AKU DAN MAJIKANKU

AKU DAN MAJIKANKU
bab 41


__ADS_3

" Mas regan kenapa maen nyembur sihh, mau jadi mbah dukun " kesal Bira


" sebenarnya kamu sedang membuat apa itu terlihat seperti ihhhh, aku tidak mau menyebutkannya " Regan bergidik


" Ya bikin kue atuh ,emangnya ini teh lagi keliatan bikin apa, bikin anak ? " Semakin kessal saja Bira melihat ekspresi suaminya.


" Itu apa yang berwarna merah, seperti darah ayam dan ini yang warna hijau seperti cat tembok kiloan dan itu yang warna kuning ya ampun aku tidak bisa membayangkan itu mirip apa, aku tidak mau bilang " Regan masih saja bergidik melihatnya.


"Dasar punya suami teh emang kudet ya, ganteng tapi kuper " Ucap Bira


"hey... hey wahai makhluk bikini botom yang terdampar di dunia manusia, berani sekali kamu bilang suami mu ini kuper, aku ini makhluk yang tampan dan rupawan seorang ceo yang hebat dan terkenal pintar dan jenius sekarang kamu bilang seenaknya aku ini kuper begitu, aku tidak terima " Ucap Regan kesal


" Emang kenyataannya gitu " Ucapnya polos tanpa merasa berdosa kepada suaminya membuat Regan tambah geram saja.


"Dasar memang, sudah pendek cerewet menyebalkan pula " Ucap Regan


"Terus aja ledekin Bira yang cantik jelita dari lahir, nanti hutangnya ga bakal Bira bayar baru tau rasa "


Mendengar istrinya tidak mau membayar hutannya yang sisa tiga ronde lagi Regan tidak terima, enak saja pikirnya.


" Tidak bisa bisa yang namanya hutang harus tetap di bayar, sudah tidak bisa di tawar lagi"


" Giliran hutangnya ga di bayar langsung sewot si spongebob mah dasar emang nyebelin " Gumam Bira sambil melanjutkan pekerjannya membiarkan suaminya yang menyebalkan itu.


"Hey ubur-ubur bicara apa kamu barusan "


" Ga bilang apa-apa cuman lagi berpikir aja ternyata suami Bira yang ganteng ini, mau pergi ga ya supaya ga gangguin Bira lagi bikin kue"


" Aku tidak mengganggumu ubur-ubur hanya memberikan komentar saja "


" Ya udah sana komentarnya ga di terima sama Bira, bawel terus Bira masukin oven geura biar mateng sekalian, awas nanti kalo minta kuenya, ga bakalan Bira kasih "


"Aku juga tidak mau makan kue mu yang aneh itu, seperti taman kanak-kanak saja warna warni begitu " Sambil pergi meninggalkan istrinya


''Uhhh dasar, dimana-mana juga yang namanya rainbow cake itu warna -warni dasar kudet " Sebal Bira.


Setelah suaminya pergi Bira kembali fokus membuat kue, karna hari juga mulai masuk sore dia mau terlambat. Setelah beberapa waktu bergelut di dapur membuat cake request mamah mertuanya, akhir nya selesai juga Bira membuatnya. Kini tampilan kuenya sudah terlihat sangat cantik dan siap di bawa ke rumah mamah Rita. Kini Bira membereskan dapurnya yang berantakan dan mandi serta langsung siap-siap berangkat untuk makan malam di rumsh mertuanya.


kini mereka sudah sampai di rumah mamah Rita. Rumah yang menjadi kenangan Bira dan Regan. Bira masih ingat pertama kali dia datng kesini sebagai asisten rumah tangga di rumah ini. Dan kini ia datang lagi sebagai menantu di rumah ini. Ada rasa haru di hatinya , bagaimana Seorang Sabira yang hanya gadis desa biasa bisa menjadi menantu di keluarga Maheswara.

__ADS_1


Sungguh hidupnya seperti mimpi saja, apalagi Sabira di perlakukan sangat baik oleh keluarga suaminya , membuatnya tidak berhenti bersyukur setiap harinya.


" Hallo sayang apa kabar, gimana kabarnya, mamah kangen sama kalian berdua " Mamah Rita menyambut kedatangan Regan dan Bira memeluk dan mencium mereka berdua.


" Alhamdulillah kabar kita baik mah, mamah gimana kabrnya ? "


" Mamah baik sayang, ayo langsung ke ruang makan saja" Ajak mamah Rita.


