AKU DAN MAJIKANKU

AKU DAN MAJIKANKU
Bab 46


__ADS_3

Pagi telah datang dan sinar matahari mulai bersinar menyinari sebagian penduduk bumi . Di rumah utama cahayanya yang hangat mulai memasuki jendela kamar. Saat ini Sabira dan Regan ada di rumah utama mereka menginap di sana atas permintaan mamah Rita dan papah Anton, meskipun sebenarnya Regan enggan menginap di sana namun Regan tidak bisa menolak permintaan mamahnya..


Mamah Rita juga meminta Revan dan juga Yura menginap di sana, namun saat ini Yura sedang ujian membuatnya tidak bisa menginap di sana. Akhirnya setelah acara makan malam Revan dan Yura memutuskan untuk pulang.


Pagi ini mata Regan terasa sangat berat, dia masih merasa sangat ngantuk dan enggan untuk membuka matanya. Dia masih ingin memeluk istri mungilnya itu. Tapi saat akan memeluknya dia merasa kalo ranjang tidurnya itu kosong, Regan berpikir mungkin istrinya sedang di dapur membantu Ua nya membuat sarapan karna biasanya jika menginap di rumah utama pagi - pagi Bira selalu berada di dapur untuk memasak.


Saat akan memejamkan matanya kembali terdengar ponselnya berbunyi hingga membuat Regan berdecak sebal siapa pagi-pagi begini yang sudah menelponnya. Dia melihat tampilan di ponselnya, ternyata Bagas yang menelpon. Dengan malas Regan mengangkatnya.


" Hallo, ada apa pagi pagi kau sudah menggannguku"


" Pagi pak, maaf klien kita yang kemarin meminta meeting kita di majukan siang ini pak, tadi beliau memintaku untuk menyampaikannya kepada bapak "


" Baiklah, bilang padanya aku setuju kamu siapkan semuanya, aku akan bersiap-siap dulu "


"Baik pak, maaf sudah mengganggu waktunya "


" Heemmm..."


Regan pun menyudahi telponnya dan segera bersiap untuk berangkat ke kantor . Dia dengan cepat bangun serta mengambil handuk untuk segera mandi. Namun Regan kaget saat membuka pintu kamar mandi dia melihat Bira sedang terduduk lemas di sana. Regan membulatkan mata kaget saat melihat keadaan istrinya.


"Bira, kamu kenapa sayang.... " Ucap Regan cemas Regan pun langsung mengangkat tubuh istrinya dan membaringkannya di tempat tidur.


" Kamu kenapa ? Kenapa kamu ga bilang sama aku kalau kamu butuh apa-apa " Sambil mengusap pipi istrinya


" Bira ga kenapa-napa kok, Bira cuman pusing aja sama lemes " Jawab Bira lemas


" Lalu sedang apa kamu di sana ?" Tanya Regan


" Tadi pas bangun tidur, perut Bira mual banget makanya Bira langsung ke kamar mandi, tapi pas udah muntah-muntah badan Bira jadi lemes terus pusing banget, makanya tadi bira tadi duduk dulu di sana juga"


" Kita ke dokter ya " Ajak Regan


" Jadwalnya kan nanti sore mas "


" KIta percepat saja, aku khawatir melihat keadaanmu seperti ini " Cemas Regan


" Ga pa pa emangnya mas suami ga kerja ?"

__ADS_1


" Ahh aku lupa kalau hari ini ada meeting penting " Regan berdecak


"Ya udah mas suami kerja aja, Bira mah ga pa pa"


" Tidak, kamu lebih penting dari meeting " Tegas Regan


" Kalo meetingnya ga jadi, nanti mas suami ga ada kerjaan dong " Ucap bira


" Kasian dede nya punya ayah pengangguran, nanti dede nya mau di kasih makan apa" tambahnya lagi


"Enak saja, membatalkan satu meeting tidak akan membuatku menjadi pengangguran ,uang ku masih banyak, kamu bahkan tidak akan sanggup menghabiskannya "


" Uhh sombong, dede jangan kaya papa ya nanti ,papa nya dede mah nyebelin " Sambil mengusap perutnya sayang


" Dia harus mirip denganku tampan dan gagah " Ucapnya Regan sambil tersenyum


"Iya kalo anaknya laki-laki , kalo anaknya perempuan masa tampan dan gagah , serem ngebayangin anak perempuan gagah " Bira mengeleng-gelengkan kepalanya .


