
Setelah di nyatakan sehat serta kandungannya sudah mulai kuat, kini Bira sudah di ijinkan untuk pulang. Tentu saja kabar ini adalah kabar yang baik untuk Regan dan juga Bira. Kabar baik untuk Bira karena Bira yang merasa jenuh berada di rumah sakit dan kabar baik untuk Regan karena nanti malam dia bisa menjenguk anaknya.
Senyum bodoh terus mengembang di bibir Regan, bayangan indah nan manis sudah menari-nari di angannya. Sungguh benar-benar mesum kanebo kering itu sekarang. Bira yang sudah tau gelagat suaminya hanya geleng-geleng kepala. "Lihatlah si spongebob itu dari tadi hanya senyum-senyum saja"'gumam Bira dalam hati. Kini Regan dan Bira sedang berada di dalam mobil untuk perjalanan pulanng ke rumah.
"Aku sudah tidak sabar ingin cepat-cepat sampai ke rumah" gumam Regan dalam hati
"Mas, Bira mau makan mie ayam dulu ya, kemaren kan belum sempet di beliin " ucap Bira sambil merengek.
"Astaga ubur-ubur ini masih belum lupa tentang mie ayam itu " ucap Regan dalam hati namun tak urung dia menganngguk. istrinya sedang ngidam keinginannya tidak boleh di tolak atau anaknya nanti akan ileran, seperti itulah mitos yang Regan dengar. Regan tidak mau itu terjadi.
"Jangan alesan lagi ayamnya masih tidur, sekarang mah udah siang ayam-ayamnya juga udah pada bangun "
"Iya neng Bira, cerewet sekali kasihan anak kita jika kamu terus mengomel Dia harus terus menutup telinga saat ibunya bicara"
"Bira pengen makan mie ayam yang ayamnya banyak" ucapnya sambil membayangkan toping mie ayam dengan toping penuh pasti rasanya sangat enak bahkan air liurnya hampir menetes akibat membayangkannya
" Sebentar aku cari dulu dimana yang menjual mie ayam yang seperti yang kamu inginkan ' ucap Regan sambil membuka ponselnya. Setelah mendapatkannya Regan memperlihatkannya kepada Bira .
"Bagaimana kalau yang ini " tanya Regan sambil menyerahkan ponselnya kepada Bira, kemudian Bira mengambil ponsel Regan dan kemudian Bira mengangguk setuju dengan pilihan Regan.
Setelah menemukan tempat yang cocok Regan langsung mengemudikan mobilnya ke tempat yang mereka tuju. Tak berselang lama mereka berdua pun sampai ke tempat itu.
Regan langsung memesan apa yang istrinya inginkan itu. Ngidamnya Bira sebenarnya tidak pernah aneh-aneh hanya hal sepele menurut Regan semuanya tentang hal sederhana saja, hanya Bira selalu memintanya di waktu yang tidak tepat, itu saja keluhan Regan.
Sebagai suami siaga tentu Regan selalu ingin memberikan yang Bira inginkan terbaik dari yang terbaik, sungguh so sweet kanebo kering itu. Cintanya kepada Bira sungguh luar biasa . Makhluk kaku nan beku yang hatinya tak pernah tersentuh oleh gadis manapun dingin dan arogan, namun kini hatinya terpaut pada seorang gadis desa sederhana, ubur-ubur bikini bottom itu mampu mencairkan manusia es batu seperti Regan. Seorang gadis absurd yang tidak terkira. Sungguh aneh.....
Rayuan wanita-wanita cantik nan seksi di luar sana yang selalu mereka lakukan demi menarik perhatian Regan kalah oleh rayuan receh penghuni bikini bottom itu.
Kini mereka sedang menunggu pesanan mereka, Regan pun memesan apa yang Bira inginkan. Regan penasaran dengan makanan yang sudah membuatnya tidak bisa memeluk istrinya selama satu malam itu. Makanan yang sudah membuatnya kedinginan.
Tak menunggu lama pesanan mereka pun datang
"Silahkan tuan dan nona "ucap pelayan itu ramah Bira tesenyum menanggapi pelayan di sana.
__ADS_1
Karna tidak sabar Bira pun langsung memakan mie ayam itu dengan lahap, rasanya seperti yang Bira bayangkan sangat enak bahkan lebih enak dari ekspektasinya. Melihat porsi mie yang banyak di tambah toping ayam yang melimpah dengan kuah yang berminyak Regan ragu untuk memakannya. Regan tidak suka makanan yang berminyak, tapi perutnya sangat lapar sekarang.
