AKU DAN MAJIKANKU

AKU DAN MAJIKANKU
Bab 43


__ADS_3

Malam semakin larut entah pukul berapa sekarang, tapi Bira dan Regan belum merasakan ngantuk sedikitpun. Entahlah tak sedikitpun rasa ngantuk menghampiri mereka, kini mereka berdua berbaring di tempat yang sama tapi tanpa kata. Tak ada satu kata pun yang terucap dari bibir mereka .


Sejak kejadian memalukan tadi Regan diam tanpa kata, dia tidak mau bicara dengan Bira bahkan melihat wajah Bira saja dia tidak mau. Regan terus saja membelakangi Bira tanpa mau melihatnya .Berulang kali Bira membujuknya tapi tetap saja Regan tidak mau bicara padanya.


"Kenapa sihh spongebob itu marahnya lama banget " Ucap Bira dalam hati sambil terus melihat ke arah suaminya


"Menyebalkan kenapa ubur-ubur itu tidak tidur juga leher dan punggungku pegal sekali " Regan pun hanya berucap dalam hati, dirinya terlalu malu untuk melihat istrinya. Wibawanya terasa terkoyak akibat Bira melihat kekonyolanya. Mungkin saat ini si spongebob ingin berubah dulu menjadi cacing alaska saja agar mudah untuk bersembunyi dan keluar saat istrinya sudah melupakan kejadiannya tadi.


Bira mencoba untuk membujuk suaminya lagi berharap kemarahannya hilang. Andai saja Bira tau kalau sebenarya suamiya itu sama sekali tidak marah padanya, namun suaminya itu kini sedang merasakan malu yang sangat luar biasa. Dia juga takut kalau nanti istrinya itu akan menggodanya di hadapan orang tua dan saudranya.


Oh tidak ferguso itu tidak boleh terjadi pikir Regan. Apalagi mengingat kalau istrinya itu makhluk ajaib serta absurd luar biasa di tambah sifat jahilnya yang sudah level akut. "Habislah kau Regan " hanya itu saja yang ada dalam pikirannya.


BIra mencoba bicara lagi pada suaminya, mudah-mmudah kali ini dia berhasil membujuk suaminya. "Mas suami masih marah sama Bira ya, kok marahnya lama banget padahal Bira bikin kuenya ga pake formalin loh, kenapa marahnya lama banget sihh Bira jadi sedih" Berharap suaminya akan menengok ke belakang namun nihil suaminya itu masih saja tidak bergeming.


"Mas suami udah ga sayang ya sama Bira ? Bira jadi sedih ternyata cinta mas suami dangkal banget sama Bira, Bira kira cinta mas suami sedalam lautan ternyata cintanya hanya sedalam halaman kebanjiran cepet banget surutnya " Bira bicara dengan nada mengiba berharap suaminya akan kasihan padanya. Namun ternyata jurus ubur-ubur teraniayanya masih belum bisa meluluhkannya.


"Apa yang sedang dia bicarakan, ingin membujuk suami dengan gombalan receh seperti itu, untuk saat ini gombalanmu itu tidak akan mempan, bujuk aku sambil memakai lingrie baru aku mau " Gumamnya dalam hati sambil tersenyum


"Astaga Regan kenapa kau jadi semakin konyol saja, apa benar kata Revan kalau aku sudah terpapar virus ubur-ubur itu " Regan masih saja di posisi yang sama tidak berubah sama sekali. Membuat Sabira tambah kesal saja.

__ADS_1


Ya udah deh kalo mas Regan ga mau maafin Bira, Bira mau pergi aja sam si patrick, si patrick kan cinta sama banget sama Bira, Bira mau sama dia aja.


"Terus saja berbohong kali ini aku tidak akan tertipu " Gumam Regan. Setelah bicara seperti itu istrinya tidak terdengar lagi mengoceh, Regan pikir dia tidur. "Akhirnya di tidur juga badanku benar -benar sangat pegal " Tapi Regan terkejut saat mendengar pintu terbuka dan melihat kalau istrinya sudah tidak ada di tempatnya. Atau kah dia pergi menemui Rama si patrick .


"Sial......"


