Aku Milikmu

Aku Milikmu
Tiga Tahun Lalu III


__ADS_3

Pada zaman sekarang hubungan intim sebelum menikah dianggap menjadi hal yang wajar apalagi dilakukan oleh sepasang kekasih, tetapi bagi Dean yang memegang prinsip orang tua jaman dahulu menganggapnya tidak boleh. Namun Dean tetaplah manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.


Setelah sebulan melakukan hubungan intim yang pertama Dean masih memegang prinsipnya dengan kuat walaupun godaannya sangat besar. Ya, Sarah seolah-olah selalu bertingkah menggoda Dean, seperti selalu memakai pakaian yang seksi, dengan sengaja menempelkan dadanya pada tubuh Dean, bahkan ketika sedang berciuman tangan Dean selalu diarahkan ke inti tubuh Sarah oleh Sarah sendiri.


Pria normal manapun jika terus-terus digoda seperti itu mana bisa menahan hasratnya, apalagi jika sudah pernah merasakan kenikmatan surga dunia tersebut, dan akhirnya Dean pun jatuh kedalam godaan Sarah, jatuh sejatuh-jatuhnya.


Dean kembali melakukan hubungan badan dengan Sarah, bahkan jika bertemu tidak pernah sekalipun mereka melewatkan melakukan hubungan badan.


Dean yang merasa tidak baik jika mereka terus melakukan hubungan badan sebelum menikah maka ia berniat untuk menikahi Sarah secepatnya dan Sarah pun setuju dengan usulan Dean.


Namun Dean kembali dihantam oleh rasa kecewa yang amat mendalam ketika ia datang pada ayahnya bersama Sarah, mengenalkan Sarah pada Zeno sebagai calon istrinya dan Zeno tanpa basa basi langsung menentang hubungan keduanya.


Sungguh, Dean sangat marah dengan sikap ayahnya tersebut, bahkan mulai tumbuh rasa benci pada ayahnya. Semua yang telah Zeno lakukan pada Dean sama sekali tidak membuat Dean membenci Zeno sekalipun ia pernah dipukuli hingga hampir kehilangan nyawanya, ia tetap menyayangi Zeno di dalam lubuk hatinya yang paling dalam bahkan masih mengharapkan kasih sayang sang ayah. Tapi setelah Zeno dengan tegas menentang hubungannya dengan Sarah dan melontarkan beberapa ancaman membuat hati Dean membenci ayahnya.


Tidak bisakah ayahnya membiarkan ia melakukan atau memilih yang ia suka.? Semua keinginan pria itu sudah Dean turuti. Ia kuliah di jurusan yang tidak diinginkan, bekerja di bidang yang sama sekali tidak ia suka bahkan Dean sama sekali tidak mengeluh dengan sikap ayahnya selama ini. Ia tidak membuat nama ayahnya jelek, selalu menjadi anak penurut bahkan bisa dibilang ia menjadi anak yang membuat nama kedua orangtuanya menjadi harum.


Para orang tua yang lain merasa iri karena Zeno mempunyai anak seperti Dean tapi kenapa ayahnya seperti tidak menginginkan kehadirannya.


Setelah semua yang Dean perbuat, tidak bisakah ayahnya menuruti satu keinginannya saja untuk menikah dengan wanita yang amat ia cintai?


Dean terus memohon pada Zeno untuk memberi restu dan akan menuruti semua perintah Zeno asalkan Zeno merestui ia menikah dengan Sarah. Namun Zeno tetap keras menentang hubungan mereka, Membuat hati Dean bertambah membenci ayahnya.

__ADS_1


Sarah yang sudah bisa menebak jalan ceritanya meminta Dean untuk tidak mempedulikan restu Zeno karena sampai kapanpun Zeno tidak akan pernah memberi restu pada mereka.


Dean yang terkejut dengan permintaan Sarah mencoba meminta Sarah untuk lebih sabar menunggu restu Zeno. Walaupun di hati Dean sudah ada rasa benci pada Zeno tetapi tetap saja ia tidak ingin menikah tanpa restu pria tua itu.


Sarah yang sudah tidak sabar dan sikap Dean yang ragu-ragu jika ia meminta menikah tanpa restu Zeno, membuat Sarah untuk segera menuntaskan tujuannya mendekati Dean.


Pada tiga tahun lalu di rumah tua pinggir kota, Dean terbangun pada jam 2 malam dalam keadaan kaki dan tangannya terikat kencang di atas kasur. Dan yang lebih membuatnya terkejut yaitu melihat Sarah sedang melakukan hubungan badan di atas sofa dengan pria yang sama sekali tidak Dean kenal.