"Mas suami kenapa ga di makan mie nya ?" tanya Bira krna melihat Regan dari tadi hanya diam saja
"Kuahnya sangat berminyak aku tidak suka " ucap Regan
"Belum di coba malah bilang ga enak, cobain dulu ayo "
"Tidak.... " Regan kekeuh tidak mau memakannya
Bira langsung menyendok mie nya dan memberikannya kepada Regan.
"Aku bilang aku tidak mau kenapa kamu memaksa, dasar ubur-ubur menyebalkan " ucap Regan kesal
"Ya udah nanti malem ga ada jatah minum susu sama ga boleh nengokin dede ya " ucap Bira santai. Bira yakin ancamannya akan manjur untuk Regan
"Hey.... enak saja, malam ini aku harus dapat jatah sudah dua hari aku puasa jika puasa lagi bagaimana nasib si jek nanti, kasihan sekali kau jek " ucap Regan lemas
Satu suapan masuk ke dalam mulut Regan dan....
"Kenapa rasanya sangat enak " ucap Regan dalam hati. Regan terus memakan mie nya dengan lahap hingga makanan itu tandas. Bahkan punyanya habis duluan padahal dia terakhir memakannya.
"Takut banget orok gede ga di kasih nyusu " ucap Bira dalam hati.
Bira tidak menghabiskan makanannya karena dia merasa kenyang, porsi yang di pesannya memang jumbo. Regan yang melihat Bira tidak menghabiskan makanannya pun bertanya kepadanya.
"Kenapa kamu tidak menghabiskan makanannmu nyonya ?" tanya Regan
"Nyonya udah kenyang, perutnya udah ga kuat " ucap Bira. Regan langsung memakan mie ayam punya istrinya dan menghabiskannya.
"Tadi bilang ga enak sekarang malah nambah " ledek Bira.
"aku hanya balas dendam kepada ayam-ayam ini, kenapa di saat istriku tercinta menginginkannya mereka malah tertidur " ucap nya santai
__ADS_1
Bira hanya menepuk keningnya, kenapa suaminya yang super kaku itu berubah menjadi makhluk aneh seperti itu.
Setelah kenyang mereka pun melanjutkan perjalanan menuju pulang ke rumah. Hanya menempuh waktu lima belas menit mereka sudah sampai karena kebetulan siang itu sedang tidak macet.
Mereka berdua langsung di sambut oleh mamah Rita dan ua nya Bira. "Bira kamu sudah sehat sayang, gimana keadaanmu sekarang ?" tanya mamah RIta
"Alhamdulilah baik kok mah, Bira udah sehat udah ga apa-apa " jawab Bira
"Neng, gimana bayinya sehat, maaf ua nya ga bisa nengokin neng, di sini soalnya banyak kerjaan " ucap Ua nya BIra merasa tidak enak. keponakannya masuk rumah sakit namun tidak bisa menengoknya.
"Ga apa-apa wa, doanya aja. Emak sama abah ga di kasih tau kan? " tanya Bira. Bira tidak ingin orang tuanya khawatir dengan keadaannya. Apalagi kejadian Bira masuk rumah sakit bertepatan dengan kepulangan orang tuanya.
"Engga, ua ga bilang kok " Bira mengangguk tersenyum.
"Ayo Bira kita istirahat " ajak Regan
"Biarkan istrimu istirahat dulu Regan, jangan mengganggunya dulu dan jangan macam-macam " ucap mamah Rita karena mamah Rita tau apa yang ada dalam pikiran anaknya itu.
"Aku tidak akan macam-macam padanya, cukup
satu macam saja " ucap Regan tersenyum penuh arti sambil melihat istrinya. Tanpa basa basi Regan langsung menggendong BIra ke kamarnya .
"Mas Regan malu ihh, sama mamah sama ua " Bira protes dengan kelkuan suaminya itu.
"Tidak masalah, aku sudah tidak sabar ingin buka puasa " ucap Regan tanpa tau malu
"Dasar kanebo mesum ihh" Bira memukul pelan dada suaminya.
Sedangkan mamah Rita Dan up Kulsum Hanya geleng-geleng Kepala melihat kelakuan Regan.
*****
Jangan lupa mampir ke novel timmy ya, novelnya mimin ikutin lomba jadi dukung ya doain biar mimin menang 🙏😘
__ADS_1