Ayunda Syaharani

Ayunda Syaharani
Alhamdulillah Sudah "Sah"


__ADS_3

Sesudah melamar Ayunda dihari wisuda. Dengan segera Muhammad Raffa Abimanyu al-Ghifari akan mengikat dirinya dengan Ayunda Syaharani dalam sebuah ikatan janji suci. Di hadapan penghulu dengan disaksikan kedua pihak keluarga, nanti tak lama lagi, Raffa akan mengucapkan ijab qobul. Raffa akan menjadikan menjadikan Ayunda miliknya satu selamanya.


Di suasana pagi namun menjelang siang.


Kedua mempelai pengantin tersebut sibuk mempersiapkan diri untuk momentum sakral mereka berdua.


Ayunda yang sudah terlihat begitu cantik, anggun dan menawan dengan busana pernikahan bernuansa putih melekat padanya. Laksana bidadari berhati malaikat dengan senyum merekah bak mawar merah terkena embun di pagi hari seperti itulah perumpamaan yang tersirat pada wajah Ayunda calon mempelai wanita.


"MasyaAllah, cantik sekali putri Ummi" ucap Ummi Hanna menatap cermin menampakkan wajah Ayunda yang sudah selesai dirias dengan begitu cantik, kerudung putih yang menutup dada sudah tertata indah terkesan sedap dipandang.


"Ayunda deg-degan Ummi." memegang tangan Ummi Hanna yang saat ini berada di atas pundaknya.


"Berdo'a dan ingatlah Allah, sayang." dengan mata berbinar-binar, "Semoga Allah selalu meridhoi dan merahmati."


"Aamiin ..." balas Ayunda yang seketika itu melihat Umminya akan meneteskan airmata.


"Ummi, jangan menangis! Inikan hari bahagia untuk Ayunda dan kalian semua (Abah, Ummi, Rehyan)."


"Ummi bersyukur sekali sayang. Akhirnya kamu akan mendapatkan kebahagiaanmu. Semoga kamu dan Raffa dijadikan keluarga yang sakinah, mawadah dan wa rohmah."


Mendengar perkataan Ummi Hannah, Ayunda langsung memeluknya. Air mata mereka pun tak dapat mereka bendung. Namun, segeralah air mata Ayunda diusap oleh Ummi Hannah karena sudah di make up begitu cantik, kasian Mbak MUA kalau harus kembali merias. tutur Ummi Hannah pada Ayunda saat mengusap air mata Ayunda.


Tak selang lama, kelima sahabat Ayunda datang. Mereka serentak memakai pakaian senada dan terlihat cantik-cantik. Mereka juga memuji Ayunda yang terlihat begitu cantik dihari pernikahannya.


"MasyaAllah, lihatlah cantiknya sahabat kita!" puji salah satu dali kelima sahabat Ayunda.


"Terimakasih" Ayunda mengucapkan itu dengan netra masih terlihat kalau habis menangis.


"Kita ikut senang dan bahagia Ayunda karena pada akhirnya kamu dan pak Raffa berjodoh."Mereka sangat bahagia terhadap pernikahan sahabat mereka.


"Semoga kamu dan pak Raffa langgeng sampai kakek nenek."


Secara serentak dan kesungguhan mereka mengaamiinkan. Bahkan Mbak MUA (perias) juga turut mengaamiinkan.


"Inilah yang dinamakan " Semua akan indah pada waktunya" Saat di mana Allah menyiapkan waktu paling baik dan paling tepat untuk seorang hamba mendapatkan kebahagiaan." sahut seorang wanita, ia juga begitu dekat dengan Ayunda, ia adalah sahabat majlis Ayunda.


"Yuna Anastasya." Ayunda menyebut nama sahabat majlisnya. Tak lupa Ayunda juga mengenalkan Yuna kepada Hanum, Mala, Raya, Stevi dan Lidya.


Yuna mendekat dan memeluk Ayunda. Mengucapkan selamat dan mendoakan yang terbaik untuk mempelai pengantin berdua.


Sementara itu, Raffa mempelai laki-laki yang sengaja bermalam di tempat Bu Yeni tengah bersiap di hadapan cermin. Peci hitam sudah terpasang begitu apik di atas (kepala) Raffa. Celana hitam, baju putih dan jaz hitam juga sudah melekat dengan rapi ditubuh Raffa.


