Aku Milikmu

Aku Milikmu
PERIZINAN


__ADS_3

Keesokan harinya, CEO Rehan datang ke kantor Firma Hukum "FOR YOU” untuk bertemu dengan CEO Rudi yang berprofesi sebagai pimpinan Firma Hukun tersebut dan kebetulan kebetulan mereka masih mempunyai hubungan darah. CEO Rudi adalah kakak sepupu dari CEO Rehan.


CEO Rehan datang menemui CEO Rudi untuk membicarakan rencananya dan meminta izin kepada CEO Rudi untuk memberikan posisi sekretaris kepada Shely selama 3 bulan dengan tujuan agar Shely mampu mendalami aktingnya di drama comebacknya.


“Apa? Kamu bercanda? Siapa? Shely?” tanyanya dengan nada terkejut.


“Iya. Ayolah beri izin. Kamu kan CEO disini.” Pinta CEO Rehan.


“Enggak. Bilang sama si Shely Shely itu. Besok suruh datang jam 10.00 jangan sampai telat. Ingat jangan sampai telat.” Kata CEO Rudi.


“Haa? Apa?” Tanya CEO Rehan bingung


“Iya. Besok dia suruh jangan sampai telat jam 10.00.” Kata CEO Rudi


“Jadi kamu izinin?” Tanya CEO Rehan masih dalam mode bibgung.


“Iya. Bodoh kalau sampai aku nolak seorang Dewi bekerja disini.” Kata CEO Rudi sambil tersenyum.


Setelah mendapat izin, CEO Rehan pamit kembali ke kantor. Setelah CEO Rehan keluar dari kantornya, CEO Rudi mondar mandir kebingungan dengan rasa tak percaya kalau besok di kantornya akan kedatangan seorang Shely yang sangat dia kagumi. CEO Rudi ngefans berat dengan Shely karena kecantikannya.


“Hem. Apa yang akan akun berikan untuk menyambut si dewi kecantikan itu? Bunga? Atau apa?” Kata CEO Rudi kepada dirinya sendiri.


“Aku tak sabar menantikan besok. Sebaiknya aku keluar mencari orang yang pantas di dampingi oleh dewiku ini.” Lanjut CEO berbicara sendiri dan keluar dari ruangannya.


CEO Rudi keluar mencari orang yang cocok. Dia mendatangi satu satu ruangan pengacaranya. Pertama dia mendatangi Vena. Dia hanya mengintip di balik tirai untuk mengetahui aktivitas yang dilakukan Vena yang saat itu sedang bertemu kliennya. Dan dia melihat Vena kurang tegas dalam mengambil keputusan. Dia tak setuju kalau dewinya bersama orang yang tidak konsisten. Kedua, dia mendatangi Tomy. Masih mengintip dari balik tirai. Dia melihat Tomy sedang telepon dengan seseorang yang tidak lain adalah Ibunya. Tomy sangat manja kepada Ibunya.


“Gak gak. Gak mungkin aku membiarkan dewiku mendampingi seseorang yang begitu manja.” Kata CEO Rudi pada dirinya sendiri.

__ADS_1


“Dewi siapa pak?” Tanya Anggun ikut mengintip apa yang dilakukan Tomy.


“Ngapain kamu?” Tanya CEO Rudi yang terkejut dengan kehadiran Anggun di belakangnya.


“Bapak juga ngapain disini?” Anggun bertanya balik kepada pimpinannya tersebut.


“Enggak. Enggak papa.” Jawab CEO Rudi dengan terbata bata dan kemudian pergi meninggalkan Anggun.


Ketiga, CEO pergi mengintip Leo. Dia terlihat sangat berwibawa. Dan CEO yakin Leo lah yang pantas didampingi oleh Shely sebagai sekretarisnya.


“Wahh, dia adalah orang yang akan aku pilih untuk mendampingi dewiku.” Gumam CEO Rudi.


“Iya dia memang orang yang pantas.” Kata Anggun yang ternyata sedari tadi mengikuti CEOnya karena penasaran.


“Heem.” Jawab CEO Rudi


 


 


“Leo. Selamat ya. Ternyata kamu yang dipilih oleh CEO Rudi.” Kata Anggun dengan tersenyum.


Perkataannya membuat Leo bingung tak mengerti apa yang dikatakan Anggun. Dia lalu pergi menemui CEO Rudi ke ruangannya.


“Pak maksudnya apa? Saya dipilih apa?” Tanya Leo tak mengerti.


“Begini Leo, besok di Firma kita akan kedatangan seorang dewi dan dia akan bekerja disini selama 3 bulan. Dan saya akan menugaskan dia

__ADS_1


sebagai sekretarismu.” Jelas CEO Rudi


“Dewi? Siapa? Dan saya gak setuju dengan ini.” Kata Leo dengan tegas.


“Kamu gak tau dewi kecantikan?” Tanya CEO Rudi


“Enggak.” Jawab Leo singkat.


“Kamu gak pernah nonton TV? Dia ada dimana mana. Shely, kamu tahu dia kan?” Tanya CEO Rudi menjelaskan.


“Saya gak tau dan saya gak tertarik. Jadi jangan paksa saya untuk menerimanya.” Kata Leo dengan tegas.


“Ayolah tolong.” Pinta CEO Rudi


“Sekali tidak ya tidak. Bapak anggap hukum sebagai lelucon?” Tanya Leo tetap bersikap tegas dan dingin.


“Tolonglah Leo. Ini permintaan dari sepupu saya. Dan saya terlanjur menyetujuinya.” Pinta CEO Rudi dengan nada memohon.


“Bapak pilih orang lain saja.” Jawab Leo tetap teguh pendirian.


“Yang lain gak ada yang cocok. Please. Cuma 3 bulan. Ya?” Kata CEO Rudi dengan nada memelas kali ini.


“Baiklah. Tapi saya punya 1 syarat.” Kata Leo mengajukan syarat.


“Apa?” Tanya CEO Rudi


“Kalau seandainya dia minta berhenti jangan pernah mencegahnya. Jangan hentikan dia.” Leo mengatakan syaratnya.

__ADS_1


“Baiklah. Deal.” Kata CEO Rudi mengulurkan tangan untuk bersalaman dengan Leo tanda setuju. Tapi Leo langsung pergi meninggalkannya tanpa membalas uluran tangan dari CEOnys tersebut.


CEO Rudi tersenyum lega akhirnya Leo menyetujui permintaannya. Dia masih memikirkan apa yang akan dilakukannya untuk menyambut Dewi kesayangannya tersebut. Bingung apa yang akan dia berikan untuk penyambutannya.


__ADS_2