Aku Milikmu

Aku Milikmu
Berkunjung


__ADS_3

“Kamu yakin, anak dalam kandungan wanita itu adalah anak kamu, Dean?” tanya Zeno, ayah Dean setelah mendengarkan maksud dan tujuan Dean datang datang ke kediamannya.


Akira mengangkat sedikit kepalanya menatap Zeno, raut wajah pria tua itu sama seperti raut muka Dean saat pertama kali Akira memberitahu Dean bahwa dia hamil anaknya. Anak dan bapak ternyata tidak jauh berbeda memberi respon tentang kehamilannya ini.


“Ayah tenang saja, aku sudah memastikan segalanya dan aku yakin anak yang dikandung Akira adalah anakku.” Jawab Dean dengan mantap.


Zeno menghela napas sambil menatap Dean dan Akira silih berganti. Sebenarnya tanpa memberitahu pun Zeno sudah tahu semua yang terjadi pada anaknya itu tanpa harus Dean bercerita. Zeno sudah tahu bahwa Dean telah menghamili seorang gadis yang selama setahun lebih telah bekerja sebagai sekretaris diperusahaan miliknya.


Semua yang dilakukan Dean ada dalam pantauan Zeno, termasuk kebiasaan baru Dean tiga tahun ini yang suka meniduri wanita komersial.


“Bagaimana jika perkiraan kamu salah, mungkin saja wanita itu hanya memanfaatkan kamu sama seperti yang dilakukan Sarah tiga tahun yang lalu?” tanya Zeno dengan nada mengejek.


Akira mengerutkan dahi, sampai sekarang ia belum mendapatkan titik terang tentang kejadian tiga tahun lalu yang terjadi pada Dean. Akira semakin penasaran, kejadian apa yang telah membuat Dean berubah menjadi pria seperti sekarang ini.


Beda halnya dengan Dean, jika Akira memasang wajah penasaran, Dean memasang wajah tak suka, wajahnya mengeras, matanya memancarkan kebencian yang amat tak terbendung dan tangannya mengepal keras menahan kekesalan karena mendengar nama wanita yang sudah membuatnya menderita. Sungguh, Dean sangat tidak suka mendengar nama wanita itu disebut.

__ADS_1


“Dan yang ayah tahu, kamu bukan hanya meniduri satu wanita kan? Banyak wanita yang sudah tidur dengan kamu tapi kenapa bisa hanya wanita itu yang hamil? bukankah itu terasa janggal?” lanjut Zeno, ia penasaran ingin melihat respon putra semata wayangnya itu, ia ingin mengetes apakah Dean sudah terlepas dari kejadian tiga tahun lalu atau belum, jika belum maka pernikahan anaknya dengan Akira tidak akan bertahan lama.


Akira menghela napas pelan, ada rasa sakit di hatinya ketika mendengar ucapan pria tua itu. Jujur saja Akira masih tidak menerima dengan masa lalunya Dean yang sudah banyak meniduri wanita, jadi jika ada orang yang mengingatkan masa lalunya Dean, Akira selalu merasa tidak suka dengan kenyataan itu dan hatinya kembali diliputi rasa keraguan, apakah Dean benar-benar bisa menjadi ayah yang baik untuknya anaknya kelak mengingat kebiasaan masa lalu Dean yang jauh dari kata baik?


Ya, walaupun seseorang tidak dinilai dengan masa lalunya tapi tetap saja masa lalu selalu membawa dampak pada masa depan. Dan tidak sedikit orang yang kembali melakukan kebiasaan buruknya di masa lalu di masa mendatang. Seperti pria yang suka selingkuh di masa lalunya dan kembali melakukan hal tersebut dimasa mendatang walaupun sudah menikah. Tidak sedikit kejadian itu terjadi, bukan?


Sama halnya seperti Dean yang suka tidur dengan wanita komersial, walaupun sekarang dia sudah tidak tidur dengan wanita panggilan tapi kemungkinan di masa yang akan datang ia kembali melakukan hal tersebut, apalagi jika pria itu sudah bosan dengan Akira. Bisa saja hal itu terjadi kan? Ditambah Dean punya banyak uang, itu akan sangat mudah baginya. Itulah hal yang selalu menghantui pikiran Akira dan membuat hatinya kembali ragu pada Dean.


“Sudah berapa kali aku bilang. Aku tidak suka nama wanita brengsek itu disebut dihadapanku,” Dean menghembuskan napas kasar lalu kembali melanjutkan ucapannya. “Aku yakin, Akira tidak seperti wanita brengsek itu, dia berbeda! Dan yang perlu ayah tahu, aku adalah pria satu-satunya yang menyentuh Akira,” ucap Dean tegas dengan raut wajah yang begitu serius.


