AKU DAN MAJIKANKU

AKU DAN MAJIKANKU
Bab 72


__ADS_3

Hari ini adalah hari libur untuk Regan, hari yang selalu ia nantikan karena ia akan menghabiskan waktunya bersama keluarga kecilnya. Seperti biasa setiap pagi Bira selalu di sibukan dengan jagoan tampannya. Bira sibuk menyiapkan susu dan juga pakaian yang akan di pakai oleh jagoannya itu, karena bayi tampan itu akan Bira mandikan sekarang. Sedangkan Regan bertugas menjaga Reby selama Bira menyiapkan kebutuhan putranya. Air hangat sudah siap Reby si tampan di mandikan.


"Ayo sini anak mamah yang paling ganteng kita mandi dulu ya sama mamah biar gantengnya nambah" ucap Bira sambil mengambil Reby dari pangkuan Regan . Reby yang melihat ibunya langsung tertawa dengan senang. Reby bayi yang ceria dia senang sekali tertawa dan tersenyum jika ada yang mengajaknya bicara. Hingga membuat orang yang melihatnya menjadi sangat gemas. Ciuman bertubi-tubi Bira berikan pada bayi tampannya.


Saat Bira memasukannya ke dalam bak mandinya yang sudah terisi air hangat Reby langsung senang dan bermain dengan air mandinya, membuat Regan dan Bira tertawa melihatnya .


"Hey jagoan, tendanganmu sangat kuat, lihatlah pakaian papa jadi basah karenamu " ucap Regan sambil tertawa dan iku memandikan anaknya. Bira mengusapkan sabun mandi dan samponya kepada Reby usapannya sangat lembut di tubuh Reby. Bayi itu pun berceloteh dengan riangnya.


"Sayang, aku juga ingin di mandikan seperti Reby " ucap Regan tiba-tiba. Bira yang mendengarnya hanya mencebikan bibir.


"Udah tua juga masih mau di mandiin ga malu gitu sama Reby " ucap Bira


"Aku sudah lama sekali tidak pernah di mandikan olehmu , kamu juga kan sudah lama tidak aku mandikan bagaimana kalau kita mandi bersama " ucapnya dengan tersenyum nakal sambil mencium pipi istrinya, dan ciumannya ia turunkan ke leher Bira yang mulus karena saat ini Bira mencepol tinggi rambut panjannya hingga menampillkan leher jenjangnya, hingga Bira memekik kaget dan Reby pun yang sedang bermain air langsung melihat ke arah orang tuanya.


"Mas suami diem ihh, Bira lagi megang Reby takut jatoh " kesal Bira dengan tingkah suaminya. Regan pun hanya tertawa menanggapi kekesalan istrinya. Kehidupan Regan yang kaku kini telah berubah sejak kehadiran Bira dalam hidupnya. Bawaan Bira yang ceria membuat si kanebo kering yang kaku serta jarang bicara dan tersenyum, menjadi pribadi yang hangat dan lebih sering tertawa sekarang, mungkin benar jika dia terkena virus yag di bawa oleh istrinya.


Reby pun telah selesai mandi, Bira mengangkatnya dan memakaikannya handuk dan membawanya ke tempat tidur untuk memakaikan pakaian kepada Reby. Bira begitu telaten mengurus anaknya membuat Regan kagum kepada istrinya, istrinya bukan tipe istri yang manja. Meskipun Reby anak pertama mereka namun Bira benar-benar mengurusya sendiri tanpa mengeluh sedikitpun. Walau setiap malam dia harus terbangun untuk memberikan susu untuk anaknya, atau pun sekedar begadang karena Reby selalu terbangun tengah malam yang membuatnya sangat kelelahan setiap harinya.


"Woww anak mamah sekarang gantengnya jadi lima kali lipat udah harum udah ganteng sekarang tinggal minum susu dan bobo lagi ya "ucap Bira sambil menciumi anaknya .

__ADS_1


"Mas pegang dulu Reby ya, Bira mau beresin dulu baju kotor sama air bekas mandinya " Bira memberikan Reby pada Regan dan Regan pun langsung mengambilnya dengan senang serta menciumi anaknya yang tampan.


