Bertahan

Bertahan
Part 40 S 2


__ADS_3

Besok acara pernikahan Yesi dan Aqil, sebuah undangan juga sudah ditanganku. Aku enggan untuk datang. Namun Zefan malah membujukku untuk bersamanya datang ke acara itu.


Aku meminum tehku. Mataku masih tertuju pada kota yang indah ini. Vidi juga masih menanyakan siapa yang mengirim paket padaku waktu itu.


"Cari tau lah Al, siapa tahu dia mau jahat sama kamu," kata Vidi yang sedang duduk menonton tv.


"Lupain aja. Paling juga orang iseng. Lagian, buat apa Aqil mengirim hal-hal macam itu." Aku meletakan cangkir tehku.


"Bagaimana jika itu Mei?" tanya Vidi membuat aku berhenti mengunyah biskuitku.


"Tidak mungkin, dia kan di penjara." Aku mencoba menenangkan hatiku.


"Kata siapa dia di penjara. Aqil?" tanya Vidi menyelidik.


"Bukan. Giel yang mengatakan padaku."


Vidi duduk di sebelahku dan mengambil sebuah biskuit. Dia juga ikut memandang kearah kota.


"Kamu tahu latar belakang Giel?" tanya Vidi lagi. Aku hanya menggelengkan kepalaku.


"Cari tahu tentang dia dan kamu akan tahu jawbanya."


"Memang siapa dia. Buat apa aku cari tahu latar belakangnya." Aku kembali memakan biskuit itu.


"Aku tidak akan mengatakanya, kamu harus mandiri. Cari tahu, dan kalau kamu sudah tahu. Aku akan membantumu." kata Vidi.


Sebenarnya hal apa yang aku tidak tahu. Setahuku Giel adalah gadis yang baik hati. Dia juga terlihat setia padaku. Tapi, kenapa Aqil bahkan tidak mengabariku jika Mei sudah dipenjara. Aku juga tidak mendapat kabar Nia dan Gama. Apa sebenarnya yang terjadi.


"Aku mau kerja dulu. Oh ya, Mila akan menginap di sini nanti malam." Vidi mengatakanya dengan biskuit yang masih dikunyah.

__ADS_1


"Ya, ya." aku mengantar Vidi sampai keluar apartemen.


Aku kembali masuk keapartemen. Aku langsung menelfon seorang detektif kenalan Zefan. Aku mendapatkan nomornya saat Zefan meminta bantuanku menelfonkan orang ini.


Aku berbincang cukup lama sampai detektif itu menyetujui apa yang aku katakan. Kata detektif itu, kota yang dulu aku tempati bukanlah daerahnya, namun dia akan meminta temanya untuk membantu.


💝💝💝


Sore ini aku putuskan untuk membeli beberapa buku untuk menemani kesepianku. Aku pergi mengunakan sebuah taxsi. Sulit memang tapi aku tetap menunggu taxsi itu.


"Kau mau ke mana?" suara itu tidak asing ditelingaku. Ternyata Aqil.


"Aku mau ke toko buku." Aku mengatakan yang sejujurnya.


"Mau ikut aku. Aku akan mengantarkan kamu," kata Aqil padaku.


"Apa aku tidak akan mengganggumu nantinya?" aku mencoba meyakinkan Aqil dengan perkataanya.


Mendengar itu aku langsung masuk ke kursi penumpang. Aqil terlihat sangat rapi. Mungkin akan menemui Yesi.


"Boleh aku tanya sesuatu?" aku mencoba membuka pembicaraan.


"Boleh. Tanyakan saja," kata Aqil. Dia masih fokus menyetir namun menanggapi aku.


"Bagaimana kabar Mei, setelah aku pergi?" tanyaku pada Aqil.


Raut wajah Aqil berubah tidak senang.


"Maaf jika aku salah bertanya," kataku pelan.

__ADS_1


"Tidak ada yang salah," Aqil hanya melirikku sedikit dari kaca sepion. "Aku akan mengatakanya padamu. Aku dan Mei langsung bercerai setelah kamu pergi. Sebenarnya ada alasan lain yang membuat aku meninggalkan Mei." Aqil masih tetap fokus dengan jalanan.


"Mei memiliki niat buruk terhadapku dan perusahaan." kata Aqil kemudian.


"Apa dia di penjara karna hal itu?" tanyaku lagi.


"Kata siapa? dia memang jahat, tapi aku juga tidak ingin membayar kejahatan dengan kejahatan," Aqil masih tetap tenang "Aku menyuruhnya bekerja di rumahku tanpa di gaji selama hidupnya."


"Kau membiarkanya saja?" tanyaku.


"Dia dalam pengawasan ketat dariku. Sebenarnya kenapa kau menanyakan tentang Mei secara tiba-tiba begini?" kali ini Aqil yang bertanya.


"Tidak apa-apa. Lalu Gama bagaimana?".


"Dia aku penjarakan."


Mobil sudah berhenti. Aku menoleh ke kanan dan kiri. Ternyata sudah sampai di toko buku.


"Trimakasih tumpanganya." Aku turun dari mobil Aqil.


"Aku mencintaimu Alisha".


"Apa?" aku pura-pura tidak dengar dengan ungkapan Aqil baru saja.


"Tidak. Aku pergi dulu," kata Aqil kemudian.


"Terimakasih," Kataku sekali lagi.


Setidaknya aku sudah memiliki info yang akurat. Setelah ini aku akan mencari tahu kenapa paket itu ditujukan untukku.

__ADS_1


**💝💝💝


*to be continued***


__ADS_2