
Siena menatap kagum kepada Bagas, ternyata pria pendiam dan jarang bicara itu bisa terlihat sangat keren .Siena langsung berlari mengejar Bagas untuk mengucapkan terima kasih. Namun tangan Denis malah mencekalnya
"Siena mau kemana kau, aku sedang terluka dan kau malah meninggalkanku " ucap Denis
"Minggir kau " ucap Siena sambil menendang kaki Denis
"Aaakhhh......" teriak Denis namun Siena tidak peduli dan terus mengejar Bagas keluar
"Bagas......" panggil Siena, Bagas yang mendengar Siena memanggil hanya berdecak.
"Ada apa lagi nona Siena ?" tanya Bagas
"Eemmm i-itu terima kasih sudah menolongku " ucap Siena sambil tersenyum manis kepada Bagas.
"Maaf nona tapi saya tidak menolong anda, saya menolong diri saya sendiri. Kalau saya tadi tidak melawan maka saya yang akan dia pukul, saya tidak mau wajah tampan saya terluka dan menjadi bulan-bulanan Duo R bersaudara nanti jika di kantor "
Siena hanya melongo mendengar ucapan Bagas, dia tarik kembali kekagumannya yang menganggap kalau dia adalah pria keren.
"Permisi nona saya pergi dulu, anda tidak lupa membawa dompet lagi dan akan meminjam uangku lagi kan ?" ucap Bagas sambil masuk ke dalam mobilnya
"Ternyata bukan hanya bos nya asistennya pun tidak kalah menyebalkan, dasar pria pelit dan sangat perhitungan, semoga aku jauh dari pria seperti itu " gumam Siena merasa kesal denga sikap Bagas.
Di kantor
Bagas baru sampai ke ruangan Regan setelah sebelumnya dia meminta ijin untuk keluar sebentar karena ada keperluan, dan Regan tau kalau dia bertemu dengan Siena.
"Maaf pak saya terlambat " ucapnya sambil duduk di meja kerjanya.
"Tidak masalah, aku bukan bos yang kejam yang tidak mengijinkan pegawainya untuk berkencan, apalagi kau sudah terlalu lama menjomblo aku takut senjatamu karatan jika tidak di pakai "
"Oh Tuhan,apa di rumah istrinya selalu memberinya makan cabai, kenapa ucapannya selalu terasa panas di telingaku" gumam Bagas dalam hati
"Hey Bagas aku bicara denganmu, kenapa kau diam saja, sepertinya sudah lama aku tidak memotong gajimu " kesal Regan
"Ma-maaf pak tapi saya tidak habis berkencan dengannya saya hanya ada perlu saja "
"Memangnya kau ada perlu apa dengannnya, jangan bilang kalau dia akan mengganggu rumah tanggaku, lihat saja aku akan menghancurkan kalian berdua jika itu sampai terjadi "
"Tidak pak, saya hanya menagih hutang saja padanya karena dia sudah meminjam uang saya " jawab Bagas
__ADS_1
"Siena meminjam uang padamu ?" tanya Regan merasa aneh, apa gadis itu sekarang sudah miskin dan tidak laku lagi mejadi model hingga dia meminjam uang pada asistennya.
"Iya pak...."
"Untuk apa ?" tanya Regan masih penasaran
"Kenapa anda sekarang jadi kepo begini pak " gumam Bagas.
"Hey aku bertanya " ucap Regan tidak sabar
"Dia meminjam uang saya dia lupa membawa dompetnya saat makan di restoran dn juga untuk ongkos pulang, dan hari ini nona Siena membayarnya" mendengar itu Regan malah tertawa meledek.
Kenapa manusia kanebo itu malah tertawa pikir Bagas, memangnya ada yang salah dengan apa yang ia lakukan.
"Kau menagih uang yang tidak seberapa kpada perempuan, apa kau tidak malu " ucap Regan masih tertawa
"Kenapa manusia ini jadi sering tertawa sekarang" gumam Bagas
"Memangnya ada yang salah dengan yang saya lakukan pak ?" akhirnya Bagas memutuskan untuk bertanya
"Kau memalukan, sebagai laki-laki harusnya kau tidak menerima uang ganti yang di berikan olehnya kepadamu, pantas saja kau masih jomblo kau itu ternyata pria pelit dan sangat perhitungan, kau itu seperti....seperti siapa ya aku lupa namanya"
"Kepiting pelit itu siapan namanya aku lupa ?" tanya Regan. Bagas yang mendengarnya langsung menghembuskan nafas kasar .