Tak dapat dipungkiri Raffa dengan tubuh atletisnya itu, Raffa terlihat begitu gagah dan penuh kharismatik saat ini.

__ADS_1


Tanpa menunggu lama, mobil Raffa beserta pengiring melaju ke kediaman Ayunda (calon mempelai wanita). Setengah jam telah berlalu, kini mempelai laki-laki beserta pengiring telah sampai di rumah Ayunda. Keluarga Ayunda yang sudah menunggu bersama penghulu begitu bahagia dan antusias menyambut kedatangan pengantin laki-laki bersama pengiringnya.


Prosesi ijab qobul tengah dilaksanakan saat ini.


Pak Penghulu:


يا محمد راف أبى منيوا الغفاري أنكحتك و زوجتك أيندا شهرين بنت محمد رضا فرمنشه موکل بمهر مليون روبىة


("Wahai Muhammad Raffa Abimanyu al-Ghifari, saya nikahkan engkau dan saya kawinkan engkau dengan Ayunda Syaharani binti Muhammad Ridho Firmansyah dengan mahar satu juta rupiah dibayar tunai.")


Dengan disaksikan para saksi, Raffa Abimanyu al-Ghifari menjabat tangan Pak Penghulu dan menjawab ijab dari Pak Penghulu dengan lantang dan sekali nafas.


فقال راف : قبلت نكحها و تزوىجها بالمهر المذکور.


("Saya terima nikah dan kawinnya Ayunda Syaharani binti Muhammad Ridho Firmansyah dengan mahar tersebut dibayar tunai.")


"Bagaimana para saksi sah?"


"Sah"


"Sah"


"Sah"


"Alhamdulillah, barakallahulakuma wa baraka alaikuma wa jamaa baiina kumaa fii khoir ...."


"Aamiin ... Aamiin ya rabbal alamiin bissirril fatihah...


Alfatihah ..."


Mempelai wanita dan keluarga yang menyaksikan dan mendengar di layar proyektor ijab qobul (akad dalam pernikahan) yang sudah selesai dan alhamdulillah berjalan lancar mereka amat bahagia.


"Alhamdulillah sudah "Sah"."


diciumnya kening Ayunda berkali-kali oleh Ummi Hannah tak lupa Mama Raffa yang ada bersama Ayunda di ruangan tersebut turut mencium dan memeluk menantu barunya tersebut. Derai air mata bahagia kali ini tak dapat dibendung oleh Mama Raffa. Sosok terbaik dunia dan akhirat yang selalu ia panjatkan dalam setiap sujudnya untuk Ayunda ternyata adalah Raffa putranya sendiri.


Audri dan Murad sangat bahagia. Mereka langsung berhambur ke pelukan Ayunda. Ayunda mencium puncak kepala mereka dengan penuh kasih sayang serta ketulusan. Para orang dewasa pun tak henti-hentinya mengucapkan do'a yang terbaik untuk Ayunda.


Akad nikah sudah terlaksana dengan lancar. Tibalah saat untuk temu pengantin laki-laki dan wanita. Saat yang cukup mendebarkan untuk Ayunda dan Raffa.


Pada saat prosesi temu pengantin ketika hendak bersalaman cukup terjadi drama. Drama itu dimulai oleh Ayunda sendiri. Di mana tangan Ayunda merasa malu untuk memegang tangan laki-laki yang kini sudah sah menjadi suaminya.


Namun tak lama kemudian dijabatnya tangan laki-laki itu dengan begitu hangat serta di ciumnya dengan cukup kepatuhan. Kini Raffa memegang ubun-ubun Ayunda dan melafalkan do'a untuk Ayunda. Do'a sebagaimana yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

__ADS_1


(Meminta agar didekatkan pada kebaikan yang ada pada diri sang istri dan meminta agar dilindungi daripada kejelekan tabiat sang istri. Inti dari do'a tersebut).


Acara pernikahan sederhana namun sangat berkesan sudah terselenggara dengan acara demi acara yang sudah dilaksanakan. Semua tamu undangan telah menikmati berbagai macam jamuan makanan yang telah disediakan.


Sekarang adalah sesi foto-foto bagi pengantin. Banyak sekali pose yang diminta oleh fotografer. Sungguh Ayunda masih begitu malu saat harus melakukan pose yang disarankan. Meskipun laki-laki yang sedang ia pegang dadanya saat berpose, kini sudah sah menjadi suaminya.


