Ayunda Syaharani

Ayunda Syaharani
Menguatkan Komitmen


__ADS_3

Beberapa hari setelah Oma Ranti menelfon Raffa perihal pertunangan tibalah sekarang pada hari dimana Raffa akan mengikat hubungan dengan sang kekasih.


Tepat dihari weekend lagi Raffa benar-benar akan menguatkan komitmennya dengan sang kekasih yang bernama Azzalia Dewi Saraswati. Selama kurang lebih satu tahun sudah mereka menjalin hubungan jarak jauh karena ada masa depan dan cita-cita yang harus mereka perjuangkan.


Tentu itu sangat berat bagi mereka tetapi mereka tetap kekeh pada komitmennya yaitu "Meskipun sendiri yang terpenting hatinya selalu tertuju pada-Nya." karena dengan tertuju pada Tuhan-nya maka mereka akan ingat bahwa akan selalu ada hati yang harus dijaga dan diperjuangkan diwaktu yang baik dan tepat. Jadi, sendiri yang dimaksudkan adalah mereka tidak bisa bersama dalam jarak dekat. Dan dari sini teman-teman Ayunda sudah salah mengartikan caption yang terdapat pada sosmed Raffa.


Suasana pagi itu dikediaman keluarga Raffa Abimanyu masih terasa sepi namun Raffa sudah terlihat sangat rapi dan tampan dengan pakaian pertunangan couple yang sudah membalut tubuh atletisnya. Raffa terlihat begitu semangat sekaligus tak sabar. Berkali-kali Raffa berdiri di depan cermin melihat bagaimana penampilannya.


Hingga pada saat semua keluarga telah berkumpul lengkap Raffa bersama keluarga baru pergi ke kediaman Oma Ranti juga Azzalia dengan niat melamar sekaligus melangsungkan acara pertunangan. Berbagai kue dan aksesoris hantaran lamaran sudah tertata indah dan rapi. Dua pasang cincin pertunangan pun sudah dikantongi Raffa seorang diri.


Setelah beberapa jam perjalanan sampailah Raffa dan keluarga di rumah mewah bernuansa modern dengan tetap memadukan rumah adat di daerah tersebut.


Raffa Memasuki rumah tersebut (kediamaan Oma Ranti dan Azzalia) dengan langkah sedang sembari mencoba menetralisir detak jantungnya sendiri yang sedari tadi berpacu tak menentu. Menarik nafasnya dalam setelah itu menampakkan senyum ketenangan dan kesiapannya.


Melihat sang putra nampak gugup Mama Raffa mencoba ikut menenangkan. Menepuk pundak sang putra sembari mengedipkan kedua matanya sebagai tanda bahwa Raffa harus yakin tidak boleh ragu.

__ADS_1


Tak lupa Mama Raffa memberi seulas senyuman bermakna dukungan untuk Raffa. Sang Papa yang sadar pun ikut menguatkan dan meyakinkan putra semata wayang yang menjadi kebanggaannya itu.


Kini Raffa beserta keluarga telah memasuki rumah sang kekasih yang akan dijadikan istrinya seorang.


Di sana sudah nampak tempat duduk yang tertata rapi dengan berbagai macam hidangan juga telah tersedia pada tempatnya. Acara pun berlangsung dengan penuh khidmat dan kebahagiaan menyelimuti kedua pasangan dan masing-masing keluarga yang akan bersatu dalam sebuah ikatan janji suci nantinya.


Setelah melewati beberapa sesi kini memasuki sesi paling ditunggu dan dituju yakni sesi tukar cincin/pertunangan dari kedua pasangan.


Berdirilah 2 pasang kekasih itu, menyematkan cincin pertunangan di jari manis kiri masing-masing. Muda mudi itu tampak serasi dan bahagia.Tampak malu-malu tetapi tak dapat dipungkiri kebahagiaan menyelimuti kedua insan tersebut.


Raut kebahagiaan juga meliputi keluarga masing-masing kedua pasangan. Diantara banyaknya orang yang berbahagia terlihat begitu jelas orang yang paling bahagia adalah Oma Ranti. Berkali-kali Oma Ranti mencium dan memeluk kedua calon pengantin itu. Tak lupa Oma Ranti juga bercengkrama dengan Raffa.


Raffa menjawab dengan mengangguk tersenyum ke arah Oma Ranti. Oma Ranti masih melanjutkan perkataannya tadi,


“Oma harap kamu juga dapat memaklumi sifanya yang terkadang masih kekanak-kanakan. Salinglah melengkapi dan menentramkan satu sama lainnya! Singkirkan pula ego sama lain dan jangan mudah tersulut emosi!” pesan Oma Ranti melanjutkan

__ADS_1


“Tuh Raffa dengarkan! Kamu adalah putra Mama satu-satunya. Sejak kamu kecil Mama selalu mengajarkan kepada kamu untuk menjadi laki-laki yang bertanggung jawab dan bijaksana karena kelak kamu pasti akan menjadi seorang pemimpin. Menjadi seorang pemimpin tentu tidak mudah ia harus banyak bersabar, harus bisa melihat keadaan dan bagaimana cara menghadapinya dengan bijaksana” tutur Mamah Raffa kemudian


“Dan kamu Azzalia cucu Oma, jadilah istri shalihah yang selalu taat pada suamimu! Buatlah dia nyaman dan senang ketika bersamamu! Oma tau bagaimana perjuangan kalian yang sering kena LDR demi meraih masa depan cerah kalian. Oma sangat salut pada prinsip kalian. Kalian selalu kekeuh pada komitmen untuk membawa hubungan kalian ke jenjang yang lebih serius”


“Lihat cincin-cincin indah ini sudah saling tersemat dijari kalian. Tiga bulan lagi kalian akan menikah. Oma berdo'a semoga diberi kelancaran sampai terdengar kata SAH terucap"


Oma Ranti teringat bahwa ia pernah menganggu Raffa pada jam tak sewajarnya untuk segera membicarakan masalah melamar sekaligus pertunangan,


"Emm ... Raffa maafkan Oma yaa waktu itu Oma sudah menganggu kamu dijam yang tidak sewajarnya. Entahlah Raffa waktu itu hati Oma seperti ada yang mendorong untuk menghubungi kamu dan membicarakan masalah pertunangan ini. Karena sore sebelumnya Dokter telah memprediksi mengenai umur Oma. Oma begitu sedih melihat cucu kesayangan Oma ini sedih karena mendengar hal tersebut" menatap lekat wajah sang cucu yang tak lain dan tak bukan adalah calon istri Raffa


"Tidak apa Oma itu justru menjadi petunjuk bagi Raffa pribadi" Raffa menjawab dengan menatap wanitanya


~


Oh, ha ... hai Readersku tersayang!😚

__ADS_1


Tadi aku scroll coment-coment kalian yang uwuwuw itu guys. Seketika itu, aku semangat pingin up lagi untuk kalian.🤗


Jaga kesehatan selalu yaah and jangan lupa bahagia 🥰


__ADS_2