" Tentu saja kalau anak perempuan harus cantik dan manis " Jawab Regan kesal dengan ucapan istrinya


" Eemmm, baiklah tidak apa-apa asal jangan absurd seperti mamahmu ya " Ucap Regan sambil mengusap perut istrinya yang masih rata .


" Uhh selalu bilang absurd, tapi nyatanya spongebob cinta kan sama ratu ubur-ubur yang paling cantik ini " Ucapnya sambil mengerucutkan bibir membuat Regan gemas.


" Tentu saja kamu ratu di hatiku " membelai pipi lembut Bira sambil mengecup lembut bibirnya


BLushh.....


Wajah Bira menjadi merah kini dia menutup wajahnya karna malu.


" Kanebo kering sekarang jadi pinter gomballin Bira " Bira bicara dengan wajah bersemu merah


" Tentu saja karna hati kanebo kering ini sudah tersiram dengan cinta neng Bira " Ucapnya, Regan dan Sabira pun tertawa bersama . Sungguh pagi yang indah untuk pasangan ajaib itu.


****


KIni Regan sudah siap dengn pakaian kerjanya, seperti biasa tanpilannya selalu mempesona hingga membuat semua kaum hawa yang melihatnya terpana. Begitu pun dengan istrinya yang selalu jatuh cinta setiap kali melihatnya. Regan menghampiri Bira yang lemas di tempat tidur kini dia hanya tiduran saja sejak dari tadi.

__ADS_1


" Sayang aku berangkat dulu ya " Pamit Regan mengelus pipi istrinya


" Iya, hati-hati ya mas, maaf Bira ga bisa nyiapin mas kerja " Merasa tidak enak dari bangun tidur dia hanya tiduran saja. Karna setiap hari Bira lah yang selalu menyiapkan semua keperluan Regan saat hendak pergi bekerja.


" Tidak apa-apa aku mengerti " Regan pun kemudian pergi meninggalkan Bira. Tapi saat akan membuka pintunya dia malah kembali lagi.


"Lohh mas kenapa, ada yang lupa? " Tanya Bira, melihat suaminya kembali lagi dan menghampirinya " . Saat sudah di depannya Regan malah mencium bibir lembut istrinya dan kemudian mencium serta mengusap lembut perut Sabira.


" Iya aku lupa mencium kalian " Ucap Regan sambil tersenyum dan seketika membuat hati Bira menghangat dengan sikap romantis suaminya. Setelah itu Regan pun pergi berangkat bekerja.


.


" Ya ampun gunung es mencair, bikin hati neng meleleh aja " Bira tersenyum senang dengan perlakuan suaminya.


Di meja makan


" Lohh Regan kenapa kamu sendiri, Bira mana kenapa ga sarapan? " Tanya mamah Rita


"Bira sedang tiduran mah, katanya dia merasa lemas dan pusing " jawab Regan


" Biarkan saja Bira istirahat " Timpal papa Anton


"Iya biarkan dia istirahat, apa pagi ini dia muntah-muntah? " Tanya mamah Rita


" Iya, dia muntah-tadi pagi " Jawab Regan sambil memakan sarapannya


" Tunggu dulu Regan, semalam kamu tidak melakukan apa-apa padanya kan ?" Tanya mamah Rita menelisik


"Macam-macam apa maksud mamah ?" Regan mengangkat alisnya


"Menengok anak mu?? " Ucap mamah Rita kesal karna Regan tidak mengerti denagn ucapannya. Regan bingung dengan pertanyaan mamahnya.


" Menengok anakku bagaimana, bahkan sekarang saja dia masih ada dalam perut ibunya, bagaimana mungkin aku me.......?? " Kini Regan mengerti maksud pertanyaan mamahnya. "Tunggu maksud mamah aku ahh... tentu saja tidak semalam aku hanya tidur saja semalam. " Regan memalingkan muka karna malu dengan pertanyaan mamah Rita.


Bagaimana dengan santainya dia bicara tentang menengok bayi yang belum lahir, ada-ada saja. Pak anton hanya diam saja mendengar perbincangan ibu dan anak itu. Setelah sarapan kini pak Anton dan Regan pun beramgkat bekerja. Regan. oun menitipkan Sabira kepada mamahnya. Dengan senang hati mamah Rita akan menjaga Sabira menantunya.


Alhdulillah udah up ya maaf kalo agak terlambat 😊🙏🙏 mimin cuma mau ingetin jangan lupa like,. komen vote dan juga hadiahnya ya 😘😘😘 makasih buat semua readers neng Bira dan mas Regan 🙏😍😍

__ADS_1


__ADS_2