Regan pun langsung bangun dan langsung berlari berniat mengejar istrinya. Regan benar-benar takut kalau Sabira akan pergi meninggalkannya dan pergi bersam Rama. Dia tidak sanggup membayangkannya jika itu sampai terjadi hatinya sudah pasti akan hancur berkepi-keping.


Saat sudah di depan pintu dia langsung bergegas membukanya namun saat Regan akan berlari seseorang memanggilnya.


"Mas suami mau kemana ? Mau nyari Bira ya " Ternyata istri ubur-uburnya itu masih ada d di depan pintu dan berdiri dekat tembok. Regan yang tadi merasa panik tidak sempat melihat istrinya berada di situ .akhirnya Regan kembali masuk ke dalam jebakan ubur-ubur, sekali lagi dia di kerjai. Apalagi melihat istrinya kini sedang tersenyum manis ke arahnya, membuatnya tambah kesal saja.


Tanpa basa basi Regan langsung menghampiri istrinya dan kemudian menggendongnya membawanya ke kamar. Sabira yang kaget langsung memekik kaget tapi tak urung dia mengalingkan tangannya ke leher Regan.


" Udah ihh Bira ga bisa nafas " Namun Regan hanya tersenyum sambil melihat nya dan kini tangannya sudah ada di tempat kesukaannya. Regan berbisik pada Sabira " Ini tidak termasuk ke dalam hutang "Ucapnya tersenyum


"Ga mau ihh kanebo curang dasar " Regan langsung membungkam bibir istrinya dengan bibirnya. Akhirnya malan ini mereka habiskan dengan malam panas seperti biasanya.


****

__ADS_1


Tak terasa kini pernikahan Sabira dan Regan sudah memasuki bulan kedua .Hari-hari mereka lalui dengan kebahagiaan tanpa adanya gangguan meskipun sesekali selalu ada perdebatan antara spongebob dan ubur-ubur itu tapi itu justru membuat hubungan mereka semakin dekat. Siena dan kawan-kawan pun tidak berani mengganggu Sabira karna ancaman Regan terhadap mereka tidak main-main. Hingga mereka takut dan tidak berani mengganggunya.


Begitu pun dengan Rama, Regan sama sekali tidak memberinya celah untuk menemui Sabira. Meskipun Regan tau hingga saat ini Rama masih saja mencari celah supaya bisa berrtemu dengan sabira. untuk itu Regan tidak pernah meninggalkan Sabira sendiri, kecuali di apartemennya itu pun dengan penjagaan ketat dari orang suruhan Regan.


Benar - benar tidak terjangkau oleh Rama. Tindakan Regan yang sangat menjaga Sabira membuat Rama sangat geram. Membuatnya sangat susah untuk menemuinya bahkan hanya untuk melihatnya.


Tapi tentu saja regan tidak peduli, yang paling penting untuk Regan adalah keselamatan Sabira dan tentu saja hubungannya dengan istrinya harus tetap terjaga dengan baik.


Siang ini cuaca terasa sangat terik, membuat semua orang malas untuk keluar begitu pun dengan Bira. Hari ini regan meminta Sabira untuk datang ke kantornya untuk makan siang, tapi hari itu Bira merasa malas dan juga sangat lemas, bahkan setelah Regan berangkat kerja dia hanya tiduran saja kepalanya tersa sangat pusing tubuhnya pun terasa sangat lemas.


Saat ini Bira tengah bersiap-siap hendak pergi ke kantor Regan. "Kenapa sihh spongebob itu kalo ad maunya ga bisa di tolak, tau Bira teh lagi pusing " Tak lama ponselnya pun berdering, menunjukan panggilan dari suaminya. bira pun langsung mengangkat telepon dari suaminya.


"---------"


" IYa ini Bira mau berangkat, makannya di kantor aja ya Bira ga mau keluar "


"------------"


" iya udah..."

__ADS_1


Bersambung______


Assalamualaikum maaf ya telat up soalnya lagi ada pekerjaan yang ga bisa ditinggalin 😊🙏, selalu dukung neng Bira ya mimin ga bakal bosen minta dukungan, alhamdulillah berkat dukungan kalian neng Bira masuk rangking karya baru 😍😇, terus dukung dengan like, vote sama hadiah nya biar terus naik rangkingnya 😁


__ADS_2