AKU DAN MAJIKANKU

AKU DAN MAJIKANKU
Bab 28


__ADS_3

Setelah acara lamaran mereka semua menyepakati waktu untuk pernikahan terhitung dua minggu dari waktu lamaran. Keluarga Sabira pun mulai sibuk mempersiapkan pernikahan Bira, mereka sepakat akan melangsungkan akad pernikahan di rumah Bira dan akan melangsungsungkan resepsi di kota di hotel milik keluarga Maheswara. Tentu saja orangtua Sabira dan semua keluarganya turut hadir. Malah ibu Rita sudah memesan pakaian seragam untuk keluarga Bira. Orang tua dan Seluruh keluarga Sabira merasa sangat senang dengan sambutan keluarga Regan yang tidak membeda-bedakan walau mereka hanya dari keluarga sederhana. Kendaraan untuk mereka pun nanti akan di siapkan untuk keberangkatan mereka.


***


Tak terasa waktu pun cepat berlalu, hari ini Bira akan melaksanakan ijab kabul pernikahannya dengan Regan dan tentu saja MUA nya menggunakan Bella alias Beni si manusia setengah jadi.


Saat subuh menjelang Sabira pun mulai di rias untuk melangsungkan akad pernikahan dengan Regan.


"Aduuduuhh bocil amsyoong kamu pake pelet apa sihh mas Rereg nya Bella sampe mau nikahin kamu" Cetus Bella


"Bira mah ga usah pake pelet juga mas Regan udah cinta, karna aura yang terpancar dari wajah Bira itu memancarkan kecantikan Bira, sehingga membuat mas Regan jatuh cinta sama Bira"


"Hiddiiiwww, pengen jitak boleh ga sihhh Bella gummusssh banget" Sabira terkekeh mendengar ocehan Bira.


"Kalo mas Rereg nikah terus nanti Bella sama siapa dong?" sambil merias Bella


"Kan ada A Revan yang caem dan kalem" Jawab Bira


"Aihhh tumben pinter si bocil Bella suka kalo rekomendasinya mas Revan, cocok banget sama Bella yang cantuk jelita"


Bella pun melanjutkan pekerjaannya merias sambil terus mengoceh, tujuannya agar Sabira tidak mengantuk karna beberapa kali Sabira terlihat ketiduran.


Sabira sudah selesai di make up, dia terlihat sangat cantik dengan kebaya putih modern yang panjang menjuntai, make up yang terlihat natural namun elegan tidak menghilangkan kesan dari wajah Sabira yang imut tapi sangat cantik di tambah hiasan siger di kepalanya menambah kecantikan Sabira.


Di ruang depan semua orang sudah berkumpul termasuk Regan sang mempelai pria, dia sudah siap dengan setelan jas mewah yang sangat pas di tubuh nya yang tegap sehingga Regan nampak gagah. Sabira yang melihatnya tampak senyum - senyum, dia sangat suka dengan penampilan Regan begitupun sebaliknya, Regan pun sangat menyukai penampilannya Sabira yang terlihat sangat cantik.


Acara ijab kabul pun di mulai, Regan dengan lantang mengucapkan ijab kabul kepada Sabira, dia mengucapkannya hanya sekali tanpa pengulangan. Semua orang dan para saksi pun mengucapkan


Saaahhhh !!!


Semua orang bahagia termasuk para pengantin, mereka tak dapat menyembunyikan kebahagiaan mereka, Regan si manusia kutub pun selalu terlihat tersenyum.


Acara pun di lanjutkan dengan sungkeman dan kemudian para tamu undangan pun menikmati masakan yang sudah di hidangkan. Hingga tak terasa matahari pun sudah sembunyi di peraduannya. Para tamu dan kerabat Sabira pun mulai pulang. Kini tinggal kedua keluarga pengantin beserta pengantin yang ada di rumah itu.