"Ternyata virus ubur-uburnya tidak bisa di sembuhkan " gumam Regan dalam hati
"Maaf pak saya tidak tau namanya, karena saya pria dewasa dan tidak suka fim anak-anak " jawab Bagas
Regan yang mendengar ucapa Bagas jadi kesal, baru saja Regan akan menyemburkan lahar panasnya, tiba-tiba penyejuk hatinya datang bersama dengan buah hatinya. Membuat kemarahan manusia kanebo mereda seketika.
"Hallo mas suami...." sapa Bira sambil tersenyum dengan seorang bayi licu dan menggemaskan dalam pangkuannya.
"Hallo sayang...." ucap Regan menghampiri istri dan anaknya dan mendaratkan ciuman di keduanya. Ciuman bertubi-tubi pada anaknya dan ciuman singkat di bibir istrinya. Membuat jiwa jomblo Bagas meronta dan merana melihat kemesraan keluarga bahagia yang ada di depannya.
"Bira Kesini mau ngasih kejutan sama mas suami, katanya Reby kangen sama papa nya "
"Benarkah, kemarilah jagoan " ucap Regan sambil megambil alih Reby dari pangkuan Bira, dan bayi itu tersenyum riang melihat papa nya. Regan memang dekat dengan anaknya.Reby dengan lucunya berceloteh dengan suara khas bayi dan tertawa memainkan wajah papanya.
"Ternyata manusia kanebo itu ayah yang hangat ternyata " ucap Bagas dalam hati
__ADS_1
"Mas, Bira bawain makan siang dari rumah kita makannya, Bira juga bawa sekalian buat mas Bgas kita makan bareng "
"Tidak usah nona terima kasih, saya bisa makan di luar nanti " jawab Bagas merasa sungkan pada istri bosnya.
"Eh kok gitu, padahal Bira masak banyak hari ini sengaja buat mas suami A Revan juga buat mas Bagas.
"Kau harus makan bersama kami kalau tidak gajimu akan hilang sebagian " ancam Regan
"Mas suami, jangan gitu jangan ngancam mas Bagas terus, kasian kan kalo gajinya di potong nanti mas Bagas susah punya pacar gimana gara-gara ga punya uang "
"Dia itu pria pelit pantas saja susah punya pacar " ledek Regan
"Saya bukan pria pelit pak, tapi saya pria polos dan lugu saya tidak tau cara mendekati perempuan , makanya hingga saat ini saya belum punya pacar " jawab Bagas.
"Iya emang bener mas Bagas itu emang masih polos lucu lagi " ucapan Bira langsung memancing amarah spongebob
"Hey nyonya ubur-ubur ada suamimu di sini kenapa kau malah memuji pria lain " Bira langsung menutup mulutnya dia lupa kalau suaminya itu sangatlah posesif.
"Kau minta di hukum rupanya " ucap Regan
"Kau tidak akan bisa menghukumku spongebob, kamu lupa istrimu ini sedang tidak bisa melayanimu " ucap Bira sambil tersenyum menang.
"Masih banyak cara lain untuk menghukumu nyonya" jawab Regan tidak mau kalah
Reby melihat kedua orang tuaya secara bergantian dengan wajah polosnya, benar-benar menggemaskan.
"Oh ya ampun ternyata ini perseturuan makhluk bikini bottom, lihatlah bahkan anak mereka saja merasa bingung melihat kelakuan orang tuanya "
"Hey Reby kau mau ikut dengan om, kita jalan-jalan" Bagas mengajak Reby keluar untuk meghindari raja neptunus yang akan menghukum ratu ubur-ubur. Bagas tidak ingin melihat pemandangan itu, terlalu menyakitkan untuk pria jomblo sepertinya.
"Kau asisten yang pengertian Bagas " ucap Regan tersenyum sambil memberikan Reby kepada Bagas
"Terima kasih pak, Reby akan aman bersama saya" Bagas pergi meninggalkan Regan dan Bira dari ruangan itu. Dan si kecil Reby pun sangat antusias di gendong oleh Bagas, membuat Bagas menjadi gemas kepada bayi ini.
"Ayo anak tampan kita pergi jalan-jalan "
****
Sedikit info tentang novel Revan dan Yura, buat kelanjutaanya aku pindahin bukunya ya dengan judul yang berbeda "Cinta Yura" tapi masih review ya 😊🙏
__ADS_1