Dean terbangun karena mendengar suara berisik di dekatnya dan ternyata suara tersebut berasal dari suara erangan Sarah dan pria tidak jelas itu.


Dean mematung tak bergerak, ia tidak paham dengan apa yang sedang terjadi pada dirinya. Kenapa dirinya di ikat dan kenapa Sarah melakukan hal keji tersebut bersama pria lain? Sungguh, Dean tidak mengerti.


Sarah tersenyum puas kearah Dean ketika mengetahui Dean sudah bangun, ia memang sengaja mengeraskan erangannya agar Dean terbangun dan ia tersenyum lebar melihat keterkejutan di wajah Dean. Dean benar-benar terlihat idiot dengan wajah terkejutnya itu.


Dean bisa melihat dengan jelas ekspresi kedua wajah manusia laknat tersebut karena keadaan kamar sangat terang. Sungguh, tidak ada kalimat yang bisa menceritakan bagaimana sakit hatinya Dean saat ini, melihat wanita yang sangat ia cintai dengan tulus sedang melakukan hubungan badan di hadapan mata kepalanya sendiri.


Jarak kasur dengan sofa hanya sekitar satu meter setengah dan itu membuat Dean sangat jelas melihat adegan yang menyayat-nyayat hatinya.


“Sarah apa yang sedang kamu lakukan?” Tanya Dean setelah tersadar dari keterkejutannya.


Sarah dan pria itu terkekeh mengejek, “Oh, Sayang sepertinya sebentar lagi aku keluar,” erang sarah dengan tidak jelas pada pria yang berada di atas tubuhnya.

__ADS_1


“Apakah permainanku sungguh nikmat, Sarah? Kamu sudah keluar tiga kali sedangkan aku belum keluar satu kalipun,” jawab pria itu dengan terus memaju mundurkan inti tubuhnya.


Sarah tersenyum. “Tentu sayang, kamu lebih memuaskan daripada pria yang sedang melihat adegan kita.”


Dean mengepalkan kedua tangannya dengan kuat sambil menundukan kepalanya. Sungguh Dean benar-benar marah dengan kedua orang tersebut dan apa tujuan mereka menunjukan adegan itu di hadapannya.


Ingin sekali Dean melepaskan ikatan di tubuhnya dan menghampiri kedua orang itu lalu menghajar mereka sampai mati.


“Sarah apa maksud kamu melakukan ini dihadapanku? Ini sangat tidak benar, Sarah, dan Bukankah kamu bilang mencintaiku, bukankah kamu tidak sabar untuk menikah denganku, lalu kenapa kamu melakukan semua ini, Sarah?” tanya Dean.


“Aku akan menjawab semua pertanyaan kamu setelah menyelesaikan kenikmatan ini. Ini benar-benar nikmat, Dean. Aku tidak pernah mendapatkan kenikmatan ini selama bersama kamu. Jadi kumohon tahan dulu semua pertanyaan kamu...... Oh, sayang, lebih keras lagi aku sebentar lagi sampai.” Ucap Sarah dengan terputus-putus.


“Sarah apakah kamu tidak malu melakukan hal ini di hadapanku?” tanya Dean sambil menggeram menahan kesal yang sangat luar biasa.


Sarah hanya tersenyum lalu mengerang keras ketika mencapai puncak kenikmatan untuk yang kesekian kalinya dan tak lama dari itu pria yang di atas tubuh Sarah pun mencapai puncaknya.


Napas kerdua terengah-engah, tubuh pria itu menindih tubuh Sarah, keringat memenuhi tubuh mereka dan Dean yang melihat hal itu tidak tahan ingin membunuh mereka. Dean benar-benar sudah dikuasai dengan amarah yang belum pernah ia rasakan selama hidupnya.


“Aku membencimu, Sarah.” Ucap Dean memecah keheningan di dalam kamar tersebut. Tapi aku lebih membenci diriku sendiri, kenapa Tuhan memberikan aku nasib seperti ini? Aku mengira kebahagian yang aku rasakan bersama Sarah adalah hasil dari kesabaranku selama ini. Tapi ternyata apa yang aku dapatkan? Hanya kesakitan dan terus kesakitan yang aku dapatkan! Tuhan, Apakah Engkau sangat membenci diriku? Kenapa aku diciptakan hanya untuk merasakan sakit hati?


Sarah hanya tersenyum sinis sambil menengok ke arah Dean lalu mendorong tubuh pria yang berada di atas tubuhnya untuk menyingkir. “Rasa benciku lebih dalam daripada rasa bencimu padaku, Dean!” ucap Sarah sambil melangkah mendekat.

__ADS_1


-------


Happy Reading gaes, udah ketebak belum endingnya kaya gimana?


__ADS_2