__ADS_1


"Maaf sebelumnya, kami sekarang mau pulang ke kota terima kaaih atas jamuannya" Ucap pak Anton


"Lohh kenapa tidak menginap dulu" Kata abah pak Anton pun tersenyum


"Kami masih ada urusan yang belum selesai di sana, dan juga kami tidak mau mengganggu malam pengantin mereka" Pak Anton dan abah pun tertawa wajah Regan tampak memerah menahan malu mendengar ucapan papa nya, tetapi Sabira wajahnya sangat santai entahlah tak ada wajah tersipu malu seorang pengantin di wajah Sabira. Keluarga pun tidak bisa mencegah keluarga Regan beserta rombongan untuk pulang malam ini.


***


Kini pengantin itu sudah berdua di kamar, Sabira tampak cekikikan Regan pun heran melihatnya.


"Hey ubur-ubur apa yang sedang kamu tertawakan" Tanya Regan


" Ga ada Bira cuman lagi pengen ketawa, lucu aja liat mas suami ada di sini bobo bareng sama Bira"


"Siapa bilang kita akan tidur" Regan menghampiri Sabira yang tengah duduk di kasur.


"Emangnya kita mau ngapain" Ucap Bira polos


"Astagfirulloh, Bira jadi deg-degan kirain Bira mau besok di rumah mas Regan"


"Kenapa harus menunggu besok bukankah kita sudah halal, kita bebas melakukannya kapan saja."


"I i iya tapi tapi" Bira gugup tapi Regan langsung membungkam bibir Sabira dengan bibirnya, Regan menikmati bibir Sabira yang terasa manis dia mengecapnya dengan lembut. Sabira pun terbuai dengan ciuman Regan hingga dia pun terhanyut.


Merasa Sabira pun mulai menikmati sentuhannya, Regan pun menggiring Bira ke tempat tidur. "Boleh aku melakukannya sekarang" Lirih Regan Bira hanya menganngguk walau wajahnya menunjukan sedikit ketakutan dan Regan memahami itu.


Regan mulai melucuti pakaian Sabira satu persatu . "Mas Regan Bira malu ihh, matiin lampunya" Bira merengek.


"Tidak mau aku mau melihat semuanya "


"Ihh ternyata gunung es bisa mesum juga"


"Aku mesum terhadap istri sendiri " balas Regan namun tanganny tidak mau diam. Akhirnya Sabira pun pasrah dengan apa yang di lakukan Regan terhadapnya. hingga

__ADS_1


"Mas Regan sakiittt" bisik Bira


"Tahan sebentar"


"Tapi ini sakiitt" Besok aja ya


"Enak saja ini harus tuntas tidak boleh setengah-setengah"


Aaarrggghh


"Bira yang sakit kenapa mas Regan yang teriak"


"Kamu kenapa menggigitku dasar ubur-ubur"


" Ga sengaja itu mah reflek, gerakan alam"


"Ada- ada saja jangan berisik aku malu" Ucap Regan.


"Yang berisik mas Regan bukan Bira""# Bisik Bira.


Setelah perdebatan mereka pun melanjutkan malam pertama mereka tanpa gangguan.


Di kamar abah dan emak Sabira " Abah denger barusan suara nak Gagan teriak


"Iya, mungkin ke jedot makanya teriak" Jawab abah sambil menutup mata karna merasa sangat ngantuk.


"Ahh masaa, emak takutnya si Neng terlalu ganas sama nak Gagan" Bisiknya, abah pun langsung membuka mata


"Astagfirulloh" ucap mereka bersamaan.


***


Udah ahhh segitu dulu mimin lagi puasa ,mimin juga ga bisa bikin adegan malam pertama otak mimin terlalu suci 😝😝 menyangkut hal begituan 😁, terus dukung Neng Bira ya , viewrsnya banyak tapi yang like sedikit 😪 mimin sedihh 😓, terus dukung Neng Bira sama mas Gagan ya 😘😘

__ADS_1


__ADS_2