"Mas, susunya ada di meja takut nanti Reby nangis "


"Heemm baiklah, kamu tidak usah khawatir " Bira pun langsung membereskan pakaian Reby sekalian membereskan kamarnya. Melihat istrinya yang sedang sibuk Regan langsung membawa Reby keluar kamar. Di ruangan depan semua orang sedang berkumpul. Karena sejak kehamilan para menantunya mamah Rita meminta mereka untuk berkumpul di rumah utama agar mamah Rita bisa memantau para menantunya, karena menantu mamah Rita dua-duanya adalah perempuan muda yang minim pengalaman karena mereka berdua masih sangat muda .


Melihat Regan membawa Reby, semua orang langsung tersenyum dan berebut untuk menggendongnya apalagi Reby sudah mandi semakin terlihat lucu dan tampan saja bayi itu.


"Kemarikan cucu ku Regan " pinta papa Anton


"Opanya harus mengalah, karena omanya yang akan menggendong Reby duluan "


"Yura juga mau gendong Reby " rengek Yura yang kehamilannya mulai terlihat sekarang.


Papa Anton langsung mengambil Reby duluan dan menggendongnya. Celotehan Reby selalu membuat orang gemas, mereka semua tertawa dengan kelucuan Reby.


Melihat banyak orang yang menjaga Reby, Regan pun berinisiatif untuk menyusul istrinya di kamar dan akan meminta Bira untuk memandikanya. Sungguh sangat ke kanak-kanakan tuan kanebo ini.


"Kalau begitu Regan titip sebentar Reby yah, Regan mau mandi dulu " ucap Regan

__ADS_1


"Pergilah, Reby sedang ingin bermain dengan opanya" ucap papa Anton tanpa melihat Regan. Karena semua orang tengah memandang Reby dan mengajaknya bermain. "Tidak sia-sia aku membawanya kesini " gumam Regan


"Ratu ubur-ubur bersiaplah, karena raja neptunus akan menyerangmu " gumam Regan dalam hati sambil bergegas pergi ke kamarnya.


Saat masuk ke dalam kamar, Regan di suguhi oleh pemandangan yang indah. Karena saat ini Bira tengah habis mandi dan menggunakan handuk putih yang sebatas pahanya. Rambut panjangnnya yang basah tergerai indah membuat Regan ingin langsung menerkam istrinya saat ini juga.


Posisi Bira yang sedang membelakangi Regan, Bira tidak tau jika suaminya sedang memperhatikannya. Bira kaget saat lengan kekar milik suaminya tengah melingkar di perutnya dan kepala Regan bersandar di bahu putih Bira yang terbuka.


"Nyonya, kenapa kamu tidak menungguku untuk mandi hemm" ucap Regan sambil menciumi bahu dan leher Bira. Bira merasa kegelian dengan apa yang suaminya lakukan.


"Bira tadi gerah banget, makanya tadi Bira langsung mandi" tangan Regan kini sudah tidak bisa di kondisikan terus menjalar kemana-mana.


Regan langsung membalikan tubuh Bira ke arahnya dan menghimpitnya ke tembok. "Kalau begitu ayo kita mandi lagi " ajak Regan sambil menciumi leher Bira yang harum, aromanya membuat Regan semakin ingin menerkamnya saja.


"Gak mau Bira udah mandi "Sentuhan Regan sebenarnya membuatnya ingin di perlakukan lebih, namun Bira teringat Reby. Takut jika nanti anaknya menangis. Regan tau apa yang Bira pikirkan. "Kau tidak usah khawatir banyak orang yang akan menjaga Reby" melihat istrinya terdiam Regan langsung saja mencium bibir istrinya dengan lembut, ciuman itu berlangsung lama dari awalnya ciuman lembut menjadi ciuman yang menuntut, Regan semakin menghimpit tubuh kecil Bira ke tembok hingga tangan kecilnya menahan dada bidang suaminya. Regan pun langsung menggiring Bira ke tempat tidur dan menidurkannya serta menghimpitnya lagi, satu tarikan saja membuat handuk yang di pakai Bira langsung terlepas dan pemandangan indah pun terpampang di depan Regan. Tak menunggu lama Regan pun langsung menerkam istrinya saat itu juga.


*******


Maaf atas keterlambatnnya ya, karena mimin ada kesibukan di dunia nyata 😊🙏

__ADS_1


Jangan lupa mampiri di "Tambatan Hati Timmy " dan juga " Cinta Yura "😍😍


__ADS_2