Aku tidak tahu siapa wanita yang bernama Sarah itu tapi aku bisa melihat keseriusan Dean ketika dia mengucapkan jika aku berbeda dengan Sarah, yang artinya Dean sangat percaya padaku jika aku sama sekali tidak mengambil keuntungan dari kehamilan ini. Lalu kenapa aku harus kembali ragu,? seharusnya aku juga percaya jika Dean bisa berubah demi anak dalam kandunganku ini. Batin Akira.


Akira menggenggam tangan Dean yang mengepal keras hingga pria itu menoleh pada Akira yang sedang tersenyum kecil pada pria itu. Sungguh, Akira tidak sakit hati dengan perkataan Zeno, ia mengerti kekhawatiran seorang ayah pada putra satu-satunya itu. Semua orang tua sama saja, selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya, termasuk pasangan hidup. Wajar jika Zeno berbicara seperti itu, walaupun yang diucapkannya barusan terlalu kasar.


Wajah keras Dean sedikit melunak melihat senyuman kecil di bibir Akira. Ia merasa heran kenapa wanita itu masih bisa tersenyum setelah mendengar ucapan sang ayah, secara tidak langsung ucapan Zeno bersirat menghina Akira. Apakah wanita itu terlalu polos hingga tidak mengerti makna ucapan sang ayah? Entahlah Dean tidak terlalu paham respon yang diberikan Akira, wanita itu terlalu banyak kejutan.

__ADS_1


Dean menghela napas panjang seraya berkata, “aku tidak peduli apa yang ayah pikirkan, aku kesini bukan untuk meminta restu ayah, aku hanya ingin memberitahu jika aku akan menikah dan terserah ayah akan datang ke pernikahanku atau tidak. Aku kesini hanya sebagai tanda jika aku masih menghormati ayah sebagai ayahku.” Kali ini suara Dean sedikit melunak tidak terbawa emosi seperti sebelumnya.


Dean berdiri dari duduknya lalu menoleh pada Akira sambil mengulurkan tangan, “ayo kita pulang, kunjungannya sudah selesai.” Lirih Dean sambil tersenyum kecil.


Akira ikut tersenyum kecil sambil menerima uluran tangan Dean dan berdiri dari duduknya. Untung saja Akira tidak terlalu mengharapkan sambutan baik dari ayah Dean, jadi ia tidak terlalu kecewa dengan sikap pria tua itu. Seperti yang Dean katakan ketika dalam perjalanan, bahwa hubungan anak dan ayah itu tidak terlalu baik, bahkan bisa dikatakan tidak baik.


Apakah setelah menikah aku bisa membuat hubungan Dean dan ayahnya menjadi baik? Walaupun ayah Dean seperti tidak menyukai ku tapi aku ingin punya hubungan baik dengannya.


Walaupun sudah tua Zeno masih terlihat berwibawa dan berkharisma serta masih ada sedikit pancaran pesona pria tua itu. Akira yakin jika sewaktu muda ayah Dean itu pasti sangat digemari oleh para wanita, entah bagaimana ibunya Dean bisa mengambil hati Zeno. Dan sepertinya Zeno juga tidak menikah lagi setelah istrinya meninggal karena sedari tadi Akira tidak melihat satupun wanita di rumah ini.


Zeno masih duduk di tempatnya ketika Akira dan Dean berpamitan pulang, bahkan ia sama sekali tidak bangkit dari duduknya saat kedua insan itu keluar dari rumah. Ia menatap cukup lama pada pintu rumah yang terbuka, ia mengira Dean akan sedikit lama berada di sampingnya tapi ternyata tidak sampai satu jam putranya itu kembali menghilang.


Setiap melihat Dean, Zeno semakin merasa bersalah karena keegoisannya di masa lalu membuat putra satu-satunya itu harus menanggung kesalahan yang telah ia lakukan dan kejadian tiga tahun lalu tidak akan pernah terjadi jika ia tidak memaksakan kehendaknya.


Zeno menarik laci yang berada di samping kursi, lalu mengeluarkan sebuah bingkai yang berisi foto dirinya bersama Dean dan sang istri. foto itu diambil ketika umur Dean masih berumur lima tahun, saat itu semuanya begitu indah, ia berhasil membangun perusahaan perbankan nya dan mempunyai keluarga bahagia tapi sayang, itu tidak bertahan lama.

__ADS_1


“Sayang, bagaimana menurutmu, apakah kamu setuju pada wanita yang bernama Akira yang akan menjadi menantu kita? Aku sudah menyelidiki latar belakang wanita itu, dan ternyata dia juga mempunyai kehidupan yang tidak mudah. Aku kasihan sekali pada wanita itu, karena harus menikah dengan putra kita. Aku merasa Dean tidak pantas bersanding dengan wanita sebaik dan sekuat wanita itu, putra kita terlalu pecundang bagi wanita sehebat itu, sayang. Kamu setuju kan dengan ucapanku barusan,?” ucap Zeno sambil menatap sekaligus mengelus foto dalam bingkai tersebut.


Dia terlalu merindukan mendiang istrinya.


__ADS_2