" Oh ya mah ini kue yang mamah minta Bira bikinin kemaren "


" Wahh makasih ya, ini pasti sangat enak " Ucap mamah Rita senang "


" Enak apanya bentuk kue nya sangat aneh" Gumam Regan


" Berani ngeledek lagi hutangnya ga di bayar sama Bira "Bisik Bira


" Awas saja kalau kamu berani tidak membayarnya, aku akan memaksamu nanti " Ucap Regan berbisik


" Ayo Bira, Regan kalian ini sudah menikah tapi masih saja senang bertengkar " Ucap mamah Rita


" Kita tidak bertengkar mah hanya sedang berdiskusi " Ucap Regan


" Iya mah " ucap mereka bersamaan


Kini mereka sudah berkumpul di ruang makan, di sana ada ua nya Bira yang sedang membawa makanan untuk dihidangkan, Bira yang melihatnya langsung membantu ua nya


" Bira bantu ya wa"Sambil menghampiri ua nya


" Ehh ga usah neng biar ua sendiri aja " Ua Kulsum merasa tidak enak dengan majikannya, walau bagaimana pun juga Bira kini adalah majikannya


" Ga apa-apa atuh Bira bantuin "


" Tidak apa-apa Bi " Ucap Regan yang seakan mengerti perasaan Ua nya Bira. Mendengar Regan sudah memberi ijin akhirnya Ua nya Bira membiarkan Bira membantunya, walau ada perasaan sedikit tidak enak kepada majikannya.


" Bagaimana pernikahan kalian ??" Tanya papa Anton


" Baik pah "Jawab Regan


" Revan ku lihat dari tadi kau murung, kau terlihat seperti kucing yang akan melahirkan " Ejek Regan

__ADS_1


" Mau jadi penganten mah harus banyak senyum atuh A Revan jangan murung gitu" Timpal Bira


"Bagaimana bisa aku tersenyum dan bahagia jika aku menikah dengan orang yang tidak aku cinta apalagi dia masih anak sekolah, kamu bisa bayangkan bagaimana nantinya" Ucap Revan lesu


" Ga apa-apa atuh daripada A Revan ga nikah-nikah nanti teh di sangka homring sama orang gimana ?"


" Apa itu homring aku baru mendengar kata itu " Tanya Regan


" Itu loh yang timun makan timun " Ucap Bira santai sedang yang lain tersedak mendengar nya, hanya mamah Rita yang tertawa-tawa mendengarnya.


uhuk


uhuk


uhuk


" Regan istrimu memang benar-benar makhluk unik yang luar bisa " Ucap Revan setela batuknya mulai mereda


" Kau baru menyadarinya Revan kalau istriku sangat aneh " Regan geleng-geleng kepala


Pak Anton setelah berhenti tersedak kini dia tertawa mendengar omongan menantunya yang absurd


"Kamu benar Bira, pikiranmu sama dengan papa " Masih terdengar tawa di sela-sela bicaranya


Revan yang mendengar ucapan papanya barusan tidak habis pikir dengan pikiran papanya.


"Virus absurdmu sudah menyebar Bira " Ledek Revan, mendengar ejekan kakak iparnya Bira hanya tertawa saja.


"Mudah-mudahan nanti istrinya mas Revan orangnya kaya Bira, biar mas Revan nanti terkontaminasi sama virusnya "


" Aamiin " Ucap Regan sambil tertawa


"Hey adik dan adik iparku memang kurang setengah " Ucap Revan kesal, mamah Rita dan Pak Anton hanya tertawa mendenarnya.


Malam itu Revan menjadi bulan-bulanan keluarganya, menggoda Revan yan pendiam sungguh sangat menyenangkan.


****


Alhamdulillah udah upadate ya ๐Ÿ˜Š๐Ÿ™jujur aja aku seneng banget bikin cerita neng Bira sama mas Regan ini ๐Ÿ˜๐Ÿ˜.Dan aku juga bener-bener ga nyangka sama reaksi para readers,semangat dari kalian bikin mimin terhura.๐Ÿ˜†Makasih pokoknya lope buaanyaaakkk๐Ÿ’•๐Ÿ’•๐Ÿ’•๐Ÿ’• banget dari mimin buat kalian. Jangan lupa like, komen, vote dan juga hadiahnya buat neng Bira ya๐Ÿ˜

__ADS_1


__ADS_2