Ayunda dengan romantisnya masih mengandeng tangan Raffa dengan begitu eratnya. Dan itu menjadi bahan godaan oleh sahabatnya.


"Ingat yaa sampai kamar harus gini terus! Kalau perlu lebih." Hanum mengatakan itu dengan santainya.


Mendapat tatapan mengerikan dari Raffa yang seakan-akan mengatakan bahwa anak kecil tidak boleh ikut campur, Hanum pun menyatukan kedua tangan dan meninggalkan pengantin baru itu.


Raffa dan Ayunda pun tertawa karena tingkah Hanum.


Sesaat setelah kepergian Hanum, pengantin baru itu dikagetkan dengan kehadiran Adam dan Lidya.


"Selamat Raff! Enggak nyangka saya, kamu akan mendahului saya dengan calon istri saya." Adam yang datang bersama Bella calon istrinya.


"Semoga kalian menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan wa rohmah." sambung Bella kemudian dia dan Adam pun berlalu pergi meninggalkan pasangan pengantin baru tersebut.


Raffa perlahan memegang tangan Ayunda yang berada di lengannya. Membuat Ayunda langsung berganti menatap mata yang dulu sangat ingin ia tatap tapi ia tak punya keberanian untuk itu. Sekarang atas Rahmat dan Ridho-Nya, mereka bisa bersatu dalam ikatan yang sah dimata hukum maupun agama.


"Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk setiap hamba-Nya." kata Ayunda dalam hati.


Disudut ruangan itu, Yuna sedang menatap kebahagiaan yang di dapat Ayunda. Dalam hatinya ia bergumam.


"Maha Besar Engkau Ya Allah, telah menghadirkan orang yang paling baik dan tepat untuk Ayunda. Begitu juga untuk Ustadz Habib serta setiap pasangan yang sudah menikah."


Tiga tahun lalu tepatnya, Ayunda pernah merasakan sakitnya kehilangan, sakitnya melihat seseorang yang dicintainya menjadi milik orang lain. Meskipun memang terkadang kita memang hanya bisa mencintai tanpa bisa memiliki. Tapi tentu itu semua saat seseorang mengalaminya walaupun tanpa ada yang mengatakan pastilah sakit itu tak dapat ditolak walaupun ingin menolak, tak dapat berontak walaupun ingin memberontak saat itu juga.


Kembali lagi, bahwasannya peranan keimanan dan ketaqwaan seseorang itu teramat penting. Karena dengan keimanan dan ketaqwaan yang melekat kuat seseorang bisa lebih ridho akan apa yang menjadi Ketetapan-Nya. Karena kita sadar hidup hanya sementara ada kehidupan akhiratlah yang selamanya. Hidup juga tidak akan terlepas dari yang namanya masalah ataupun ujian.


...----------------...


Bersedih boleh tapi jangan sampai berlarut-larut. Seseorang yang dalam hatinya ada Allah dan Rasulullah, insyaAllah sesedih apapun orang itu ia akan dikembalikan ke jalan yang benar.


Jadi, jangan pernah menyerah dalam menjalankan kehidupan ini saat sedih saat merasa paling berat masalah, ingatlah kita punya Allah yang lebih Kuasa atas segala sesuatu. Jika, Allah sudah berkendak A maka yang akan terjadi adalah A. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui mana yang terbaik untuk setiap Hamba-Nya.


Atas kesabaran, keikhlasan dan ketawakkalan yang dilakukan Ayunda, hari ini ia mendapatkan yang terbaik. Saat ia telah berserah diri saat itu pulalah Allah SWT mendatangkan hal tak terduga dalam kehidupan Ayunda. Janji Allah memang pasti adanya.


Setiap do'a akan dikabulkan atau malah akan diganti dengan yang lebih baik lagi. Balasan bagi orang yang bersabar adalah pahala yang tiada batasnya. Barang siapa yang bertawakkal, maka Allah akan memberinya pertolongan dari arah yang tidak pernah disangka. Keikhlasan seorang hamba dalam menjalani apa yang menjadi Ketetapan-Nya akan membuat hamba itu mendapatkan Cinta-Nya dan Keridhoan-Nya.


~

__ADS_1


Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan ijab qobul atau yang lainnya.


Selamat malam, besok dilanjutkan malam pertama Pak Raffa dan Ayunda.🤭😂🤫


__ADS_2