinya enak untuk cemilan siang" Pinta Revan


"Oke kakak ipar " Jawab Bira

__ADS_1


" Minta saja istrimu yang membuatnya , enak saja meminta istri orang untuk membuat kue untukmu " Kesal Regan


"Aku belum menikah kau lupa itu " Jawab Revan


" Lusa kau menikah mintalah istrimu untuk membuatnya " Ketus Regan


" Dia masih kecil mana bisa membuatnya " Bantah Revan


"Bukankah kau bilang dia sudah bisa membuat anak " Ucap Regan mengejek Revan mencebik


"Jangan di hamilin dulu atuh A Revan kasian masih sekolah mah, nanti di sangka hamil di luar nikah lagi sama orang " Timpal Bira


"Aku tidak berniat menghamilinya" Bantah Revan


" Revan.... " Ucap papa Anton menegurnya


" Maksud Revan bukan sekarang pah tapi nanti " Revan meralat ucapannya karna takut dengan papa nya. Regan yang melihat nya tertawa puas


" Regan..... " Mamah Rita menggeleng


"Oke " Regan mengangkat bahunya .


*****


Malam ini Regan dan Bira menginap di rumah mamah Rita karna permintaanya. Awalnya Regan menolak dan bersikeras untuk pulang, namun karna mamah Rita terus memaksa akhirnya Regan menurutinya dengan berat hati, padahal tadi nya Regan ingin menagih hutang istrinya yang masih tiga ronde itu. Di rumah mamahnya ini dia tidak akan bebas melakukannya, karna istrinya sangat bar-bar,takut berisik dan mengganggu yang lain.


" Mas, Bira tidur duluan ya Bira ngantuk " Bira menghampiri suaminya yang ada di ruang kerja. Regan melihat istrinya yang sudah sangat mengantuk merasa kasihan dan mengijinkannya untuk tidur duluan. Regan juga ingin menyibukan diri dengan pekerjaannya agar tidak tergoda dengan keberadaan istrinya.


Sebaiknya acara menagih hutang Regan undur saja. Nanti saat sudah sampai di apartementnya Regan akan menagihnya kepada Bira. Sebaiknya sekarang dia menyelesaikan pekerjaannya sekarang, agar besok ia tidak terlalu sibuk. Ya benar sepertinya itu ide yang bagus menurut Regan.


Setelah lama berkutat dengan pekerjaannya, Regan merasa lapar tidak biasa pikirnya. Akhir nya dia memutuskan untuk ke dapur untuk membuat kopi saja agar tidak mengantuk. Regan membuat kopi hitam kesukaanya, biasanya bira yang akan membuatkan kopi untuknya. Namun sekarang istri kecilnya itu sedang tidur tidak mungkin ia membangunkannya hanya untuk segelas kopi.


Karna perutnya sedikit berontak akhirnya Regan membuka kulkas dan mencari makanan, namun di kulkas tidak ada makanan hanya ada beberapa jenis minuman dingin. Tapi ada yang menarik perhatiannya yaitu potongan kue pelangi buatan istrinya itu. Tidak mungkin dia memakannya walau sebenarnya dia penasaran dengan rasanya.

__ADS_1


"Kue ubur-ubur itu masih ada sisa ternyata, bagaimana rasanya" Regan penasaran " kenapa semua orang menyukainya padahal bentuknya sangat aneh, kalau aku makan apa ubur-ubur itu akan tau ??" Bertanya pada dirinya sendiri


"Tentu saja dia tidak akan bangun" Ucapnya sambil tertawa sendiri. Sungguh saat ini Regan terlihat sangat konyol tapi dia masa bodoh toh tidak ada yang melihatnya juga pikirnya. Akhirnya dia pun mengambil potongan kue itu karna sangat penasaran dengan rasanya. Dia pun memasukan potongan kue itu ke dalam mulutnya.


"Ternyata rasanya sangat enak dan juga sangat lembut pantas saja mereka menyukainya, dasar ubur-ubur makanan seenak ini suami sendiri tidak di beri dasar pelit . Harusnya mulai sekarang aku, memanggilnya kepiting pelit, benar hanya kepiting itu yang pelit sangat panggilan itu sangat cocok untuknya"


Gumam Regan sambil dia terus memakan kue itu sampai habis. Setelah kue itu habis dia memutuskan untuk tidur saja dan melanjutkan pekerjaannya besok. Karna ternyata setelah perutnya terisi penuh dia merasa sangat mengantuk, bahkan kopi yang dia buat tadi pun belum sempat ia minum. Regan pun akhirnya memutuskan untuk ke kamar saat berbalik dia sangat kaget melihat Bira ada di belakangnya.


"Apa yang kamu lakukan di sini malam-malam begini, ini bukan saatnya ubur -ubur untuk bermain " Dia berkata sambil memegang dadanya karna kaget.


"Kenapa dia melihatku seperti itu, jangan bilang dia melihatku memakan kue buatannya , dimana wajahku kan di simpan kalau dia sampai tau aku memakannya" Ucapnya dalam hati.


"Kok masih bilang Bira ubur-ubur ? Katanya panggilannya mau dinganti jadi kepiting pelit " Jawab Bira


"Astaga.... Celakalah kau Regan hancur sudah reputasimu yang keren di depan ubur-ubur ini " Gumamnya


"A-pa maksudmu? " Regan gugup


"Mas Regan makan kue Bira ya ?" Bira bertanya seperti menginterogasi suaminya


"Mana ada....!!! " Regan kaget bukan main mendengar perkataan istrinya


"Terus itu apa di mulutnya ada putih-putih deket mulutnya, iler??? " Tanya Bira menyelidik


"Enak saja iler dari mana " Bantah Regan


Bira langsung mendekat ke arah suaminya dan terus mendekatkan wajahnya menyelidik, Bira tersenyum smirk.


"Dasar spongebob bilang aja kalo Bira itu enak " Kini Sabira sudah tidak bisa menahan lagi tawanya. Karna sebenarnya dia sudah ada di belakang Regan pada saat Regan membuka kulkas dan biacara sendiri. Sungguh ajaib ternyata kanebo kering bisa juga bersikap konyol.


*****


Alhamdulillah udah up lagi 😊🙏 terus dukung neng Bira ya, minta like dan vote nya jangan lupa 😘😘

__ADS_1


__ADS_2