AKU DAN MAJIKANKU

AKU DAN MAJIKANKU
Bab


__ADS_3

Setelah selesai makan Sabira dan Regan pergi untuk menonton film di bioskop . Mereka sempat bingung akan menonton film apa ." Mas Regan kita mau nonton film apa??"


"Film perang saja pasti seru"


"Jangan film perang atuh, banyak tembakannya "


"Lalu ??"


"Bira jadi ngebayangin di tembak mas Regan di sini, terus Bira pingsan karna terlalu bahagia" Senyum-senyum


"Ada-ada saja " Regan tersenyum sedikit, hanya sedikit takut ketauan Bira kalau dia senang dengan gombalan recehnya


"kalau begitu film horor saja" ucapnya datar


"Jangan atuh Bira takut, suka ke bawa mimpi nantinya, film romantis aja ya biar kita makin romantis" bujuk Bira


"Tidak mau film seperti itu membuatku ngantuk, aku tidak suka"


"Pantes aja bawaannya serem sukanya nonton film horor"


"Ayo cepat sebentar lagi filmnya di mulai" Sabira pun hanya mengekor di belakang Regan


Kebetulan hari itu bioskop tidak terlalu ramai karna bukan akhir pekan. Tapi justru Regan lebih menyukai seperti ini tidak terlalu banyak orang.Karna sebenarnya Regan tidak suka keramaian, hanya karna ingin kencan dengan Sabira dia rela berada di keramaian yang selama ini dia hindari.


"Mas Regan nontonnya di belakang aja ya di takut nanti tiba-tiba hantunya nongol kan gampang kalo mau kabur"


"Itu hanya film tidak mungkin hantunya akan keluar dari layar kamu ini ada-ada saja."


"Mana bangkunya banyak yang kosong, gimana kalo hantunya tiba-tiba di pinggir Bira" Rengek Bira sedangkan Regan berdecak kesal.


Film pun sudah di mulai, terdengar suara-suara menakutkan dari film yang mereka tonton dan itu membuat Sabira tidak nyaman. "Mas Regan benar-benar kanebo kering nonton film gitu mukanya tetep aja lurus ga ada ekspresinya Bira mah aneh" Bisik Bira pada Regan."


"Diam dan lihat saja" Jawab Regan

__ADS_1


"Ngga mau ahh mending liat muka nya mas Regan yang ganteng daripada hantu yang serem"


"Terserah"


"Mas Regan sering ketemu setan ya, liat mereka kaya biasa aja "


Regan langsung menyumpal mulut Sabira dengan popcorn karena kesal. "Cerewet"


"Dasaarr kanebo kering" kesal Bira


Saat film sedang tegang-tegangnya tiba-tiba Bira memegang tangan Regan, Regan tersenyum karna senang dan berharap di adegan berikutnya Sabira akan memeluknya, pelan2 Sabira mengangkat tangan Regan dan pegangannya semakin kencang.


Dan detik berikutnya "aaarrgghh !!!" Sabira menggigit tangan Regan


"Ubur-ubur kenapa kamu gigit tanganku "


"Bira tegang ihhh setannya sereeemm "


"Sakit tau "


Akhirnya filmnya selesai juga dan Bira senang karna sejak tadi merasa seperti sedang senam jantung, merasa ngeri dengan yang di lihatnya.Karna merasa lelah mereka memutuskan untuk langsung pulang.


Di dalam mobil


"Mas Regan nanti tanggung jawabnya kalo sampe rumah?"


"Aku sudah bilang pada mamah akan mengajakmu keluar, jadi tidak ada masalah"


"Bukan itu"


"Terus "


"Halalin Bira biar nanti tidurnya bisa bareng Bira takut tidur sendiri di kamar" Ucapnya polos

__ADS_1


"Kamu ingin tidur di temani olehku" Ucap Regan senang.


"Iya makanya halalin Neng akang " Sabira tertawa Regan merasa bahagia.


Saat sampai di rumah semua lampu sudah gelap keadaan juga sepi menadakan semua orang sudah pergi ke alam mimpi.


"Mas Regan anter Bira ke kamar ya, takut setannya ngikutin Bira"


"Hemmm"


"Makasih ya mas Regan buat semuanya Bira seneng kecuali pas nonton, Bira ga suka"


"Sama-sama" Bira pun langsung masuk ke kamarnya tapi Regan masih berdiri di depan kamar Bira.


"Bira !!!"


"Ya "


"Kamu tidak melupakan sesuatu"


"Engga kenapa gitu, belanjaan semua ada tas Bira juga udah jadi ga ada yang lupa"


"Benarkah"


"Iya"


"Huffft ya sudah tidur lah"


"Iya, malem mas suami cepet halalin Neng ya"


Regan hanya tersenyum mendengar ucapan Sabira


"Dasar ubur-ubur tidak peka"

__ADS_1


***


__ADS_2